Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyajikan materi literasi media ke mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai (Itakanrai) dalam momentum penerimaan anggota baru (PAB) di kompleks Kapela Santo Markus Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Sabtu, 12 Maret 2022.

Kegiatan pembekalan literasi media ini merupakan salah satu program KPID guna memotivasi mahasiswa dan mahasiswi agar cerdas dan kritis dalam menggunakan media. Itakanrai adalah salah satu organisasi ekstra kampus yang menghimpun mahasiswa dan mahasiswi yang berasal 5 (lima) kecamatan di Kabupaten Malaka yang sedang berkuliah di Kupang.

Penyajian materi literasi media ini oleh Ketua KPID NTT, Fredrikus Royanto Bau selama 1,5 (satu setengah) jam dan disambut antusias oleh 79 (tujuh puluh sembilan) calon anggota Itakanrai Kupang.

Fredrikus Royanto Bau menyampaikan bahwa literasi media dipandang penting untuk diberikan kepada para mahasiswa agar memiliki sikap kritis ketika mengonsumsi sebuah berita atau informasi di media. Bahwa dewasa ini, informasi begitu banyak menyebar melalui berbagai platform baik media cetak, elektronik, online maupun media sosial yang belum tentu mengandung nilai kebenaran.

“Karena itu, mahasiswa dituntut untuk kritis. Jangan langsung percaya informasi di media tetapi harus ada upaya lanjutan untuk mencari tahu kebenarannya. Jangan langsung share kalau dapat kiriman berita di whatsapp, instragram, facebook, dan youtube, karena belum tentu benar,” kata pria yang akrab disapa Edy Bau ini, sembari menambahkan, bahwa gempuran informasi saat ini sangat rentan dengan adanya berita hoaks. Karena itu, jika tidak kritis, mahasiswa bisa menjadi penyebar berita bohong dan bisa berujung pidana.

Dikatakannya, literasi media adalah salah satu program wajib dan rutin di KPID yang bertujuan mengedukasi masyarakat agar memiliki kemampuan dalam mengakses media, menganalisis, dan mengevaluasi media termasuk memberi sanksi kepada media.

Edy Bau menyebutkan, salah satu tugas KPID NTT sesuai amanat Undang – Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran adalah menjamin masyarakat mendapatkan informasi yang layak dan benar sesuai hak asasi manusia (HAM). Salah satu upaya untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan informasi yang layak dan benar adalah dengan membangun kesadaran kritis masyarakat melalui literasi media.

“Kalau masyarakat sudah kritis, tentu media juga tidak bisa macam – macam. Kami meminta kepada mahasiswa, kalau mendengar berita hoaks atau berita yang tidak layak di radio atau televisi agar melapor ke KPID untuk ditindak,” pinta Edy Bau.

Pada tahun 2022, lanjut Edy Bau, kegiatan literasi media sudah diprogramkan. Namun, tidak bisa dilaksanakan lantaran tidak ada anggaran. Karena itu, KPID NTT menggunakan strategi lain, yakni membangun komunikasi dengan organisasi kemahasiswaan di Kupang yang akan menggelar kegiatan agar bisa disisipkan materi tentang literasi media.

“KPID NTT berterima kasih kepada Organisasi Itakanrai Kupang yang telah memberi kesempatan ke kami untuk membawakan materi literasi media. Ke depan, kita berharap kegiatan ini terus berlanjut ke mahasiswa lainnya, karena kalau KPID NTT mau bikin sendiri kegiatan tentu tidak ada anggaran,” urainya.

Ketua Itakanrai Kupang, Hery Kanmese, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada KPID NTT yang telah mengisi materi literasi media dalam momentum PAB. Menurutnya, materi literasi media sangat penting bagi mahasiswa agar kritis dalam menggunakan media. Selain itu, anggota Itakanrai Kupang berkesempatan mengenal lembaga negara seperti KPID NTT beserta tugas dan kewenangannya.

“Terima kasih kepada KPID NTT. Ke depan kalau ada kegiatan, kami akan undang lagi untuk materi ini. Kami, Itakanrai siap berkolaborasi dengan KPID NTT,” ujar Hery Kanmese.

Untuk diketahui, materi literasi media ini juga sudah diberikan kepada 40 (empat puluh) mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) pada Jumat, 11 Maret 2022; Pematerinya, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID NTT, Yuliana Tefbana dalam kegiatan Kemah Kerja Komisariat Rasul di Gereja Baitel Oeana, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raffi Ahmad Kagumi Pesona Pulau Rote

    Raffi Ahmad Kagumi Pesona Pulau Rote

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad tak sendiri, ia bersama The Dudas, menelisik dan menikmati pesona alam pulau paling selatan Indonesia itu.   Rote Ndao | Di ujung selatan Indonesia, Pulau Rote berdiri megah. Lautnya indah, langitnya luas, dan Merah Putih tetap selalu berkibar penuh bangga!. Tulis […]

  • “Minim Pengaduan” PLN ULP Kupang Diapresiasi Ombudsman NTT

    “Minim Pengaduan” PLN ULP Kupang Diapresiasi Ombudsman NTT

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    “Pemadaman bergilir dengan alasan perawatan jaringan terencana beberapa waktu lalu menimbulkan banyak protes karena mengganggu berbagai aktivitas. Bisa saja berkurangnya keluhan pelanggan terjadi karena PLN menyiapkan kanal-kanal pengaduan gangguan layanan yang mudah diakses” Darius Beda Daton.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton menerima kunjungan Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) […]

  • Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

    Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang terpilih menjadi 1 dari 10 kota contoh di Indonesia, penerima manfaat proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC). Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pada Jumat, 12 Juni 2020 saat membuka rapat tindak lanjut webinar dengan UCLG ASPAC tentang Proyek CRIC di ruang kerjanya […]

  • Kumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

    Kumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) menghelat Seminar Nasional “Peran Kementerian Hukum dan HAM dalam Mengakselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional” dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021. Seminar Nasional ini dilaksanakan secara hybrid, luring di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM serta daring melalui zoom dan youtube mengundang seluruh […]

  • Korupsi Adalah Musuh Besar Utama Penegakan Hak Asasi Manusia

    Korupsi Adalah Musuh Besar Utama Penegakan Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Kamis 10 Desember 2020, segenap bangsa Indonesia turut memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Mengusung tema “Recover Better – Stand Up for Human Rights” merupakan reminder bagi seluruh umat manusia untuk senantiasa berperan aktif dalam segala upaya perbaikan penegakan HAM di dunia, mengingat HAM sejatinya adalah hak dasar yang […]

  • CIRMA Terapkan Pertanian Ekologi dan Inovasi Lokal

    CIRMA Terapkan Pertanian Ekologi dan Inovasi Lokal

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    CIRMA menempatkan keadilan iklim sebagai elemen utama dalam membangun green economy. Di Timor Barat, persoalan akses terhadap air bertani dan sumber daya alam lainnya sangat erat dengan kerentanan sosial-ekonomi.   Timor | Salah satu langkah konkret CIRMA dalam mewujudkan ekonomi hijau adalah melalui pengembangan pertanian ekologi. CIRMA mendorong praktik-praktik agroekologi, penggunaan pupuk organik, serta pemanfaatan […]

expand_less