Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Maksimalkan Peran PUSPA NTT, Kemen PPPA Lakukan Pendampingan

Maksimalkan Peran PUSPA NTT, Kemen PPPA Lakukan Pendampingan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) sebagai inisiasi dari Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) memiliki peran strategis dalam mendukung dan mensinergikan sekaligus mengkolaborasi, baik peran Kemen PPPA atau Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) di Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Lembaga Masyarakat (LM) maupun antar LM dalam menangani persoalan dan meningkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia.

PUSPA merupakan wadah berkumpulnya berbagai LM yang mencakup berbagai bidang, yaitu lembaga profesi dan dunia usaha, lembaga media, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi, lembaga riset, dan Dinas PPPA dari seluruh provinsi di Indonesia. Mereka akan berkumpul untuk saling berbagi dan bertukar pengalaman seputar persoalan perempuan dan anak dalam menyatukan semangat pergerakan untuk bersama-sama mengatasi permasalahan tersebut. Hal itu kini menjadi strategi utama Kemen PPPA untuk mengakhiri 3 hal (Three Ends) yakni :
Pertama, Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak,
Kedua, akhiri perdagangan orang, dan
Ketiga, Akhiri Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan

Untuk memaksimalkan peran PUSPA sendiri di masing-masing Provinsi maupun di Kab/Kota maka Kementerian PPPA berinisiatif melakukan pendampingan dengan memberikan edukasi kolaboratif dengan mengadakan Workshop Kemitraan Berkelanjutan Sektor Bisnis dan Lembaga Masyarakat untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Berlokasi di Ballroom Hotel Sotis Kupang, Kamis, 9 Mei 2019 pukul 08.00—16.00 WITA, PUSPA NTT dari berbagai unsur diberikan edukasi oleh Konsil LSM Indonesia tentang bagaimana menjalin kemitraan berkelanjutan di Sektor Bisnis dan Lembaga Masyarakat dengan memanfaatkan potensi CSR (Coorporate Social Responsibility) yang dimiliki oleh BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Deputi Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan kepada Garda Indonesia menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan dapat melihat dan mengidentifikasi resources (sumber daya) apa yang dapat membantu dan mendukung kegiatan PUSPA

“Telah banyak yang dilakukan oleh PUSPA dan diluar PUSPA, Lembaga Masyarakat (LM) telah banyak melakukan kegiatan dan program yang terkait dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak”, ujar Indra Gunawan

Deputi Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan

Lanjutnya, Pemerintah membutuhkan teman-teman di PUSPA, LM, Dunia Usaha, dan Media untuk bersama menangani isu-isu perempuan dan anak

“Saya optimis jika melihat apa yang telah dilakukan PUSPA dan banyak potensi bisa digarap bersama dengan bantuan Dunia Usaha yang dapat disinergikan dengan membangun kekuatan bersama PUSPA dan LM di daerah khususnya di Provinsi NTT”, pungkas Indra Gunawan

Sedangkan Direktur Eksekutif Konsil LSM Indonesia, Misran Lubis di sela-sela workshop menyampaikan pentingnya peran CSR, menyamakan persepsi di dalam PUSPA tentang CSR, memahami konsep program PUSPA yang menjadi alat tawar bagi perusahaan, BUMD dan BUMN

“Perusahaan mempunyai kewajiban untuk memberikan CSR, dan menjadi tugas PUSPA untuk menyadarkan dan mengingatkan kewajiban mereka”, jelas Misran

Selain itu, lanjut Misran, membenarkan praktek kewajiban CSR tersebut dilakukan, meningkatkan kualitas bersama (kualitas perusahaan, masyarakat dan pembangunan daerah) dan mendorong regulasi agar berkelanjutan

“PUSPA harus memperluas jangkauan kerjasama dengan dinas atau instansi lain, sektor swasta, dan kerjasama di tingkat desa. PUSPA tidak harus eksklusif namun menjadi inklusif dengan membuka kerjasama dengan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan perempuan dan anak”, pungkas Misran Lubis yang juga menjabat sebagai Ketua FK PUSPA Sumatera Utara.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum TAPA : Demo 1812 Berpotensi Muncul Klaster Baru Covid-19

    Ketua Umum TAPA : Demo 1812 Berpotensi Muncul Klaster Baru Covid-19

    • calendar_month Sab, 19 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Aksi Demo 1812 yang berlangsung pada Jumat, 18 Desember 2020, memperburuk situasi karena demo yang menuntut kematian 6 laskar FPI dan membebaskan Habib Rizieq dari tahanan itu, berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19. Demikian penuturan Dr. Kapitra Ampera, S.H., M.H. Ketua Umum Tim Advokasi Pembela Agama dan Negara (TAPA). Menurutnya, jika ada […]

  • Sjafrie Sjamsoeddin Ditunjuk Jadi Menko Polkam

    Sjafrie Sjamsoeddin Ditunjuk Jadi Menko Polkam

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 1Komentar

    Loading

    Istana memastikan keputusan pergantian Menko Polkam Budi Gunawan bukan karena kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025.   Jakarta | Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin resmi ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim usai kursi tersebut kosong akibat reshuffle kabinet pada Senin, 8 September 2025. Usai penunjukan, Sjafrie langsung memimpin […]

  • PLN & Keuskupan Larantuka Komitmen Lembata 100% Energi Hijau

    PLN & Keuskupan Larantuka Komitmen Lembata 100% Energi Hijau

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata | Guna memperkukuh sinergi dengan tokoh agama di sekitar kawasan pembangunan geotermal pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Atadei 10 MW dan mewujudkan Lembata sebagai pulau 100 persen energi hijau, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkunjung ke rumah pastoran Gereja St. Maria Baneux Kota Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten […]

  • Mahfud Nilai Pasal Penghinaan Presiden KUHP Baru Bertentangan Konstitusi

    Mahfud Nilai Pasal Penghinaan Presiden KUHP Baru Bertentangan Konstitusi

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Mahfud menyatakan substansi pasal tersebut keliru karena negara malah mempersempit ruang kebebasan warga. Ia mendukung gugatan masyarakat terhadap pasal itu ke Mahkamah Konstitusi.   Jakarta | Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai Pasal 218 tentang Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden dalam KUHP baru bertentangan dengan konstitusi. Mahfud menyebut pasal tersebut bermasalah jika digunakan untuk membungkam […]

  • Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

    Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

    • calendar_month Sel, 12 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Universitas Timor (Unimor) di Kefa, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberlakukan 2 (dua) sistem perkuliahan yakni tatap muka (offline) dan secara daring (online). Sistem kuliah tersebut diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Rektor Unimor TTU, Dr. Ir. Stefanus Sio, M.P. saat ditemui Garda Indonesia di […]

  • Mitigasi Bencana; Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang

    Mitigasi Bencana; Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. Terlebih Indonesia merupakan negara yang berada di cincin api sehingga rawan gempa bumi dan tsunami. Hidup harmonis dengan bencana telah lama dilakukan masyarakat Indonesia seperti di Maros, rumah yang dibangun adalah rumah panggung dan terdapat perahu. “Ternyata […]

expand_less