Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Loading

Tradisi Hengedo (baca Henge’do) yakni tradisi cium hidung biasa dilakukan oleh suku Sabu di Provinsi NTT. Tradisi ini merupakan sebuah salam khas dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang berasal dari Kabupaten Sabu Raijua. Cara melakukannya, seseorang cukup menyentuhkan hidungnya ke orang lain pada saat bertemu.

Henge’do adalah tradisi yang dilakukan tanpa memandang latar belakang apa pun, seperti jenis kelamin, status, strata sosial bahkan hingga usia. Tradisi ini dilakukan sebagai ikatan persaudaraan bagi sesama. Ini juga merupakan tanda penghormatan kepada orang yang lebih tua. Henge’do juga tidak terbatas pada waktu dan tempat tertentu. Tradisi ini bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun.

Bahkan Presiden Jokowi pun turut mempraktikkan cium hidung ala Sabu atau Henge’do pada kunjungan kerjanya ke Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur dalam rangka menutup Parade 1001 Kuda Sandelwood dan membuka Festival Tenun Ikat tahun 2017.

Tradisi Henge’do sekilas mirip tradisi suku Maori di Selandia Baru dan masyarakat Oman. Bedanya, jika suku Maori menggesekkan hidung satu sama lain, sedangkan suku Sabu melakukan dengan menempelkan hidung mereka. Selain sebagai tanda persaudaraan, cium hidung juga menandakan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Kontak mata langsung saat cium hidung digambarkan sebagai kejujuran satu sama lain.

Filosofi Cium Hidung ala Sabu atau Henge’do

Tradisi ini secara teknis dilakukan dengan meniru semut merah. Masyarakat memaknai tradisi ini sebagai sebuah lambang persaudaraan serta kekeluargaan antara satu dengan yang lainnya, sekali pun baru pertama kali bertemu.

Saat melakukan cium hidung, mulut harus dalam keadaan tertutup, mata harus saling memandang, dan tangan harus saling memegang bahu orang yang dicium. Sebagai bentuk rasa hormat, maka yang lebih muda harus terlebih dahulu mencium yang lebih tua.

Adapun arti filosofis dari tradisi ini sebagai berikut:

  • Hidung melambangkan arti kehidupan yang penuh rasa kekeluargaan;
  • Mata melambangkan kejujuran dan ketulusan;
  • Tangan yang memegang bahu melambangkan bukti relasi yang harmonis.(*)

Sumber (+RB/Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Terbitkan 3 Peraturan Perkuat Industri Pasar Modal

    OJK Terbitkan 3 Peraturan Perkuat Industri Pasar Modal

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengaturan dan pengawasan industri Pasar Modal dengan menerbitkan 3 (tiga) peraturan baru yaitu Peraturan OJK (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, POJK Nomor 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka, serta POJK Nomor 17/POJK.04/2022 tentang Pedoman […]

  • SPK Lihat & Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    SPK Lihat & Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    “Malam ini beta sedang berada di tenda pengungsian bersama basodara yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Duduk bersama basodara yang terdampak bencana mendengarkan keluh kesah mereka. Semoga basodara kita semua yang ada di sini tetap diberikan penguatan ketabahan dan serta basodara yang ditinggalkan oleh keluarga, diberikan penghiburan. Tuhan memberkati kita semua”. Tulisan Simon Petrus Kamlasi […]

  • ‘SUPPORT GO GREEN’ Mobil Patroli Polisi Pakai Kendaraan Listrik

    ‘SUPPORT GO GREEN’ Mobil Patroli Polisi Pakai Kendaraan Listrik

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengusulkan bahwa mobil untuk patroli anggota menggunakan kendaraan listrik. Tujuannya untuk mendukung udara yang bersih. “Kita juga merencanakan nanti kendaraan staf kita memakai mobil listrik ini. Tapi nanti tergantung anggaran yang akan tersedia berapa, tapi yang pasti dukungan terhadap udara yang bersih, go green yang selama […]

  • Lima Poin Rakor Satgas Penanggulangan ‘Corona Virus Desease’ di Provinsi Bali

    Lima Poin Rakor Satgas Penanggulangan ‘Corona Virus Desease’ di Provinsi Bali

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali yang diketuai Sekda Dewa Made Indra, melakukan rapat koordinasi terkait upaya penanggulangan penyakit yang telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Rakor yang dilaksanakan di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, pada Jumat, 13 Maret 2020, melibatkan unsur kesehatan, pariwisata, […]

  • Kompor Listrik Praktis, Testimoni dari Bhayangkari Sumba Timur

    Kompor Listrik Praktis, Testimoni dari Bhayangkari Sumba Timur

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua Bhayangkari Cabang Sumba Timur, Ny. Dayu Gede Harimbawa, mengapresiasi inisiatif PLN, mengenalkan kepada ibu-ibu Bhayangkari praktisnya kompor listrik.   Waingapu | PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba terus berupaya mengedukasi masyarakat tentang electrifying lifestyle, gaya hidup modern yang memanfaatkan listrik dalam kegiatan sehari-hari. Kali ini, PLN menyasar para Ibu Bhayangkari Cabang […]

  • Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

    Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang memberi perhatian serius pada pertumbuhan dan perkembangan kaum muda di Kota Kupang. Selain mengalokasikan sejumlah bantuan untuk pendidikan dan usaha ekonomi kaum muda, Pemkot Kupang juga menggagas sejumlah program inovatif yang bertujuan untuk membina karakter kaum muda. Salah satunya melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat […]

expand_less