Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pakar Tantang Aparat Periksa Luhut Terkait Toba Pulp Picu Banjir Sumatra

Pakar Tantang Aparat Periksa Luhut Terkait Toba Pulp Picu Banjir Sumatra

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Loading

Pernyataan itu disampaikan I Wayan Titib Sulaksana menanggapi desakan aktivis lingkungan agar aparat penegak hukum memeriksa Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.

 

Jakarta | Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga, I Wayan Titib Sulaksana, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia menekankan hukum tidak boleh tebang pilih dengan hanya menyasar masyarakat kecil sementara pejabat negara terbebas dari proses hukum.

Pernyataan itu disampaikan Titib kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026 saat menanggapi desakan aktivis lingkungan agar aparat penegak hukum memeriksa Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.

Desakan tersebut berkaitan dengan dugaan keterlibatan PT Toba Pulp Lestari Tbk dalam banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Titib mengingatkan prinsip persamaan di hadapan hukum telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, siapa pun yang patut diduga terlibat dalam kejahatan lingkungan wajib diperiksa tanpa melihat jabatan atau kekuasaan.

Ia menyebut bola kini berada di tangan aparat penegak hukum untuk menunjukkan keberanian dan independensi.

Sebelumnya, Juru Kampanye Pantau Gambut, Putra Saptian, mendesak Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan Kejaksaan Agung memeriksa Luhut terkait polemik saham di PT TPL.

Putra menilai pemeriksaan penting dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya kepemilikan langsung maupun tidak langsung, termasuk kemungkinan sebagai penerima manfaat. Ia menyebut dalam banyak kasus kejahatan lingkungan, kepemilikan kerap disamarkan melalui skema nominee dan jaringan bisnis.

Putra menegaskan jika terbukti aktivitas PT TPL berkontribusi pada banjir, perusahaan dan pihak terkait dapat dijerat pidana berdasarkan UU Lingkungan Hidup dan UU Kehutanan.

Sementara itu, Luhut melalui juru bicaranya membantah keras memiliki afiliasi atau keterlibatan dengan PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Manajemen PT TPL juga menepis tuduhan perusakan lingkungan dan mengklaim seluruh operasional telah sesuai izin serta prinsip pengelolaan hutan lestari.(*)

 

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1 Kasus Positif Covid-19 di Timor Tengah Utara, Mahasiswa Kuliah di Semarang

    1 Kasus Positif Covid-19 di Timor Tengah Utara, Mahasiswa Kuliah di Semarang

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam keterangan pers pada Kamis, 9 Juli 2020 menyampaikan dari hasil pemeriksaan 46 sampel swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof.W..Z. Johannes Kupang dan 2 sampel swab diperiksa menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Manggarai Barat, diperoleh […]

  • PLN UIP Nusra Latih SMK di Manggarai Konversi Motor Listrik

    PLN UIP Nusra Latih SMK di Manggarai Konversi Motor Listrik

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melebarkan cakupan program pelatihan konversi motor BBM ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai persiapan akselerasi transisi energi di wilayah Nusa Tenggara. Usai menghelat pelatihan serupa bagi guru dan siswa di SMKN 3 Mataram, kini, PT PLN (Persero) menggandeng SMK Santo Aloisius […]

  • 22 Gubernur Tersangkut Korupsi, KPK Ingatkan Kementan Perkuat Integritas

    22 Gubernur Tersangkut Korupsi, KPK Ingatkan Kementan Perkuat Integritas

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPP) Firli Bahuri mengingatkan kepada jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) untuk memperkuat integritas dalam setiap langkah pelaksanaan tugas. “Karena integritas lah yang bisa mencegah, mengurangi dan mengurungkan niat untuk melakukan korupsi,” ujar Firli dalam sambutan kegiatan Executive Briefing ‘pembekalan antikorupsi’ di Gedung Merah Putih KPK, pada […]

  • Angka Stunting Tinggi di NTT; Daulat Samosir : Manfaatkan Faskes dengan Baik

    Angka Stunting Tinggi di NTT; Daulat Samosir : Manfaatkan Faskes dengan Baik

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masalah stunting menjadi fokus pemerintah saat ini, mengingat tingginya angka stunting di NTT, sehingga memerlukan penanganan yang lebih intensif. Menurut dr. Daulat Samosir, untuk mengatasi hal tersebut, harus dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan baik. Hal tersebut disampaikan di ruang kerjanya di BNN Provinsi NTT, Jumat 9 Agustus 2019. Menurutnya, pemanfaatan […]

  • Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi 2026, Diskon Transportasi Hingga Bantuan Pangan

    Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi 2026, Diskon Transportasi Hingga Bantuan Pangan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Loading

    Tak hanya pemberian stimulus ekonomi berupa diskon transportasi, pemerintah juga memperkuat daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.   Jakarta | Pemerintah resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi pertama tahun 2026 menjelang bulan Ramadan dan libur Idulfitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari […]

  • Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inflasi pada Mei 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran, dimana kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 0,04 persen Dan, Kelompok Sandang alami kenaikan sebesar 0,42 persen dan transpor sebesar 1,68 persen. Sedangkan 4 (empat) kelompok yang mengalami penurunan yakni […]

expand_less