Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Amin Pratikno

Meski berupaya membalut rasa percaya diri, namun wajah tegang tampak cukup jelas terlihat dari 6 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Madya, yang diselenggarakan oleh Dewan Pers melalui PWI Sumatra Barat di Hotel Novotel Kota Bukittinggi, Sabtu—Minggu, 10—11 September 2022.

Bagi insan Pers, baik yang bekerja di media elektronik maupun cetak, UKW merupakan momentum yang selalu dinanti sebagai pembuktian kompetensi atas profesi yang dilakoninya.

Rasa takut dan cemas tak bisa ditutupi, termasuk penulis, saat Dheni Kurnia, sang penguji mulai membuka dan menyodorkan setumpuk kertas bahan materi uji, yang sejatinya adalah keseharian dari yang kerap dilakukan wartawan.

Kena Mental

Lembar pertama selesai dikerjakan. Saatnya penguji memeriksa lembar jawaban yang diberikan para peserta.

Detak jantung mulai terasa lebih cepat dari biasanya. Takut dan cemas mulai menyergap. Takut salah, takut dimarahi dan cemas tak mampu menjawab soal ujian dengan benar seperti yang diinginkan penguji, hingga harus menghadapi kenyataan gagal menerima sertifikat kompetensi dari Dewan Pers.

Apalagi, trauma pada penulis saat mengalami kegagalan mengikuti UKW tingkat Utama di gedung BRI tahun 2018 silam (dulu boleh melompat langsung mengikuti UKW tingkat Utama), masih sangat membekas.

Saat itu, 6 dari 7 peserta UKW tingkat Utama dinyatakan gugur, hingga sang penguji disebut “Killer“.

Dalam benak penulis, penguji Madya saat ini pun pasti tak akan jauh beda. Tak punya rasa toleran, tak mau kompromi dan pasti akan menghakimi jika salah dalam menulis atau memberikan jawaban dari soal materi uji. Intinya, penulis beranggapan bahwa penguji itu tak ubahnya sebagai Izrail, sang malaikat pencabut nyawa.

“Kamu tahu apa isi pasal 7 ayat 2 itu mengatur tentang apa?”, tanya Dheni Kurniawan, tampak masih santai.

Duaar…. bagaikan disambar petir, tiba-tiba ku tak mampu berpikir untuk menjawab. Otak terasa beku, lidahku yang tak  bertulang pun mendadak jadi keluh.

“Maaf pak, saya lupa,” jawab penulis, yang merasa grogi.

“Kamu ini bagaimana. Di lembar materi uji, kamu bisa menjawab. Tapi sekarang kamu bilang lupa,” bentak Penguji, membuat keringat dingin penulis mulai terasa menyelinap di balik kulit ari.

“Hmmm… ini baru permulaan. Apalagi pada sesi sesi selanjutnya. Benaran ketemu Malaikat Izrail nih,” gumam ku dalam hati, hingga tak kusadari muncul rasa minder.

Stres Tingkat Dewa

Niat hati ingin menjawab semua soal materi uji dengan cepat, sambil mencoba “cari perhatian” penguji. Namun, apa daya, Laptop  andalanku yang telah menemani selama belasan tahun menjadi Wartawan ini, tiba-tiba saja bertingkah laksana anak gadis menggoda perjaka.

Saat penulis sedang berjuang demi selembar sertifikat bertuliskan “Wartawan Berkompeten” dari Dewan Pers, sedikitnya 5 tuts di keyboard Laptop ku nyaris tak berfungsi. Akibatnya, tentu banyak kesalahan yang terjadi dalam penulisan di lembar jawaban materi uji.

Tak ayal, aku pun kena “semprot”. “Bagaimana cara kamu menulis. Lihat ini, banyak kalimat yang salah,” sebut penguji terdengar ketus, sambil memperlihatkan hasil tulisan itu.

Rasa putus asa mulai menyergap ku. Meski sangat ingin lulus dalam menghadapi ujian ini, namun dalam hati berbisik, tipis kemungkinan untuk bisa lulus.

Pertempuran tanpa senjata dalam batin ini mulai menunjukkan tanda-tanda adanya negosiasi. Sisi kanan hati ini berseru agar tetap semangat. “Ayo berjuang, hadapi, jangan menyerah. Ini bukan malaikat pencabut nyawa, bukan Izrail,”.

Sedikit demi sedikit, kepercayaan diri penulis mulai muncul. Hati pun mulai merasa nyaman dan pikiran mulai sedikit rileks.

Sesi demi sesi yang aku lalui, mulai dikerjakan dengan teliti, meski ternyata hasilnya masih juga banyak terjadi kesalahan akibat keybord Laptop yang cukup menyita waktu hingga sering terlambat dalam menyelesaikan jawaban materi uji.

Entah keajaiban, entah sifat sang penguji yang sebenarnya sangat ramah dan penyabar, atau mungkin juga karena melihat kegigihan usaha yang penulis tunjukkan, di sesi akhir sang penguji justru banyak memberikan masukan dan bimbingan tentang tugas dan tanggung jawab, yang semestinya dilakukan. Dalam hati pun berbisik, ini bukan Izrail, tetapi Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu dan membimbing menuju jalan kebenaran.

Beratnya beban dalam pikiranku pun terasa sirna. Hingga akhir sesi ujian, diriku merasakan kenyamanan bersama Dheni Kurnia.

Tangis Haru

Detik-detik yang menegangkan kembali dirasakan sesaat jelang Dheni Kurniawan menyampaikan hasil akhir proses UKW ini.

Dan akhirnya, aku tak mampu menahan desakan air mata yang memaksa untuk keluar dari mata, saat Dheni Kurnia  mengatakan diriku lulus ujian kompetensi wartawan tingkat Madya.

Rasa syukur pun langsung ku panjatkan pada sang Khaliq, dan ucapan terima kasih pada Dheni Kurnia yang telah dengan sabar membimbing diriku dalam perjuangan berat ini.

Tak sampai di sini, Rasa bahagia kian bertambah saat mendengar rekan penulis yang sama berasal dari kota Sawahlunto, yaitu Indra Yosef dan Rina Yosefin serta Nur Anisa dari Investigasi News yang juga dinyatakan lulus.

Di akhir catatan ini, aku juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga pada Suci Marita, sang pimpinan redaksi Investigasi News dan Nur Anisa alias Butet, yang telah memberikan dukungan sejak mulai mendaftar sebagai calon peserta UKW Madya angkatan 19 ini. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari UMKM, UNK & Samsung Gelontorkan Hadiah Fantastis

    Semarak Hari UMKM, UNK & Samsung Gelontorkan Hadiah Fantastis

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Memperingati Hari UMKM Nasional, 12 Agustus 2023, akan diselenggarakan webinar hybrid sekaligus penandatanganan MoU antara Komunitas UMKM Naik Kelas (UNK) dengan Samsung Elektronik Indonesia. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Raden Tedy selaku Ketua Umum dengan Samsung Elektronik Indonesia melalui Mr Simon Lee – Presiden Samsung. Raden Tedy mengatakan akan ada kejutan door […]

  • Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

    Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Flotim-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa sekian lama kondisi Nusa Tenggara Timur sangat bermasalah. Hal ini diungkapkan Gubernur saat menggelar rapat kerja di Kabupaten Flores Timur, yang berlangsung di Desa Titihena, pada Senin 27 Juli 2020. “Pertaniannya bermasalah, peternakan, perikanan, infrastruktur, air dan juga listrik pun bermasalah. […]

  • Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    • calendar_month Sab, 3 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Provinsi NTT merupakan contoh toleransi antar umat beragama bagi Indonesia yang tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan masyarakat. Pernyataan Jenderal Lystio Sigit Prabowo tersebut diungkapkannya saat […]

  • Laporan Ombudsman RI Tahun 2020, Presiden : Harus Inovatif & ‘Shortcut’

    Laporan Ombudsman RI Tahun 2020, Presiden : Harus Inovatif & ‘Shortcut’

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Peran Ombudsman RI sebagai pengawas penyelenggaraan pelayanan publik, terutama selama Covid-19 mewabah, diapresiasi Presiden Joko Widodo. Laporan Ombudsman mencatat, masyarakat cenderung menggunakan saluran pengaduan untuk berkonsultasi mengenai layanan publik. “Saya selalu menekankan bahwa dalam situasi krisis, kita harus mampu mengubah frekuensi dari normal menjadi frekuensi extraordinary. Cara kerja berubah dari rutinitas […]

  • Jalan Perintis Kemerdekaan Berubah Nama ke Jalan Frans Lebu Raya

    Jalan Perintis Kemerdekaan Berubah Nama ke Jalan Frans Lebu Raya

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Ruas jalan sepanjang lebih kurang 2,5 kilometer di kawasan Kelurahan Tuak Daun Merah hingga Kelurahan Oebufu Kota Kupang yang bernama Jalan Perintis Kemerdekaan; kini secara resmi ditetapkan sebagai Jalan Frans Lebu Raya pada Jumat, 22 April 2022. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Kupang No 69/KEP/HK/2002. Wali Kota […]

  • Rakornas PB 2020: Presiden Perintahkan Poin Solusi Penanggulangan Bencana

    Rakornas PB 2020: Presiden Perintahkan Poin Solusi Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kejadian bencana semakin meningkat. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2020 yang berlangsung di Sentul International Convention Center, Sentul pada Selasa 4 Februari 2020. Kenaikan kejadian tersebut tidak terlepas dari beberapa faktor, seperti perubahan iklim. Namun demikian, masih banyak bencana yang […]

expand_less