Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kredit Kendaraan Tanpa DP di Bank NTT, Bunga Kredit 0,4 Persen

Kredit Kendaraan Tanpa DP di Bank NTT, Bunga Kredit 0,4 Persen

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT meluncurkan skim kredit kendaraan bermotor (KKB) pada Minggu petang, 29 Mei 2022 di atrium Lippo Plaza Kupang. Menarik dari jenis kredit ini, yakni nasabah dipersilahkan memilih kendaraan bermotor apa saja, baik itu roda dua, empat maupun alat pertanian tanpa uang muka.

Tak hanya itu, Bank NTT juga memberikan bunga kredit 0,4%. Dengan diluncurkannya program ini, maka masyarakat bisa mendatangi kantor-kantor Bank NTT terdekat untuk menginisiasi kreditnya sendiri, dan dipersilahkan memilih kendaraan apa yang disukai.

Hadir dalam seremoni  itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta para tamu undangan seperti GM PT. Pelindo Kupang, Agus Nazar, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, pimpinan PT. Jamkrida, Oktofiana Ferdiana Mae, serta para pemilik showroom besar di Kota Kupang.

Seremoni dilakukan penandatanganan MoU antara PT. Jamkrida yang diwakili oleh Oktofiana Ferdiana Mae dengan PT. BPD NTT yang diwakili Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh. Bank NTT pun menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan sejumlah pimpinan dealer besar di Kota Kupang.

Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa atas nama badan pengurus, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mau bekerjasama lewat kesepakatan MoU dan PKS.

“Kiranya ini menjadi kekuatan bagi kita untuk membangkitkan NTT dari keterpurukan akibat Seroja dan Covid-19.  Hari ini kita terus melihat perkembangan baik, walau resesi akibat Rusia dan Ukraina. Namun di negara-negara lain, aktivitas masyarakat sangat luar biasa,” tegasnya.

Alex Riwu Kaho bangga, karena yang dilakukan Minggu petang ini, adalah kerja nyata dari perpaduan antara digital dan human. Ada ekspansi model bisnis, perpaduan antara digitalisasi, teknologi dan human.

“Hari ini kita sudah melakukan, apa yang mungkin bagi industri lain kemarin sudah mapan dari sisi teknologi,  tapi  kita sudah mulai berlakukan hybrid atau perpaduan teknologi dan human,” ungkap Alex Riwu Kaho.

Dikatakannya, pada Juli 2022, Bank NTT akan memasuki usia ke-60 dan pihaknya sedang menggagas berbagai ekosistem dan juga komunitas untuk ekspansi bisnis bank ini. Sehingga Bank NTT menurutnya membuka diri bagi siapapun untuk duduk bersama dan berdiskusi untuk menemukan cara atau strategi demi memperluas pelayanan bagi masyarakat NTT.

“Dengan tersedianya jalan yang dibangun oleh Pemprov NTT yang tahun 2022 mencapai di atas 1.100 km, tentu ini menjadi daya dorong tersendiri untuk aksesibilitas pada pusat-pusat ekonomi yang ada di desa bisa bermanfaat bagi bapak ibu yang berbisnis di jalur transportasi dan otomotif,” urai Alex Riwu Kaho.

Alex Riwu Kaho menandaskan bahwa, saat launching, Bank NTT mencatat capaian luar biasa yakni adanya transaksi dalam program KKB ini, senilai Rp 2,1 miliar. Dan memohon dukungan doa agar Bank NTT dalam momen jangka waktu yang ada terus mengalami pertumbuhan yang baik dan menjadi luar biasa bagi kita.

Sementara Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh kepada wartawan dalam sebuah sesi wawancara beberapa saat seusai launching, menegaskan bahwa dalam beberapa diskusi internal, pengurus mencermati bahwa Covid-19 segera mereda dan akan ada banyak peluang yang harus dimanfaatkan sehingga berdasarkan hasil analisa bersama, Bank NTT meluncurkan skim kredit ini.

“Kita harus putuskan KKB ini harus direalisasikan segera karena ini adalah peluang bisnis. Memang kelebihan kita adalah DP nol persen. Kenapa harus nol persen, ada aturan BI yang mengatur tentang loan to value (LTV) harus sekian persen. Keunggulan kita adalah kita sudah TKB 2, dan ketika kita sudah di level ini maka kita sudah bisa menyerap resiko-resiko yang ada jika ada kredit macet dan sebagainya,” ujar Stefen.

Diakui bahwa pasar menyambut sangat positif KKB ini. Terbukti, pihak Bank NTT mendapat banyak kontak dari masyarakat yang berkomunikasi lewat jalur pribadi dengan alasan mereka ingin mendapat informasi sebanyak mungkin mengenai skim kredit ini. (*)

Sumber: Humas Bank NTT

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Besar Anak Muda Tularkan Covid-19 ke Manula

    Potensi Besar Anak Muda Tularkan Covid-19 ke Manula

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anak muda memiliki potensi besar sebagai pembawa (carrier) mikroorganisme SARS-CoV-2 yang menyebabkan covid-19 dan menularkan kepada orang tua atau manusia usia lanjut (manula). Hal ini dapat terjadi ketika anak muda yang sudah terkena namun tampak sehat kemudian secara langsung maupun tak langsung membawa virus tersebut ke lingkungan yang terdapat manula. Kasus […]

  • Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pada ancaman krisis pangan dan energi di tahun 2023, ternyata Bank Indonesia sebagai regulator, melihat ada satu aplikasi yang bisa diandalkan untuk mengendalikan inflasi secara nasional. Dan, aplikasi itu adalah aplikasi B’Pung Petani yang digagas oleh Bank NTT. Aplikasi ini dijadikan model digitalisasi data manajemen usaha tani, dan pengendalian inflasi secara […]

  • Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020. Para Juri yang berjumlah […]

  • JNE Kupang Vaksinasi Karyawan & Masyarakat, Lurah Merdeka Apresiasi

    JNE Kupang Vaksinasi Karyawan & Masyarakat, Lurah Merdeka Apresiasi

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Salah satu warga Sumba Barat Daya, Merlis Ratu Edo berkesempatan mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dihelat oleh JNE Kupang pada Jumat, 27 Agustus 2021. Perempuan muda berprofesi sebagai PNS di Dinas PUPR Sumba Barat Daya ini memperoleh informasi dari temannya yang bekerja JNE. “Kebetulan saya sementara mengambil cuti dan berada di Kota […]

  • Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Partisipasi anak, merupakan satu dari 5 hak dasar anak yang terendah dalam hal pemenuhannya. Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) Nasional Tahun 2015 menunjukkan capaian hak partisipasi anak berada pada angka 51,29 atau paling rendah dibanding hak tumbuh kembang (67,26), perlindungan (75,53), kelangsungan hidup (77,28) dan identitas (80,52). “Salah satu hak anak […]

  • Presiden Lantik 1 Menteri & 5 Wamen Sisa Masa Jabatan 2019—2024

    Presiden Lantik 1 Menteri & 5 Wamen Sisa Masa Jabatan 2019—2024

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024. Acara pelantikan dihelat di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 17 Juli 2023. Budi Arie Setiadi dilantik berlandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62/P Tahun 2023 […]

expand_less