Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » “Opa & Oma Melantai “ dalam Ajang Lomba Dansa Lansia

“Opa & Oma Melantai “ dalam Ajang Lomba Dansa Lansia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 23 Agu 2018
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, gardaindonesia.id – Masih dalam suasana kemeriahan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI dan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-22; Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggelar Perdana Lomba Dansa Lansia (Lanjut Usia) Tingkat Kota Kupang, Kamis/23 Agustus 2018, pukul 09.00 wita-Selesai.

Mengambil tempat di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Suasana ajang Lomba Dansa Lansia ditata menyerupai suasana “Pub Country “ dengan tatanan lampu dan alunan musik dansa.

Para pasangan dansa lansia menampilkan kreasi gerak dansa memukau, Meski usia mereka lanjut dan gerak mereka tidak selincah pasangan dansa muda, namun dapat memukau para tamu undangan dan penonton yang memadati ajang lomba dansa.

Ketua Panitia, Kabag Kesra Pemkot Kupang, Ritha Lay, mengatakan, Lomba Dansa Lansia diikuti oleh 18 Pasangan Dansa dengan kisaran umur 55 tahun keatas, berasal dari perwakilan dari 51 kelurahan dan 6 Kecamatan yang ada di Kota Kupang. “Namun belum semua kelurahan ikut berpatisipasi, karena pasangan dansa lansia tidak saling melengkapi,” terang Ritha.

Kenapa melibatkan Lansia dalam perayaaan HUT Ke-73 RI, Ritha Lay memberikan alasan, Karena beberapa kegiatan telah melibatkan anak-anak dan remaja, Sehingga saat ini melibatkan para lansia; yang sebenarnya punya potensi, ide, dan konsep untuk berpartisipasi dalam pembangunan; sekaligus untuk mempererat hubungan dengan pemerintah kota.

“Ketahanan tubuh lansia tidak memungkinkan namun punya ide dan konsep. Karena Itu, kami tumbuhkan motivasi bagi para muda,“ungkap Ritha.

Dewan Juri berasal dari kalangan profesional terdiri dari Polo Letik, Kakak Jack, dan Fatma; akhirnya memutuskan para penampil terbaik yakni Penampil Terbaik Pertama diraih oleh Peserta no 01 yakni Rosmini Mesakh dan Yapi Amalo, terbaik kedua no 14, ketiga no 04, keempat no 12, kelima no 16, keenam no 06, dan peserta favorit no 17.

“Penilaian penampil terbaik terdiri dari keserasaian, gerakan dan irama, ekspresi, penguasaan arena, penampilan secara keseluruhan termasuk busana. Semuanya tercakup dalam wirasa, wirama dan wiraga, “ujar Ketua Dewan Juri Lomba Dansa Lansia, Polo Letik kepada wartawan media Ini usai pengumuman dan penyerahan hadiah dan Piala oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Nyonya Herman Man. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Pertamina Patra Niaga : Distribusi BBM Lancar

    Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Pertamina Patra Niaga : Distribusi BBM Lancar

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Ahad Rahedi Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan letusan Gunung Lewotobi yang terjadi sore tadi tidak mempengaruhi kegiatan penyaluran distribusi BBM.   Maumere | Pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang disertai awan panas di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 17 Juni 2025 pukul 17.35 Wita. Tim Pertamina Patra […]

  • Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

    Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 335 mahasiswa yang percaya pada perubahan, mereka yang tetap teguh dalam proses migrasi Universitas PGRI ke UPG 1945 NTT, bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2018 di Hotel Cahaya Bapa Kupang. Proses penomoran ijazah nasional bagi 335 calon wisudawan dari Kemenristek DIKTI telah diperoleh UPG 1945 NTT sesuai dengan Surat […]

  • NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Indeks Potensi Desa (Podes) 2018 di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Podes 2018 dilaksanakan menjelang Sensus Penduduk 2020. Siklus Podes 3 kali setiap 10 tahun (2011, 2014, dan 2018). Tujuan Pendataan Potensi Desa(Podes) dapat diperoleh Indeks Potensi Desa (IPD) dan klasifikasi/ tipologi desa yakni Desa Mandiri, Desa Berkembang dan Desa Tertinggal. […]

  • dr Herman Man : Istri ASN Harus Jamu, Jari dan Jati

    dr Herman Man : Istri ASN Harus Jamu, Jari dan Jati

    • calendar_month Ming, 13 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam acara puncak hari ulang tahun (HUT) Ke–21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang, pada Jumat, 11 Desember 2020, Wali Kota Kupang, dr. Herman Man saat menyampaikan sambutan, mengatakan bahwa sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia dan mitra strategis pemerintah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan dapat semakin berperan […]

  • Publik Soal Hukuman Mati Ferdy Sambo, Ini Respons Kejagung

    Publik Soal Hukuman Mati Ferdy Sambo, Ini Respons Kejagung

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati oleh Majelis Pengadilan Negeri Jakarta pada Senin, 13 Februari 2023. Vonis tersebut mengundang reaksi beragam dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan ihwal pidana mati sekaligus hukuman 20 tahun penjara pada terdakwa Putri Candrawathi serta 15 tahun penjara untuk terdakwa Kuat […]

  • Tiga Jenderal Turun Lapangan Cari DPO Teroris Poso

    Tiga Jenderal Turun Lapangan Cari DPO Teroris Poso

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Poso, Garda Indonesia | Patroli bermotor diikuti tiga jenderal tersebut menyisir beberapa perkampungan di wilayah Kecamatan Poso Pesisir Selatan (PPS), selain untuk menyapa warga sekaligus untuk mencari keberadaan 6 (enam) orang sisa DPO teroris Poso pimpinan Ali Kalora. Ketiga jenderal tersebut bahkan rela untuk bermalam di pos sekat yang biasa ditempati personil TNI Polri yang […]

expand_less