Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 195
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis profil kemiskinan masyarakat NTT pada kondisi Maret 2023. Rilis yang disampaikan secara online streaming pada Senin, 17 Juli 2023 membeberkan data persentase penduduk miskin provinsi yang memiliki 22 kabupaten/kota dan 1.192 pulau tersebut.

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si., M.Si. menyampaikan, penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 19,96 persen, menurun 0,09 persen poin terhadap Maret 2022.

“Adapun jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 1,14 juta orang, meningkat 9,5 ribu orang terhadap Maret 2022,” urai Matamira sembari menjelaskan bahwa secara rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi NTT memiliki 5,90 orang anggota rumah tangga. Sehingga, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.992.498,- per rumah tangga miskin per bulan.

Besaran garis kemiskinan pada Maret 2023, imbuh Matamira, tercatat sebesar Rp507.203,- (lima ratus tujuh ribu dua ratus tiga rupiah) per kapita per bulan dengan komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp389.518,- (76,80 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp117.685,- (23,20 persen).

Penduduk Miskin di Kota dan Desa

Sementara, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 8,84 persen, naik menjadi 9,12 persen pada Maret 2023 dan persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 23,86 persen, turun menjadi 23,76 persen pada Maret 2023.

Matamira pun menyampaikan, dibanding Maret 2022, jumlah penduduk miskin Maret 2023 perkotaan meningkat sebanyak 8,8 ribu orang (dari 126,80 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 135,57 ribu orang pada Maret 2023).

“Pada periode sama, jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 0,7 ribu orang (dari 1.004,83 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 1.005,55 ribu orang pada Maret 2023,” beber Matamira.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

      PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

      • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 144
      • 0Komentar

      Loading

      Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik. Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan […]

    • Klarifikasi JAM-Pidsus Febrie Adriansyah Lelang Saham PT GBU

      Klarifikasi JAM-Pidsus Febrie Adriansyah Lelang Saham PT GBU

      • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 192
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta | Selain isu penguntitan, Kapuspenkum juga menanggapi pelaporan terhadap JAM-Pidsus Dr. Febrie Adriansyah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait isu pelelangan terhadap saham PT Gunung Bara Utama (GBU). Kapuspenkum menyampaikan proses lelang dilakukan oleh Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara pada Kementerian Keuangan Negara. “Adanya proses pelelangan terkait aset PT […]

    • Bantu Korban Gempa Dahsyat Myanmar, Polri Kirim Tim K9 SAR

      Bantu Korban Gempa Dahsyat Myanmar, Polri Kirim Tim K9 SAR

      • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 162
      • 0Komentar

      Loading

      Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat berkekuatan 7,7 Magnitude yang melanda Myanmar meningkat menjadi sekiranya 2.000 orang. Pada Minggu, 30 Maret 2025, Dewan Administrasi Negara melaporkan bahwa korban luka mencapai 3.400 orang, sementara 300 lainnya masih dinyatakan hilang.   Jakarta | Tim K9 SAR Polri dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri hari ini resmi diberangkatkan menuju […]

    • Kumham NTT Serahkan Sertifikat IG Tenun Ikat Fehan Malaka

      Kumham NTT Serahkan Sertifikat IG Tenun Ikat Fehan Malaka

      • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 113
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang | Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone menyerahkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) Tenun Ikat Fehan Malaka kepada Ketua MPIG TIF Malaka pada Jumat, 13 September 2024. Penyerahan sertifikat IG ini diharapkan dapat memotivasi pengrajin tenun di Kabupaten Malaka untuk terus melindungi dan menjamin kualitas produk lokal yang berkarakter khas dan unik. Marciana mengatakan […]

    • Sebanyak 2497 PPPK Pemprov NTT Formasi 2024 Terima SK Tahap II

      Sebanyak 2497 PPPK Pemprov NTT Formasi 2024 Terima SK Tahap II

      • calendar_month Kam, 11 Des 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 408
      • 0Komentar

      Loading

      Gubernur Laka Lena menekankan bahwa penyerahan SK PPPK ini merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, berintegritas, dan berkinerja tinggi.   Kupang | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menyerahkan Surat Keputusan Gubernur tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024 kepada 2.497 orang PPPK […]

    • Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

      Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

      • calendar_month Rab, 15 Jul 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 244
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | “Dulu saya menganggap sunat perempuan adalah suatu kewajiban yang harus saya laksanakan. Setelah tahu dari seminar Kemen PPPA dan UNFPA bahwa P2GP tidak dibolehkan, saya kaget dan menyesal telah melakukan praktik tersebut. Itu hanyalah tradisi kuno, yang secara medis tidak ada manfaatnya,”. Pernyataan diungkapkan Ida Yuliana Alka, perempuan berusia 55 tahun […]

    expand_less