Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Membangun dan mengejar mimpi terwujudnya masyarakat Nusa Tenggara Timur bangkit menuju sejahtera maka tidak bisa dengan pola pikir dan pola kerja yang biasa – biasa saja. Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di hadapan para pengurus Ikatan Keluarga Satya Wacana Cabang Kupang di Gedung Gereja Kefas Oetete Kupang, pada Sabtu 23 November 2019.

“Sekian lama Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu provinsi yang paling tidak diminati oleh sekian banyak orang untuk dikunjungi, karena dari semua aspek sangat tertinggal jauh dari provinsi lain di Indonesia. Diberi label sebagai provinsi termiskin ketiga di Indonesia, urutan ketiga terbawah juga sistem pendidikannya dan juga indeks pembangunan manusianya sangat rendah. Sebagai Gubernur saya mau agar kesalahan sekecil apa pun harus segera diperbaiki, karena kalau dibiarkan maka kesalahan itu akan mendarah daging dan menjadi suatu kebiasaan,” ujar Gubernur Viktor.

Lanjut Gubernur, “Hal ini yang telah terjadi di Nusa Tenggara Timur. Terkadang orang mengatakan bahwa Gubernur NTT saat ini sangat kasar, tidak menghargai orang ketika berbicara, keputusan yang diambil pun terkadang di luar kewajaran. Tapi itulah terapi yang harus diambil untuk mengeluarkan masyarakat NTT dari kemiskinan,” ungkap Gubernur VBL.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat bertemu dan bertatap muka dengan Pengurus Ikatan Keluarga Satya Wacana Cabang Kupang

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini juga sangat menyayangkan apabila masyarakat mengeluh soal panas yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.

“Terkadang orang bilang panas yang berkepanjangan adalah musibah. Tidak seperti itu. Karena dengan panas yang ada di Nusa Tenggara Timur adalah modal terbesar bagi provinsi ini untuk menghasilkan produk – produk pertanian dengan kualitas yang baik, karena proses fotosintesis terjadi karena adanya panas matahari. Tinggal bagaimana kita mengolah airnya dengan baik,” jelas Gubernur.

“Dan khusus masalah air, di masa kepemimpinan saya sebagai gubernur saat ini, tidak akan ada proyek bangun jembatan. Yang ada adalah bagaimana kita membendung air sebanyak mungkin di setiap aliran sungai pada musim hujan, sehingga fungsinya menjadi ganda, selain agar kendaraan juga bisa melintas, maka air yang ditahan itu akan dimanfaatkan pada musim kemarau, baik pertaniannya, peternakan maupun perikanan,” ungkap Viktor Laiskodat.

Gubernur juga mengatakan bahwa dengan teknologi yang sudah canggih saat ini, sebenarnya mampu dimanfaatkan secara baik untuk kemakmuran rakyat. Salah satu contoh sederhana adalah saat ini sudah ada mesin yang dalam waktu sekian detik mampu merubah air laut menjadi air bersih dan air yang sangat aman dikonsumsi oleh manusia.

“Kiranya dengan teknologi yang akan terus kita kembangkan, mampu mengeluarkan masyarakat Nusa Tenggara Timur dari setiap kekurangan, karena sebagai Gubernur saya adalah orang yang paling bertanggungjawab mewujudkan masyarakat NTT Bangkit menuju Sejahtera,” tandas Gubernur.

Sementara itu, sesepuh IKASATYA Cabang Kupang Ir.Esthon Funay dalam arahannya selain mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur, juga mengatakan bahwa IKASATYA Cabang Kupang siap mendukung setiap program yang telah dibuat. Dan salah satunya menurut Esthon adalah siap melestarikan tenun ikat Nusa Tenggara Timur, sehingga mampu meningkatkan ekonomi para pengrajin.(*)

Sumber berita (*/Sam Babys–Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase) Foto utama oleh Polce Amalo-media indonesia

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3.511 Keluarga Kurang Mampu di NTT Bakal Dapat Listrik PLN

    3.511 Keluarga Kurang Mampu di NTT Bakal Dapat Listrik PLN

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli akan menyalurkan bantuan penyambungan listrik untuk 3.511 kepala keluarga kurang mampu di Nusa Tenggara Timur secara bertahap sepanjang tahun 2022. Program ini merupakan salah satu upaya PLN dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Indonesia. Salah satu desa yang mendapatkan sambungan listrik […]

  • Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, gardaindonesia.id | Bencana puting beliung makin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan puting beliung disebabkan ada perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidaksatabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan bencana puting beliung melanda Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek […]

  • Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

    Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) Periode 2019 dilaksanakan pada Kamis, 28 November 2019 pukul 19.00 WITA—selesai di Aula Hotel Aston Kupang. Sebanyak 209 mahasiswa/mahasiswi menjalani yudisium dan bakal diwisuda pada Sabtu, 30 November 2019. Ketua Jurusan Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng. di hadapan […]

  • Pigai Minta Gubernur NTT Data Warga Miskin Pasca Bunuh Diri Anak SD

    Pigai Minta Gubernur NTT Data Warga Miskin Pasca Bunuh Diri Anak SD

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Loading

    Pigai menilai masalah administrasi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi negara dalam melayani warga miskin. Lanjutnya, Mendagri Tito Karnavian telah memerintahkan kepala daerah untuk menertibkan administrasi kependudukan agar kasus serupa tidak terulang.   Jakarta | Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena mengeluarkan surat edaran untuk mengidentifikasi masyarakat miskin […]

  • Kantor Keagenan Tugu Mandiri Hadir di Larantuka Nusa Tenggara Timur

    Kantor Keagenan Tugu Mandiri Hadir di Larantuka Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka-Flotim, Garda Indonesia | PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (Tugu Mandiri) terus mengembangkan pasar individu dengan merambah Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur; dengan membuka kantor keagenan dan memasarkan beragam produk unggulan yang sesuai kebutuhan pasar, yakni produk unit link TMPiower Link dengan pemasaran sistim jaringan In4Link. Berlokasi di Kompleks Ruko […]

  • Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    • calendar_month Sen, 20 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Tanah bagi masyarakat; memiliki makna multidimensional, karena tanah tidak saja mengandung aspek fisik, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, budaya, politik dan aspek hukum. Dari sisi ekonomi, tanah merupakan sarana produksi yang dapat mendatangkan kesejahteraan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Yudi Kurniadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Kakanwil, Erwyn F. […]

expand_less