Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyajikan materi literasi media ke mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai (Itakanrai) dalam momentum penerimaan anggota baru (PAB) di kompleks Kapela Santo Markus Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Sabtu, 12 Maret 2022.

Kegiatan pembekalan literasi media ini merupakan salah satu program KPID guna memotivasi mahasiswa dan mahasiswi agar cerdas dan kritis dalam menggunakan media. Itakanrai adalah salah satu organisasi ekstra kampus yang menghimpun mahasiswa dan mahasiswi yang berasal 5 (lima) kecamatan di Kabupaten Malaka yang sedang berkuliah di Kupang.

Penyajian materi literasi media ini oleh Ketua KPID NTT, Fredrikus Royanto Bau selama 1,5 (satu setengah) jam dan disambut antusias oleh 79 (tujuh puluh sembilan) calon anggota Itakanrai Kupang.

Fredrikus Royanto Bau menyampaikan bahwa literasi media dipandang penting untuk diberikan kepada para mahasiswa agar memiliki sikap kritis ketika mengonsumsi sebuah berita atau informasi di media. Bahwa dewasa ini, informasi begitu banyak menyebar melalui berbagai platform baik media cetak, elektronik, online maupun media sosial yang belum tentu mengandung nilai kebenaran.

“Karena itu, mahasiswa dituntut untuk kritis. Jangan langsung percaya informasi di media tetapi harus ada upaya lanjutan untuk mencari tahu kebenarannya. Jangan langsung share kalau dapat kiriman berita di whatsapp, instragram, facebook, dan youtube, karena belum tentu benar,” kata pria yang akrab disapa Edy Bau ini, sembari menambahkan, bahwa gempuran informasi saat ini sangat rentan dengan adanya berita hoaks. Karena itu, jika tidak kritis, mahasiswa bisa menjadi penyebar berita bohong dan bisa berujung pidana.

Dikatakannya, literasi media adalah salah satu program wajib dan rutin di KPID yang bertujuan mengedukasi masyarakat agar memiliki kemampuan dalam mengakses media, menganalisis, dan mengevaluasi media termasuk memberi sanksi kepada media.

Edy Bau menyebutkan, salah satu tugas KPID NTT sesuai amanat Undang – Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran adalah menjamin masyarakat mendapatkan informasi yang layak dan benar sesuai hak asasi manusia (HAM). Salah satu upaya untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan informasi yang layak dan benar adalah dengan membangun kesadaran kritis masyarakat melalui literasi media.

“Kalau masyarakat sudah kritis, tentu media juga tidak bisa macam – macam. Kami meminta kepada mahasiswa, kalau mendengar berita hoaks atau berita yang tidak layak di radio atau televisi agar melapor ke KPID untuk ditindak,” pinta Edy Bau.

Pada tahun 2022, lanjut Edy Bau, kegiatan literasi media sudah diprogramkan. Namun, tidak bisa dilaksanakan lantaran tidak ada anggaran. Karena itu, KPID NTT menggunakan strategi lain, yakni membangun komunikasi dengan organisasi kemahasiswaan di Kupang yang akan menggelar kegiatan agar bisa disisipkan materi tentang literasi media.

“KPID NTT berterima kasih kepada Organisasi Itakanrai Kupang yang telah memberi kesempatan ke kami untuk membawakan materi literasi media. Ke depan, kita berharap kegiatan ini terus berlanjut ke mahasiswa lainnya, karena kalau KPID NTT mau bikin sendiri kegiatan tentu tidak ada anggaran,” urainya.

Ketua Itakanrai Kupang, Hery Kanmese, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada KPID NTT yang telah mengisi materi literasi media dalam momentum PAB. Menurutnya, materi literasi media sangat penting bagi mahasiswa agar kritis dalam menggunakan media. Selain itu, anggota Itakanrai Kupang berkesempatan mengenal lembaga negara seperti KPID NTT beserta tugas dan kewenangannya.

“Terima kasih kepada KPID NTT. Ke depan kalau ada kegiatan, kami akan undang lagi untuk materi ini. Kami, Itakanrai siap berkolaborasi dengan KPID NTT,” ujar Hery Kanmese.

Untuk diketahui, materi literasi media ini juga sudah diberikan kepada 40 (empat puluh) mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) pada Jumat, 11 Maret 2022; Pematerinya, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID NTT, Yuliana Tefbana dalam kegiatan Kemah Kerja Komisariat Rasul di Gereja Baitel Oeana, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Labirin Polkam

    Labirin Polkam

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Perjalanan kebenaran begitu panjang. Khususnya dalam hal peristiwa Duren Tiga, Jakarta. Bahkan jalan panjang itu awalnya seperti tanpa ujung. Akhirnya ujung jalan itu terlihat:  ada di Menko Polhukam. Ada sinar terang di ujung jalan itu. Mahfud MD telah menjadi sinar itu. Tanpa ia terlihat menyala-nyalakan dirinya. Ketika saya coba memujinya Mahfud […]

  • Pelaku UMKM Belum Terima Bantuan, Pj Bupati Belu Buka Kontak Pribadi

    Pelaku UMKM Belum Terima Bantuan, Pj Bupati Belu Buka Kontak Pribadi

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Yang belum terima bantuan UMKM, ini nomor saya 081339275454. Silakan kirimkan pengaduan ke nomor (kontak, red) pribadi saya, biar tahu dan langsung saya perintahkan kepala Dinas Koperasi untuk segera ambil langkah konkret dan cepat,” ungkap Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, M.M. kepada wartawan di Atambua, pada Jumat, 16 April 2021. […]

  • 1 Kasus Positif Covid-19 di Timor Tengah Utara, Mahasiswa Kuliah di Semarang

    1 Kasus Positif Covid-19 di Timor Tengah Utara, Mahasiswa Kuliah di Semarang

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam keterangan pers pada Kamis, 9 Juli 2020 menyampaikan dari hasil pemeriksaan 46 sampel swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof.W..Z. Johannes Kupang dan 2 sampel swab diperiksa menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Manggarai Barat, diperoleh […]

  • ‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

    ‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama tentang Co-Branding Kartu ATM/Debit sekaligus Kartu Mahasiswa pada Senin, 10 Februari 2020 di Kampus Politani Kupang. Dikutip dari portalimvestasi.com, Co-branding merupakan strategi pemasaran yang menggunakan banyak nama merek sebagai barang atau […]

  • Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, […]

  • Bantuan Berjarak di NTT, DPPPA Gandeng JNE Kirim Gratis ke 10 Kabupaten

    Bantuan Berjarak di NTT, DPPPA Gandeng JNE Kirim Gratis ke 10 Kabupaten

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 650 penerima manfaat program Bersama Jaga Keluarga Kita (Berjarak) dari Kementerian PPPA bakal segera memperolehnya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT, dalam hal ini kelompok spesifik masyarakat yaitu kaum perempuan, lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak maupun keluarga yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang masuk dalam kategori […]

expand_less