Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Mabes Polri akan mengevaluasi sistem pengamanan di Rumah Tahanan (Rutan) seluruh kantor polisi yang ada di Indonesia. Hal ini berkaca usai terjadi kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kace.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan tersebut secara menyeluruh.

“Polri ingin menyelesaikan secara komprehensif permasalahan-permasalahan penganiayaan antar sesama penghuni Rutan itu tidak boleh terjadi lagi. Tidak hanya di Rutan Bareskrim tapi seluruh Rutan yang ada di Kepolisian, di Polda, di Polres, Polsek,” tegas Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis, 23 September 2021.

Dia menjelaskan bahwa Korps Bhayangkara akan memaksimalkan pengamanan di Rutan sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

Selain itu, Rusdi juga mengatakan bahwa setiap Rutan dipastikan harus dapat menjamin hak-hak dari para tahanan yang mendekam. Dalam hal ini, kata dia, termasuk hak para tahanan untuk mendapat keamanan juga harus dijaga.

“Polri akan lebih berhati-hati lagi dalam bagaimana menangani pihak-pihak yang sedang mendapatkan pemeriksaan di Kepolisian, dalam hal ini sebagai tahanan,” jelasnya.

Aksi penganiayaan di sel tahanan markas pusat Polri itu diduga dilakukan oleh Napoleon (mantan Kadiv Hubinter Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal. Perwira tinggi ini terjerumus kasus dugaan penerimaan suap terkait penghapusan red notice buronan hak tagih [cessie] Bank Bali, Djoko Tjandra); dengan dibantu tiga tahanan lain yakni eks Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) yang juga pimpinan FPI, Maman Suryadi dan dua napi lainnya merupakan tahanan kasus pidana umum.

Berdasarkan rekaman CCTV, mereka melakukan aksi itu pada tengah malam selama satu jam. Napoleon disebut masuk kamar Muhammad Kace pukul 00.30 WIB.

Napoleon bisa melakukan hal tersebut karena meminta petugas tahanan untuk mengganti gembok yang ada. Menurut polisi, petugas manut terhadap perintah karena Napoleon masih menganggap dirinya sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara. (*)

Sumber dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rabu, 20 Juni 2019; Warga SBD Siap Terima Gubernur Viktor Laiskodat

    Rabu, 20 Juni 2019; Warga SBD Siap Terima Gubernur Viktor Laiskodat

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kodi-Sumba Barat Daya, Garda Indonesia | Masyarakat di Desa Karang Indah Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyatakan kesiapannya untuk menerima kunjungan kerja (Kunker) Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Rabu, 20 Juni 2019 Pernyataan kesediaan menerima kunjungan Gubernur VBL ini disampaikan sejumlah perwakilan masyarakat saat bertatap muka dengan Bupati SBD, Markus […]

  • Tertibkan Pariwisata Bali; Gubernur Rangkul Pelaku & Pakar Pariwisata

    Tertibkan Pariwisata Bali; Gubernur Rangkul Pelaku & Pakar Pariwisata

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | I Wayan Koster Gubernur Bali, menggelar coffee morning bersama tokoh pariwisata terkait strategi promosi Pariwisata Bali, (Sabtu,17/11/18). Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga terlihat hadir dalam acara itu. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Pakar Pemasaran yang juga masuk dalam tim ahli gubernur, Hermawan Kartajaya serta Asosiasi Pariwisata […]

  • Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

    Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Angin Puting Beliung yang menerjang 4 (empat) desa di Kecamatan Lakmanen Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 08.00—18.00 WITA mengakibatkan ratusan rumah rusak dan 1 (satu) korban patah tulang. Informasi yang dihimpun media Ini, 4 (empat) desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa […]

  • Pinjaman Daerah 250 Miliar dari Bank NTT ke Pemda Manggarai

    Pinjaman Daerah 250 Miliar dari Bank NTT ke Pemda Manggarai

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT melakukan penandatanganan perjanjian kredit pinjaman daerah dengan Pemda Manggarai. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho dengan Bupati Manggarai Herybertus Nabit pada  malam, 18 April 2022 di Hotel Revayah. Turut menyaksikan penandatanganan perjanjian kredit pinjaman daerah […]

  • Rudenim Kupang Mulai ‘Resettlement’ Pengungsi ke Negara Ketiga

    Rudenim Kupang Mulai ‘Resettlement’ Pengungsi ke Negara Ketiga

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang bekerja sama dengan International Organization for Migration (IOM) memindahkan 1 (satu) pengungsi inisial MN asal Afghanistan, dari Kupang menuju ke Jakarta. Sebelumnya, pengungsi tersebut tinggal beberapa tahun di tempat penampungan sementara di Kota Kupang. Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh Rudenim Kupang pada Selasa, 1 […]

  • Sasar Keluarga Prasejahtera, YBM PLN Salurkan Ribuan Hewan Kurban

    Sasar Keluarga Prasejahtera, YBM PLN Salurkan Ribuan Hewan Kurban

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Memperingati Idul Adha 1.444 Hijriah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) menyalurkan hewan kurban sebanyak 952 ekor sapi dan 492 kambing di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan Tebar Berkah Daging dan Kurban (TBDK) 2023 bertema ‘Manfaatnya Sampai ke Pelosok Negeri’, program ini menyasar lebih dari 150 ribu keluarga prasejahtera di seluruh […]

expand_less