Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » “Pagelaran Budaya“ Warnai HUT Ke-58 Jemaat Imanuel Batukadera

“Pagelaran Budaya“ Warnai HUT Ke-58 Jemaat Imanuel Batukadera

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Jemaat GMIT Imanuel Batukadera Ke-58; Panitia perayaan menggelar Pentas Seni Budaya yang melibatkan jemaat dari unsur etnis/suku Alor, Rote, Sabu, dan Timor.

Dengan perpaduan berbagai pentas budaya berupa tarian, lagu, perayaan HUT Ke-58 Jemaat GMIT Imanuel Batukadera, diramu dalam bingkai budaya nan unik dan menarik dengan melibatkan semua jemaat dari berbagai etnis/suku.

Mengambil lokasi di halaman pastori Gereja GMIT Imanuel Batukadera, Jumat/31 Agustus 2018 petang, perayaan HUT Ke-58 diawali dengan ibadat syukur, dilanjutkan pemotongan tumpeng, sekapur sirih, dan hiburan lagu rohani serta tarian daerah.

Dengan mengusung tema, “Jemaat Imanuel Batukadera Bersyukur dan Siap Berbagi “, sekitar 1.200 jemaat memadati areal pastori dengan mempersembahkan tari-tarian dan nyanyian rohani berbalut budaya.

Semua penampilan Jemaat GMIT Imanuel Batukadera disiarkan langsung oleh RrI Program 4 dengan melibatkan semua personil Pro 4 RRI Kupang.

Koordinator Pelaksana Hari Raya Gerejawi Jemaat Imanuel Batukadera Kota Kupang, Pnt.Martha D Alomau-Nahak kepada gardaindonesia.id menyampaikan Gereja harus punya kepedulian dengan budaya, masyarakat yang berbudaya lebih gampang menerima apa yang disampaikan; Gereja tidak bisa dipertentangkan dengan budaya.

“Kami tampilkan konsep budaya karena jemaat punya potensi untuk tampil. Sehingga ada rasa senang untuk mencintai budaya sendiri,“terang Martha.

Ketua Majelis Jemaat Imanuel Batukadera, Pdt Adolvina Doko Hege,STh., menyampaikan bahwa Jemaat Imanuel Batukadera (JIB) selalu hidup rukun dengan tetangga dan sebagai saudara. Jemaat mendiami Gereja Imanuel Batukadera berasal dari suku Alor, Rote, Sabu dan Timor.

“Gereja selalu mengakomodir budaya namun selalu kritis. Budaya sebagai jati diri berasal dari suku masing-masing harus dipelihara dengan bangga,“ ungkap Pdt Adolvina.

“Jemaat Imanuel Batukadera tinggal ditengah-tengah masyarakat beda agama namun hidup rukun. Kami juga mau bermitra dengan pemerintah karena medan pelayanan sama yakni jemaat dan masyarakat. Apa yang menjadi tanggung jawab bersama, mari kita kerjakan bersama, “pinta Pdt Adolvina (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Mahasiswa KKN Undana, Kel.Merdeka & Tode Kisar Optimalisasi Layanan

    Terima Mahasiswa KKN Undana, Kel.Merdeka & Tode Kisar Optimalisasi Layanan

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak tanggal 8—13 Juli 2019, Mahasiswa KKN Undana sebanyak 3.004 disebar dan akan menempati lokasi di 13 kab/kota dan 15 lokasi kampus dan didampingi 1 (satu) orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Seperti sebaran Mahasiswa KKN Undana di lokasi Kota Kupang yakni di Kelurahan Merdeka dan Tode Kisar. Para mahasiswa KKN […]

  • Gubernur Koster Kecewa; Substansi Suratnya Salah Dieksplanasi

    Gubernur Koster Kecewa; Substansi Suratnya Salah Dieksplanasi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, gardaindonesia.id | Surat Gubernur Bali terkait Penertiban Usaha Pariwisata dibelokkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang ditengarai memiliki tujuan politis. Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan ada pihak yang ingin membelokkan substansi / salah eksplani (tafsir) surat Gubernur Bali terkait penutupan perusahaan yang melanggar aturan. “Kemungkinan untuk tujuan politis sebagaimana muncul di Medsos,” jelas Gubernur Koster dikonfirmasi […]

  • Bank India Belajar ‘Smart Branch’ Bank NTT

    Bank India Belajar ‘Smart Branch’ Bank NTT

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | A Subsidiary of State Bank of India (SBI) atau Kantor Cabang Bank India di Indonesia studi banding ke PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT pada Senin, 22 Januari 2024. Kunjungan perwakilan bank terbesar di India yang bermarkas di Jakarta ini untuk memahami lebih dalam penerapan sistem […]

  • Pulau di Indonesia Dijual Online, Termasuk Pulau Sumba

    Pulau di Indonesia Dijual Online, Termasuk Pulau Sumba

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Mengherankan, Pulau Sumba yang notabene merupakan wilayah besar dengan beberapa kabupaten di dalamnya, juga dicantumkan sebagai bagian dari properti yang “bisa dibeli”, seolah-olah seluruh wilayah tersebut tidak berdaulat.   Jakarta | Publik dibuat geger setelah sebuah situs luar negeri, International Private Island Online, kedapatan menawarkan 5 (lima) pulau di Indonesia untuk dijual secara online. Situs […]

  • Beredar Pemboikotan JNE di Media Sosial, Ini Respons ASPERINDO

    Beredar Pemboikotan JNE di Media Sosial, Ini Respons ASPERINDO

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | ASPERINDO (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia), Asosiasi dari 354 perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos dan logistik atau kurir berizin dengan lebih dari 50.000 titik layanan di seluruh Indonesia, di mana JNE menjadi salah satu anggotanya, menanggapi dari sudut pandang Asosiasi berkaitan dengan adanya topik yang viral saat […]

  • Tiga Kota Dingin Ekstrem di NTT, Rata-rata Suhu 10–12°C

    Tiga Kota Dingin Ekstrem di NTT, Rata-rata Suhu 10–12°C

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Suhu dingin pada malam hari di NTT diakibatkan karena monsoon Australia mulai aktif, monsoon Australia ini aktif pada April hingga Oktober yang identik dengan musim kemarau, namun berbeda dengan tiga kota di NTT.   NTT | Di Nusa Tenggara Timur (NTT), suhu dingin ekstrem memang tidak seperti di daerah pegunungan Jawa atau Papua, tapi ada […]

expand_less