Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Amin Pratikno

Meski berupaya membalut rasa percaya diri, namun wajah tegang tampak cukup jelas terlihat dari 6 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Madya, yang diselenggarakan oleh Dewan Pers melalui PWI Sumatra Barat di Hotel Novotel Kota Bukittinggi, Sabtu—Minggu, 10—11 September 2022.

Bagi insan Pers, baik yang bekerja di media elektronik maupun cetak, UKW merupakan momentum yang selalu dinanti sebagai pembuktian kompetensi atas profesi yang dilakoninya.

Rasa takut dan cemas tak bisa ditutupi, termasuk penulis, saat Dheni Kurnia, sang penguji mulai membuka dan menyodorkan setumpuk kertas bahan materi uji, yang sejatinya adalah keseharian dari yang kerap dilakukan wartawan.

Kena Mental

Lembar pertama selesai dikerjakan. Saatnya penguji memeriksa lembar jawaban yang diberikan para peserta.

Detak jantung mulai terasa lebih cepat dari biasanya. Takut dan cemas mulai menyergap. Takut salah, takut dimarahi dan cemas tak mampu menjawab soal ujian dengan benar seperti yang diinginkan penguji, hingga harus menghadapi kenyataan gagal menerima sertifikat kompetensi dari Dewan Pers.

Apalagi, trauma pada penulis saat mengalami kegagalan mengikuti UKW tingkat Utama di gedung BRI tahun 2018 silam (dulu boleh melompat langsung mengikuti UKW tingkat Utama), masih sangat membekas.

Saat itu, 6 dari 7 peserta UKW tingkat Utama dinyatakan gugur, hingga sang penguji disebut “Killer“.

Dalam benak penulis, penguji Madya saat ini pun pasti tak akan jauh beda. Tak punya rasa toleran, tak mau kompromi dan pasti akan menghakimi jika salah dalam menulis atau memberikan jawaban dari soal materi uji. Intinya, penulis beranggapan bahwa penguji itu tak ubahnya sebagai Izrail, sang malaikat pencabut nyawa.

“Kamu tahu apa isi pasal 7 ayat 2 itu mengatur tentang apa?”, tanya Dheni Kurniawan, tampak masih santai.

Duaar…. bagaikan disambar petir, tiba-tiba ku tak mampu berpikir untuk menjawab. Otak terasa beku, lidahku yang tak  bertulang pun mendadak jadi keluh.

“Maaf pak, saya lupa,” jawab penulis, yang merasa grogi.

“Kamu ini bagaimana. Di lembar materi uji, kamu bisa menjawab. Tapi sekarang kamu bilang lupa,” bentak Penguji, membuat keringat dingin penulis mulai terasa menyelinap di balik kulit ari.

“Hmmm… ini baru permulaan. Apalagi pada sesi sesi selanjutnya. Benaran ketemu Malaikat Izrail nih,” gumam ku dalam hati, hingga tak kusadari muncul rasa minder.

Stres Tingkat Dewa

Niat hati ingin menjawab semua soal materi uji dengan cepat, sambil mencoba “cari perhatian” penguji. Namun, apa daya, Laptop  andalanku yang telah menemani selama belasan tahun menjadi Wartawan ini, tiba-tiba saja bertingkah laksana anak gadis menggoda perjaka.

Saat penulis sedang berjuang demi selembar sertifikat bertuliskan “Wartawan Berkompeten” dari Dewan Pers, sedikitnya 5 tuts di keyboard Laptop ku nyaris tak berfungsi. Akibatnya, tentu banyak kesalahan yang terjadi dalam penulisan di lembar jawaban materi uji.

Tak ayal, aku pun kena “semprot”. “Bagaimana cara kamu menulis. Lihat ini, banyak kalimat yang salah,” sebut penguji terdengar ketus, sambil memperlihatkan hasil tulisan itu.

Rasa putus asa mulai menyergap ku. Meski sangat ingin lulus dalam menghadapi ujian ini, namun dalam hati berbisik, tipis kemungkinan untuk bisa lulus.

Pertempuran tanpa senjata dalam batin ini mulai menunjukkan tanda-tanda adanya negosiasi. Sisi kanan hati ini berseru agar tetap semangat. “Ayo berjuang, hadapi, jangan menyerah. Ini bukan malaikat pencabut nyawa, bukan Izrail,”.

Sedikit demi sedikit, kepercayaan diri penulis mulai muncul. Hati pun mulai merasa nyaman dan pikiran mulai sedikit rileks.

Sesi demi sesi yang aku lalui, mulai dikerjakan dengan teliti, meski ternyata hasilnya masih juga banyak terjadi kesalahan akibat keybord Laptop yang cukup menyita waktu hingga sering terlambat dalam menyelesaikan jawaban materi uji.

Entah keajaiban, entah sifat sang penguji yang sebenarnya sangat ramah dan penyabar, atau mungkin juga karena melihat kegigihan usaha yang penulis tunjukkan, di sesi akhir sang penguji justru banyak memberikan masukan dan bimbingan tentang tugas dan tanggung jawab, yang semestinya dilakukan. Dalam hati pun berbisik, ini bukan Izrail, tetapi Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu dan membimbing menuju jalan kebenaran.

Beratnya beban dalam pikiranku pun terasa sirna. Hingga akhir sesi ujian, diriku merasakan kenyamanan bersama Dheni Kurnia.

Tangis Haru

Detik-detik yang menegangkan kembali dirasakan sesaat jelang Dheni Kurniawan menyampaikan hasil akhir proses UKW ini.

Dan akhirnya, aku tak mampu menahan desakan air mata yang memaksa untuk keluar dari mata, saat Dheni Kurnia  mengatakan diriku lulus ujian kompetensi wartawan tingkat Madya.

Rasa syukur pun langsung ku panjatkan pada sang Khaliq, dan ucapan terima kasih pada Dheni Kurnia yang telah dengan sabar membimbing diriku dalam perjuangan berat ini.

Tak sampai di sini, Rasa bahagia kian bertambah saat mendengar rekan penulis yang sama berasal dari kota Sawahlunto, yaitu Indra Yosef dan Rina Yosefin serta Nur Anisa dari Investigasi News yang juga dinyatakan lulus.

Di akhir catatan ini, aku juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga pada Suci Marita, sang pimpinan redaksi Investigasi News dan Nur Anisa alias Butet, yang telah memberikan dukungan sejak mulai mendaftar sebagai calon peserta UKW Madya angkatan 19 ini. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang telah menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga banjir di wilayah Sulawesi Selatan pada Selasa, 22/1/2019 siang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data sementara tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di […]

  • Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

    Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bus Romantis dengan nomor polisi DH 7233 EB, rute Atambua-Kupang yang dikendarai sopir, Damianus Bria dilempari batu oleh sekelompok anak muda tak dikenal di Jembatan Maktaen, Dusun Bekomean, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat pada Senin, 6 Januari 2020 pukul 17.30 WITA. Akibatnya, kaca bus bagian belakang ditembusi batu hingga dua lubang […]

  • Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Menggugat menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor BPJS Kesehatan cabang Kupang, pada Rabu, 25 September 2019. Mereka menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan meminta Pemerintah membubarkan BPJS. Hal tersebut disampaikan lantaran kebijakan tersebut dinilai membebani masyarakat kelas bawah. Masa aksi yang […]

  • Mensesneg Apresiasi Revitalisasi Listrik PLN di Istana Kepresidenan

    Mensesneg Apresiasi Revitalisasi Listrik PLN di Istana Kepresidenan

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno meresmikan hasil revitalisasi kelistrikan di Istana Kepresidenan Jakarta yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) pada Selasa, 1 Agustus 2023. Revitalisasi ini menjadi sejarah baru karena dilakukan untuk pertama kalinya secara signifikan sejak renovasi terakhir pada zaman Pemerintahan Presiden […]

  • Ketua DPRD Belu Ajak Kristo Rin Duka Bangun Keharmonisan

    Ketua DPRD Belu Ajak Kristo Rin Duka Bangun Keharmonisan

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPRD Kabupaten Belu Jeremias Manek Seran Jr mengajak Kristo Rin Duka yang telah dilantik menjadi anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) agar bersama menciptakan hubungan yang harmonis demokratis dalam lembaga legislatif terhormat, kemitraan dengan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Belu. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/08/08/pelantikan-anggota-dprd-belu-paw-bupati-jangan-cederai-kepercayaan-masyarakat/ Demikian ajakan yang ditekankan Manek […]

  • Minat Menenun Perempuan NTT Menurun; Ini Langkah Julie Laiskodat

    Minat Menenun Perempuan NTT Menurun; Ini Langkah Julie Laiskodat

    • calendar_month Sen, 3 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia | Minat Perempuan Nusa Tenggara Timur dalam menekuni dunia tenun ikat mulai tergerus oleh zaman; anak perempuan zaman now cenderung tidak memiliki respek dan respon. Melihat kecenderungan tersebut, Julie Sutrisno Laiskodat- Isteri Gubernur NTT Viktor Laiskodat mempunyai langkah taktis dan strategis menyikapi fenomena tersebut. Ditemui dalam sesi kegiatan Digital Marketing Facebook yang digelar […]

expand_less