Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang, Garda Indonesia | Masyarakat Desa Fatumetan, Leloboko, Oelbanu, Oh Aem dan Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Serta Desa Fatumonas, Binafun, Bonmuti dan Bitobe Kecamatan Amfoang Tengah, dalam waktu dekat akan menikmati listrik 24 jam, di mana sebelumnya listrik menyala hanya 12 jam.

PLN UPPK (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Kupang telah berhasil melakukan komisioning test jaringan listrik yang dikerjakan di jalur trans Bokong – Lelogama tepatnya di desa Kauniki Kecamatan Takari dan Desa Ohaem 2 Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang pada Senin, 8 Juni 2020 lalu.

Jaringan listrik ini nantinya akan mencakup seluruh dusun dari Desa Kauniki dan Desa Ohaem 2 demi percepatan menyalakan listrik 24 jam pada jaringan listrik sistem Lelogama. Dengan beroperasinya jaringan ini nantinya sistem Lelogama yang melistriki Kecamatan Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah akan disuplai dari sistem kelistrikan PLN ULP Soe melaui penyulang Batu Putih yang bersumber dari Gardu Induk Nonohonis.

Ke depan, di daerah ini akan dibangun fasilitas observatorium terbesar di Indonesia milik LAPAN di Pegunungan Timau menjadi babak baru keantariksaan Indonesia. Kawasan ini akan menjadi lokasi yang tepat bagi LAPAN sebagai lokasi pembangunan Observatorium Nasional penganti Observatorium Bosscha di Lembang, Jawa Barat.

Salah satu desa yang menyaksikan proses pembangunan jaringan listrik menyampaikan, “Kami merasa bersyukur, sedikit lagi listrik kami sudah bisa dinikmati 24 jam menyala, karena kabel dari Desa Hueknutu sudah sampai ke sini. Kami berharap setelah listrik menyala 24 jam nanti kami punya kulkas bisa menyimpan es 1 hari penuh” kata Dedi Pairikas (38) tahun, warga Desa Kelurahan Lelogama.

Menurut Manager UP2K Kupang, R. Cahyo Gunadi menjelaskan pembangunan jaringan listrik desa ini bertujuan untuk mempercepat interkoneksi listrik antara jaringan listrik sistem Lelogama dengan jaringan Batu Putih yang di-supply dari Sistem Kelistrikan Soe yang sebelumnya beroperasi hanya 12 jam menjadi 24 jam.

“Jaringan listrik desa di Desa Kauniki dan Desa Ohaem 2 dengan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 16,864 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dengan jarak 13,171 kms serta total Gardu mencapai 100 kVA,” urai Gunadi.

Selain itu, tujuan percepatan 24 jam sistem Lelogama ini juga untuk penyediaan listrik bagi fasilitas observatorium terbesar di Asia Tenggara yang sedang dibangun di Pegunungan Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) . Ke lokasi ini dapat ditempuh dengan jarak tempuh kurang lebih dua jam dari Kota Kupang.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko menyampaikan sampai saat ini PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik hingga ke pelosok Negeri.

“Di tengah Pandemik Covid di NTT, kami terus bergerak dan hingga Mei 2020, PLN sudah berhasil melistriki 69 desa dan semua pembangunan jaringan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT di mana hingga April 2020 Rasio Elektrifikasi sudah mencapai 86,26% dan Rasio Desa Berlistrik hingga Mei 2020 sudah mencapai angka 93,32 persen,” pungkas Rendroyoko.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coklat Gaura, Sopia & Teh Kelor Dikenalkan  di World Travel Market London

    Coklat Gaura, Sopia & Teh Kelor Dikenalkan di World Travel Market London

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    London, Garda Indonesia | Pameran pariwisata terbesar di dunia ini berlangsung di London, Inggris pada 4—6 November 2019 di lokasi pameran raksasa Excel London di Royal Victoria Docks, United Kingdom. Sejarah baru diukir oleh Nusa Tenggara Timur yaitu dapat mengikuti pameran (exhibition) tersebut dengan memiliki sendiri stan seluas 400 meter persegi atau 100 m lebih […]

  • Swastisari Sport Festival Ajang Bina Calon Atlet Muda Futsal dan Basket

    Swastisari Sport Festival Ajang Bina Calon Atlet Muda Futsal dan Basket

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Swastisari Sport Festival (SSF) merupakan inisiasi dari ikatan alumni SMEA Katolik Swastisari Kupang (IKAMSWA) bekerja sama dengan Legacy dan berkolaborasi dengan unsur hexa helix yakni akademisi (SMK Katolik Swastisari Kupang), pemerintah, bisnis, media, dan agregator; telah resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur NTT diwakili Kadispora, Hilda Bria Seran pada Kamis sore, 26 […]

  • ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan. Maka dari itu, gedung sekolah wajib memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, aksesibilitas, dan kenyamanan. Sayangnya, dari 2.414 total ruang kelas Sekolah Dasar di Kabupaten Kupang hanya 21% (507 ruang kelas) dalam kondisi baik. Sisanya, sebanyak 299 kelas (12,39%) dalam kategori rusak […]

  • Fakta Unik Tekstur Garis Cokelat Batangan

    Fakta Unik Tekstur Garis Cokelat Batangan

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Sekitar 1.300 tahun yang lalu, orang akan mencampur biji kakao yang dibudidayakan dengan bubuk biji-bijian dan cabai merah untuk membuat minuman. Ini adalah prototipe cokelat. Orang-orang yang telah membeli sepotong cokelat pasti telah menemukan, apa gunanya “alur” pada cokelat. Apakah hanya untuk terlihat bagus, atau hanya sekedar hiasan dekorasi saja, atau ada kegunaan lainnya? Bahkan, […]

  • Empati Alex Riwu Kaho

    Empati Alex Riwu Kaho

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Mengenal pria kelahiran 11 Januari 1970 ini, ibarat mengenal teman sejawat. Mengapa begitu? Karena terbenam di memoar ku, bukan sebuah kebetulan mendalami sosok orang tua tunggal (single parents) bagi anak semata wayangnya yang kini ibarat menjadi teman sekaligus saudara dalam menempuh ziarah. Pada tulisan kali ini, tak sekadar mengelus, namun cenderung mengulas […]

  • Ribuan Anak NTT Lolos Perguruan Tinggi Nasional via Quick Win Melki-Johni

    Ribuan Anak NTT Lolos Perguruan Tinggi Nasional via Quick Win Melki-Johni

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo, menyampaikan program ini didesain sebagai upaya untuk menghadirkan keadilan akses pendidikan, bukan hanya di kota-kota besar, tetapi juga di wilayah 3T.   Kupang | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma mencatat capaian strategis melalui […]

expand_less