Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Nelayan Tablolong Dapat ‘Electrifying Marine’ dari PLN UIP Nusra

Nelayan Tablolong Dapat ‘Electrifying Marine’ dari PLN UIP Nusra

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Loading

Selain bantuan cold storage, PLN UIP Nusra juga memberikan sejumlah bantuan lain di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, antara lain bantuan penyediaan bibit unggul kultur jaringan rumput laut, serta program sudut baca pesisir.

 

Kupang | Guna mendorong pemanfaatan energi listrik pada sektor kelautan dan perikanan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berada dekat dengan proyek pembangunan PLN yakni program electrifiying marine kepada nelayan di Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Melalui program tersebut, PLN UIP Nusra menyalurkan bantuan 4 unit cold storage, 4 pasang meteran listrik 1300 VA untuk rumah nelayan, dan juga pelatihan peningkatan keterampilan kelompok nelayan.

Selain bantuan cold storage, PT PLN (Persero) UIP Nusra juga memberikan sejumlah bantuan lain di Desa Tablolong, antara lain bantuan penyediaan bibit unggul kultur jaringan rumput laut, serta program sudut baca pesisir.

Bantuan kepada kelompok nelayan ini disalurkan melalui mitra kerja Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang.

Mewakili Kepala Desa Tablolong, Sekretaris Desa, Ferdinand Hanuk, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan program yang diberikan. Ia berharap PLN dapat terus hadir dan memberikan perhatian pada kesejahteraan warga Desa Tablolong.

“Dengan adanya cold storage, para nelayan bisa menjaga kualitas hasil tangkapannya sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar. Kami berharap bantuan ini dijaga dan dikelola dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ferdinand.

Bantuan Rumah Sudut Baca dari PLN UIP Nusra

Program TJSL PT PLN (Persero) UIP Nusra di Desa Tablolong ini, kata Ferdinand, telah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Dengan adanya pendampingan dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang, diharapkan kelompok nelayan penerima bantuan bisa semakin mandiri dan produktif.

“Semoga kita bisa terus bersinergi dan bantuan untuk Desa Tablolong ini dapat berkelanjutan. PLN boleh terus peduli dengan kami di Tablolong dengan cara cara yang inovatif sehingga kehadiran PLN benar-benar mendatangkan dampak pertumbuhan ekonomi di Desa Tablolong,” kata Ferdinand.

Salah satu ketua kelompok nelayan penerima bantuan, Durasik Madar, mengungkapkan terima kasih kepada PLN dan Politeknik Kupang yang senantiasa menaruh perhatian pada kelompok masyarakat pesisir Desa Tablolong.

“Bantuan ini menyentuh kebutuhan dasar kami sebagai nelayan yang memang memerlukan freezer besar untuk penyimpanan. Semoga bantuan dari PLN dan Politeknik Kupang tidak pernah terputus kepada kami, masyarakat pesisir,” ucap Durasik.

Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3, Kasirun, mengatakan bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan ikan nelayan sekitar. “Dengan adanya cold storage, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama dalam kondisi segar sehingga nilai jualnya bisa meningkat,” katanya.

Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan program Electrifying Marine adalah bentuk komitmen PLN dalam membantu masyarakat yang berada di dekat proyek pembangunan PLN untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan dengan biaya yang lebih efisien serta mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya nelayan di NTT.

“Harapan kami bantuan ini bisa dipergunakan sebaik-baiknya sesuai semangat awal untuk membangun perekonomian di Desa Tablolong. Sehingga ke depannya Nelayan di NTT mampu memiliki kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar GM Rizki.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doni Monardo : Covid-19 Bukan Rekayasa, Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

    Doni Monardo : Covid-19 Bukan Rekayasa, Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dengan tegas mengatakan bahwa Covid-19 bukan sebuah rekayasa atau konspirasi yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu. Hal itu disampaikan Doni ketika memberi arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jawa Timur di Surabaya, pada Kamis, 16 Juli 2020. “Covid-19 […]

  • Dirut PLN Kawal Sistem Kelistrikan KTT ASEAN Via Command Center

    Dirut PLN Kawal Sistem Kelistrikan KTT ASEAN Via Command Center

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengawal langsung sistem kelistrikan lokasi perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT ASEAN) melalui pos komando atau command center kelistrikan di Labuan Bajo. Via command center kelistrikan ini, penyaluran listrik mulai dari pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi, hingga kondisi uninterruptible power supply (UPS) bisa dipantau […]

  • Politeknik Negeri Kupang & National Yunlin University Taiwan Jalin Kerja Sama

    Politeknik Negeri Kupang & National Yunlin University Taiwan Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan National Yunlin University of Techology and Science Douliu Taiwan  (YunTech) dalam bidang Double Degree Program, Join Degree Program, Student Exchange, dan Visiting Profesor. Hal ini disampaikan oleh Pudir III Politeknik Negeri Kupang, Peter D Samadara,SE.,MM., pada Jumat, 2 Agustus 2019, kepada […]

  • Pegawai OJK Dilarang Terima Suap dan Gratifikasi

    Pegawai OJK Dilarang Terima Suap dan Gratifikasi

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan melarang semua pegawainya terlibat dalam praktik penyuapan, termasuk menerima gratifikasi saat menjalankan tugas dan fungsinya dengan selalu menjunjung tinggi kode etik dan taat pada ketentuan yang berlaku. OJK juga berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip tata kelola yang baik termasuk tentang anti penyuapan dan anti-gratifikasi sesuai dengan sistem manajemen […]

  • Prabowo Perintah Kapolri Naikkan Pangkat Polisi Korban Demo

    Prabowo Perintah Kapolri Naikkan Pangkat Polisi Korban Demo

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan ada 43 orang yang mengalami luka-luka akibat kericuhan, terdiri dari 40 anggota Polri dan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 17 orang masih dirawat di RS Polri, dengan kondisi beragam.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa bagi para anggota Polri yang […]

  • Aceh Resmi Minta Bantuan Dunia Internasional

    Aceh Resmi Minta Bantuan Dunia Internasional

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Loading

    Mualem sepertinya “geram” dengan pemerintah pusat. Para profesor Aceh sampai kirim surat terbuka ke Prabowo. Status darurat nasional dianggap masih belum penting. Dengan sikap gagah, Sang Gubernur Aceh secara resmi minta bantuan internasional. Aceh akhirnya melakukan sesuatu yang oleh sebagian orang disebut “berani”, oleh sebagian lain disebut “nekat”, dan oleh warga pengungsian disebut “alhamdulillah, akhirnya […]

expand_less