Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Melalui PUSPA, Wagub Josef Realisasi Bantuan Bagi Pemulung di TPA Alak

Melalui PUSPA, Wagub Josef Realisasi Bantuan Bagi Pemulung di TPA Alak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi Wakil Gubernur NTT merealisasikan bantuan bagi para pemulung di TPA Alak Kota Kupang pada Jumat,23 November 2018 petang. Jenis bantuan berupa 1 (satu) mesin pengolah sampah organik untuk pembuatan pupuk bokashi, 1 (satu) unit lampu berbahan bakar air laut, 5 lembar terpal, dan 2 (unit) penampungan air, diserahkan secara simbolis kepada Ketua Pemulung, Herman Bessi.

Bantuan dari Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi tersebut merupakan respon wagub atas permintaan dari para pemulung saat kegiatan PUSPA NTT pekan lalu (Jumat, 9/11/18) merupakan sesi terakhir kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Perlindungan Anak Pemulung di TPA Alak, yang digelar oleh PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) yang didukung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT.

Baca juga

http://gardaindonesia.id/2018/11/09/empati-apresiasi-wagub-josef-bagi-pemulung-tpa-alak-dalam-giat-puspa/

“Bapa Mama Kakak adik saudara-saudari sekalian, dua minggu lalu kita berada disini. Ada permintaan dari bapa mama yang sangat sederhana yakni terpal, mesin penghancur sampah, dan saya menjanjikan lampu yang bahan bakar dari air laut atau air garam. Saat itu saya janjikan bawa contoh dulu agar bapa mama percaya dulu bahwa benar isi air laut bisa menyala. Kalo perlu bisa diminta lagi,” ujar Wagub Josef

Lanjut Wagub Josef, karena orang kita jika belum lihat bukti belum percaya. Mereka mengatakan “Mana mungkin? Masa air laut kok bisa nyala? Jadi bapa mama tidak usah beli minyak tanah atau bensin; cukup air laut atau campur air dan garam; campur, tuang, tekan tombol dan bisa langsung menyala. Sebentar kita demo,” terang Wagub Josef.

Tonton video siaran langsung facebook demo lampu dengan energi air laut

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10211544834371394&id=1680736418

Wagub Josef Bae Soi berterima kasih kepada para pemulung yang telah berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Kupang dan Provinsi NTT dengan membersihkan Kota Kupang dengan membersihkan sampah. “Pemberian yang sangat-sangat kecil nilai ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi bapa mama,”ucap lirih Wagub Josef.

Wagub Josef juga yakin anak-anak pemulung akan bersekolah dan diantara anak pemulung dapat menjadi orang di masa depan. “Saya yakin anak-anak bakal diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Bukan tidak mungkin antara anak-anak ini bisa menjadi walikota, gubernur atau bahkan menjadi menteri. Saya tidak tahu,” ucap Wagub Josef.

Wagub Josef juga berterima kasih kepada Bank NTT yang telah memberikan bantuan Dana CSR. “Jadi mesin ini (mesin pengolah sampah organik) saya hanya minta; yang punya uang dari Bank NTT. Sedangkan mesin pengolah sampah merupakan rakitan dari Politeknik Kupang; jadi kalau rusak bisa diperbaiki,” terang Wagub Josef lalu mengajak untuk melakukan demo penggunaan lampu berbahan bakar air laut / air garam dan mesin pengolah sampah organik.

Usai penyerahan bantuan Wagub NTT kepada para pemulung di TPA Alak; Ketua Forkomwil PUSPA NTT, Elizabeth Rengka menyampaikan bahwa mesin yang diberikan Wagub untuk mencacah sampah untuk dijadikan pupuk agar dapat bernilai ekonomi.

“Saat ini sampah bisa dijadikan uang (dalam bentuk pupuk yang bisa dijual). Karena saat ini semua orang di Kota Kupang butuh pupuk bokashi untuk menanam bunga dan kebutuhan lain. Bapa Mama juga sudah memperoleh pelatihan mengolah sampah menjadi pupuk bokashi, gunakan ketrampilan tersebut untuk memperoleh penghasilan,” terang Ketua PUSPA NTT.

Disamping itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DP3A) NTT, Erni Usboko meminta agar para pemulung dapat menggunakan bantuan dengan maksimal dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga di TPA Alak.

“100 persen bantuan bagi bapa mama disini dan tolong jaga kebersamaan melalui diskusi untuk mengatasi masalah. Saya tidak mau ada masalah. Alat yang adalah milik bersama,” pinta Erni Usboko.

Penulis & Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengkhianatan Parlemen dalam Memerangi Korupsi

    Pengkhianatan Parlemen dalam Memerangi Korupsi

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Antikorupsi selalu menjadi jargon kampanye sekaligus janji politik yang seksi sepanjang masa kampanye. Tapi apakah partai politik yang berselancar di atas jargon itu, setelah duduk di parlemen, masih setia pada janji politiknya? Adalah Bambang Wuryanto (Ketua Komisi III DPR-RI) yang akhirnya mengaku sendiri, “Fakta lapangan hari ini yang namanya kompetisi cari […]

  • Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

    Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nusantara didirikan oleh Alm. Haji Marzuki bin Muhammad Rafii pada 12 November 2009 dan bernaung di bawah Yayasan Kunci Ilmu. Sejak didirikan hingga pada tahun 2024, Civitas Akademika STIKES Nusantara berkutat memperkukuh eksistensinya. STIKES Nusantara memiliki 25 dosen tetap bergelar S2 linier yang diseleksi secara ketat dan berkompeten […]

  • Pasal Karet UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi Terhadap Perubahan

    Pasal Karet UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi Terhadap Perubahan

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD, mengatakan bahwa hukum adalah produk resultante, dari perkembangan situasi politik, sosial ekonomi hingga hukum. Oleh karena itu jangan alergi terhadap perubahan, karena hukum bisa berubah sesuai dengan perubahan masyarakatnya. “Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk membuat resultante atau kesepakatan baru terkait  kontroversi di dalam UU ITE. Hal tersebut bisa  […]

  • Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi Farmasi Intens Kenalkan Potensi Kelor

    Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi Farmasi Intens Kenalkan Potensi Kelor

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka World Pharmacist Day yang dirayakan pada setiap 25 September dan mendukung program Pemprov NTT maka Poltekkes Kemenkes Prodi Farmasi menghelat even 1.001 seduhan instan kelor kepada peserta car free day di Jalan Raya El Tari Kupang pada Sabtu, 28 September 2019. Pantauan media ini para mahasiswa dan dosen jurusan […]

  • Keluarga Besar Putra Putri Polri Daerah NTT Bantu Korban Badai Seroja

    Keluarga Besar Putra Putri Polri Daerah NTT Bantu Korban Badai Seroja

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badai Siklon Tropis Seroja yang meluluhlantakkan 15 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu tanggal 3—5 April 2021 memutuskan jaringan listrik, telekomunikasi, kerusakan fasilitas umum, rumah-rumah penduduk hanyut terseret banjir bandang, dan mengakibatkan 181 orang meninggal dunia dan sekitar 45 orang hilang. Duka yang bertepatan dengan perayaan […]

  • MTN Bank NTT : Ada Keuntungan 1 Triliun Rupiah

    MTN Bank NTT : Ada Keuntungan 1 Triliun Rupiah

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Guna mengoptimalkan pendapatan Perbankan, maka dipandang perlu untuk dilakukan berbagai jenis transaksi, salah satunya adalah transaksi surat berharga, namun tidak bisa dipungkiri bahwa transaksi surat berharga dimaksud memiliki berbagai risiko. Demikian penandasan Kuasa Hukum Bank NTT, Apolos Dajara Bonga, S.H. didampingi Kadiv Rencorsec Bank NTT Endri Wardono dan Konsultan Media Stenly […]

expand_less