Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Masalah HIV/Aids & Narkoba Jadi Atensi Tim Penggerak PKK Kota Kupang

Masalah HIV/Aids & Narkoba Jadi Atensi Tim Penggerak PKK Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Masalah pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, kehamilan anak dan remaja diluar nikah, kasus perkosaan, kekerasan terhadap anak dan remaja, dan masalah HIV/Aids akibat lemahnya kontrol diri dan keluarga, saat ini marak terjadi di Kota Kupang.

Khusus masalah HIV/Aids, data menunjukkan sejak April 2007 hingga April 2019, penderita HIV di Kota Kupang berjumlah 971 orang sedangkan penderita Aids berjumlah 409 orang. Sehingga menjadi tantangan dan atensi (perhatian) dari Tim Penggerak PKK Kota Kupang karena tren kasus terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menyadari kondisi tersebut maka Tim Penggerak PKK Kota Kupang melalui Program Kerja pokja I tahun 2019 menginisiasi dan melaksanakan sosialisasi HIV/Aids dan narkoba pada Kamis, 22 Agustus 2019 pukul 08:30 WITA—selesai di Aula Rujab Wali Kota Kupang.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang, Lino Do Pareira saat meminta salah satu pelajar untuk menyampaikan penolakan terhadap narkoba dalam Bahasa Melayu Kupang

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr Hermanus Man ini, menghadirkan 2 (dua) narasumber yakni Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang, Lino Do Pareira dan Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Kupang, Drs.Marselinus Mbay, M.Si. diperuntukkan bagi para pelajar se-Kota Kupang dimulai dari tingkat SD dab SMP, Guru, Orang Tua dan anggota TP PKK kecamatan dan kelurahan termasuk forum anak.

Ketua panitia kegiatan, Dra.Hj.Balkis Soraya Tanof, M.Hum. mengatakan sosialisasi ditujukan bagi masyarakat Kota Kupang terutama pelajar agar dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku dimulai dari keluarga untuk upaya pencegahan HIV/Aids dan penyalahgunaan narkoba terhadap perilaku anak melalui pola asuh keluarga.

“Salah satu faktor penyebab kerentanan seseorang terinfeksi HIV dan Aids berkaitan dengan perilaku seks bebas,” ujar Balkis Soraya dalam laporannya.

Ketua panitia kegiatan, Dra.Hj.Balkis Soraya Tanof, M.Hum.

Menurut Dosen Sosiolog dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang ini, keterbatasan informasi akan berdampak pada perilaku seks bebas. Hal inilah, sebut Balkis Soraya, yang membuat banyak orang terjerumus dan teridentifikasi dan terinfeksi HIV dan Aids.

“Faktor lain, karena mudahnya masyarakat termasuk para pelajar dalam mengakses layanan pornografi yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku seks,” ungkap Sosiolog yang sering diminta sebagai juri dalam perhelatan pemilihan puteri yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kota Kupang.

Dirinya juga menyampaikan bahwa minimnya pendidikan seks dalam keluarga yang dianggap sebagai sesuatu yang tabu untuk dibicarakan dan belum terakomodirnya pendidikan seks dalam kurikulum pendidikan pada institusi pendidikan sehingga salah satu menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah kasus HIV/Aids.

Lanjutnya, di sisi lain persoalan narkoba juga menjadi ancaman bagi remaja karena keterbatasan informasi dan minimnya pemahaman akan dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

“Tim Penggerak PKK Kota Kupang sebagai mitra Pemerintah Kota Kupang melalui gerakan masyarakat dari golongan masyarakat paling bawah seharusnya berpartisipasi aktif untuk mewujudkan program inovasi dari pemerintah yakni ‘Kupang Sehat dan Cerdas’ yaitu masyarakat yang sehat jasmani dan rohani dan cerdas secara intelektual untuk ketahanan keluarga dan pembangunan karakter anak sebagai generasi muda yang bebas dari HIV/Aids dan Narkoba,” tandas Balkis Soraya.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usif Bill Nope Nilai SPK Bergaya Kepemimpinan Soekarno

    Usif Bill Nope Nilai SPK Bergaya Kepemimpinan Soekarno

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Puluhan ribu massa memadati lapangan Puspemnas Kota Soe, Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu 21 September 2024. Mereka hadir mengikuti deklarasi akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT,  Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA). Massa yang hadir berasal dari sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten TTS. Mereka bahkan mulai berdatangan sejak pukul 10:00 […]

  • Merry Riana: Pandemik Covid-19 Ibarat Masa Ulat Menjadi Kepompong

    Merry Riana: Pandemik Covid-19 Ibarat Masa Ulat Menjadi Kepompong

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Motivator Merry Riana mengatakan masa pandemik Covid-19 yang mengharuskan orang-orang lebih banyak berada di rumah ibarat masa-masa ulat menjadi kepompong sebelum menjadi kupu-kupu. “Ulat saat menjadi kepompong merasa tidak nyaman, tidak bisa bergerak bebas. Ketika dia merasa hidupnya akan berakhir seperti itu, dia kemudian menjadi kupu-kupu yang lebih indah,” kata Merry […]

  • Soal Geotermal di NTT, Laka Lena Dorong Bentuk Tim Tangani Isu

    Soal Geotermal di NTT, Laka Lena Dorong Bentuk Tim Tangani Isu

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena menyoroti secara khusus adanya penolakan dari 6 (enam) Uskup di Flores terhadap proyek geotermal, yang menurutnya mencerminkan keresahan masyarakat luas yang tidak bisa diabaikan.   Kupang | Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) tetap menjadi prioritas Pemerintah Provinsi NTT, namun pelaksanaannya harus dilakukan dengan menghormati nilai-nilai budaya dan membuka ruang partisipasi masyarakat. Penekanan […]

  • ‘Update Covid-19 NTT’ Per 19 Maret 2020 ODP Capai 41 Orang dan Akan Meningkat

    ‘Update Covid-19 NTT’ Per 19 Maret 2020 ODP Capai 41 Orang dan Akan Meningkat

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Berdasar data yang di-update sejak Kamis, 19 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, dari laporan fasilitas kesehatan dan dinas kesehatan kabupaten/ kota, hingga saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 41 orang. Jika siang ini ada perkembangan di beberapa fasilitas kesehatan, kami akan update dalam beberapa jam ke depan,” tutur Kepala […]

  • ‘Hari Musik Nasional 2020’ ala Komunitas Musik Nusa Tenggara Timur

    ‘Hari Musik Nasional 2020’ ala Komunitas Musik Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rumah Musik Siloam, Harmoni NTT, dan J & D Production dalam satu harmoni menghelat Perayaan Hari Musik Nasional pada Sabtu, 14 Maret 2020 pukul 06.00—09.00 WITA di Arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hari Musik Nasional yang dirayakan pada setiap tanggal 9 Maret, […]

  • Trik Menjadi Cerdas Tanpa Terlihat Sok Tahu

    Trik Menjadi Cerdas Tanpa Terlihat Sok Tahu

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak ada yang lebih mengganggu daripada orang yang merasa paling pintar di ruangan, tapi ironisnya justru orang yang benar-benar cerdas sering kali tidak terlihat mendominasi pembicaraan. Psikologi sosial bahkan menemukan fenomena Dunning-Kruger Effect: semakin sedikit seseorang tahu, semakin percaya diri ia merasa, sementara yang benar-benar pintar justru cenderung rendah hati. Itu berarti kecerdasan sejati bukan […]

expand_less