Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pandji Pragiwaksono Dikecam Gegara Jadikan Adat Toraja Candaan

Pandji Pragiwaksono Dikecam Gegara Jadikan Adat Toraja Candaan

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

Loading

Pernyataan Pandji itu memicu kemarahan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Ketua PMTI Makassar, Amson Padolo, menilai materi tersebut tidak pantas dan melukai hati masyarakat Toraja.

 

Toraja | Komika Pandji Pragiwaksono menuai kecaman setelah potongan video stand up comedy-nya yang menyinggung adat Toraja, Rambu Solo, viral di media sosial. Dalam video itu, Pandji menyebut banyak warga Toraja jatuh miskin karena memaksakan diri menghelat pesta kematian, bahkan menggambarkan jenazah keluarga yang belum dimakamkan dibiarkan di ruang tamu, tepat di depan televisi.

“Di Toraja, kalau ada keluarga yang meninggal pemakaman pakai pesta yang mahal sekali. Bahkan banyak orang Toraja yang jatuh miskin habis bikin pesta untuk pemakaman keluarganya,” ujar Pandji dalam video tersebut.

“Dan banyak yang ga punya duit untuk pemakaman, akhirnya jenazahnya dibiarkan begitu saja. Ini praktik umum. Jenazahnya ditaruh saja di ruang TV di ruang tamu begitu. Kalau untuk keluarganya sih biasa saja ya, tapi kalau ada yang bertamu kan bingung ya. Menonton apa pun di TV berasa horor,” lanjutnya disambut tawa penonton.

Pernyataan Pandji itu memicu kemarahan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Ketua PMTI Makassar, Amson Padolo, menilai materi tersebut tidak pantas dan melukai hati masyarakat Toraja.

“Kami sangat menyayangkan seorang tokoh publik berpendidikan seperti Pandji menjadikan adat Toraja sebagai bahan lelucon,” kata Amson, dikutip dari detikSulsel, Senin, 3 November 2025.

Amson menegaskan ada dua hal yang menyinggung masyarakat Toraja. “Pertama, pernyataannya bahwa banyak warga Toraja jatuh miskin karena pesta adat. Kedua, anggapan bahwa jenazah disimpan di ruang tamu atau depan TV. Itu tidak benar dan sangat menyinggung,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam tradisi Toraja, jenazah disemayamkan di ruang khusus jika keluarga belum siap menghelat Rambu Solo, bukan di ruang tamu.

“Sementara, kalau keluarga memang belum mampu, akan ada kesepakatan bersama untuk memakamkan. Tidak pernah ada yang menaruh jenazah di depan TV,” terangnya.

Amson menuntut Pandji bertanggung jawab moral dan meminta maaf secara terbuka. “Kami menuntut Pandji meminta maaf secara terbuka. Ini bukan hanya soal satu suku, tapi pelajaran bagi semua pihak agar tidak seenaknya mempermainkan budaya orang lain, sekalipun dalam konteks humor,” ujarnya.

Menurutnya, humor seharusnya digunakan untuk membangun kesadaran, bukan memperkuat stereotip. “Tidak semua hal bisa dijadikan bahan tertawaan. Bagi kami, ini bukan lucu, ini menyakitkan. Apalagi diucapkan oleh publik figur,” ucap Amson.

Ia menegaskan bahwa Rambu Solo bukan pesta kemewahan, melainkan penghormatan terakhir bagi yang meninggal. “Esensi Rambu Solo itu penghormatan kepada orang tua atau kerabat yang telah meninggal. Ini adalah bentuk akulturasi antara ajaran Aluk Todolo dan nilai kekristenan. Bukan soal pesta atau kemewahan, tapi rasa hormat dan cinta kasih,” tuturnya.

Amson juga menyoroti bahwa budaya Toraja telah mendunia dan bahkan UNESCO menempatkan kawasan Toraja sebagai warisan budaya takbenda dunia.

“Pandji seharusnya memahami konteks ini sebelum melontarkan candaan yang justru melukai perasaan banyak orang,” tambahnya.

Kecaman serupa datang dari Anggota Komisi I DPR RI, Frederik Kalalembang, yang menyayangkan isi candaan Pandji. “Kalau benar video tersebut, sangat disayangkan karena bisa merembet ke mana-mana. Apalagi dijadikan guyonan atau olok-olokan. Kita tunggu saja keterangan resmi dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Frederik mengatakan akan mengundang Pandji untuk memberikan klarifikasi. Ia menegaskan tidak ada orang Toraja yang jatuh miskin karena adat. “Tidak ada orang Toraja menjadi miskin karena menghargai leluhurnya dan memegang teguh adat,” katanya.

“Kalau dikatakan horor, itu karena melihat sepihak. Apakah orang tua kita yang ada di rumah menantikan acara pelepasan harus ditakuti? Tentu tidak,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, juga turut mengecam. “Ini sesuatu yang benar-benar menyinggung kami orang Toraja. Jadi ini harus menjadi pembelajaran dan perenungan bagi pekerja seni, khususnya pelawak atau komika,” ujarnya.

Frederik menilai Pandji seharusnya melakukan riset sebelum membawakan materi tentang budaya. “Di Indonesia ada Kementerian Kebudayaan, itu menunjukkan penghargaan yang tinggi terhadap budaya, maka jangan jadikan budaya bahan lelucon,” tegasnya.

Ia bahkan mengundang Pandji datang langsung ke Toraja Utara untuk memahami adat secara benar. “Kami di Toraja Utara mengundang Pandji ke Toraja Utara supaya lebih mengenal budaya Toraja daripada keliru menyampaikan. Saya siap mengajak berkeliling, tidak benar bahwa kami seram,” ujarnya.

Hingga kini, Pandji Pragiwaksono belum memberikan klarifikasi atau permintaan maaf atas desakan masyarakat dan pejabat Toraja.(*)

 

 

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang di NTT Bakal Reda, Ini Pendorongnya

    Angin Kencang di NTT Bakal Reda, Ini Pendorongnya

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin Kencang yang mendera wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak Jumat, 31 Mei 2019 hingga kini menyebabkan tertundanya pelayaran kapal laut menuju ke Pulau Rote dan Sabu dan pulau lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur Angin kencang disebabkan adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara Australia berkisar 1035 mb dan […]

  • HUT ke-58 Bank NTT dalam Pandemi Mencapai Kinerja Positif

    HUT ke-58 Bank NTT dalam Pandemi Mencapai Kinerja Positif

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) pada Jumat, 17 Juli 2020, dilaksanakan di halaman Kantor Pusat Bank NTT di Jalan W. J. Lalamentik; dihelat dalam suasana tatanan normal baru atau new normal dengan mengedepankan protokol kesehatan. Pantauan Garda Indonesia, acara yang dimulai pada […]

  • Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Minggu/17 Maret 2019, sejak pukul 06.00 WIB, kurang lebih 400 orang anak telah berkumpul di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum. Seragam putih bertuliskan “Kampanye Aman untuk Anak” dipakai hampir seluruh anak yang hadir. Kedatangan mereka bukan untuk terlibat dalam kampanye politik. Melainkan, hadir untuk menyuarakan perlindungan anak dari penyalahgunaan dalam kegiatan […]

  • Akhir 2020, JNE Kupang Rayakan Natal dengan Anak Panti Asuhan Alma

    Akhir 2020, JNE Kupang Rayakan Natal dengan Anak Panti Asuhan Alma

    • calendar_month Sab, 19 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kegiatan rutin di setiap akhir tahun dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), maka JNE Kupang menghelat Natal bersama Anak Disabilitas di Panti Asuhan Alma (Yayasan Bhakti Luhur) Baumata pada Kamis, 17 Desember 2020 dan di Panti Asuhan Alma Oebufu pada Jumat, 18 Desember 2020. […]

  • Ombudsman : BBM Bersubsidi Tak Boleh Diperjualbelikan

    Ombudsman : BBM Bersubsidi Tak Boleh Diperjualbelikan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Sesuai kebijakan BPH Migas, sejak Oktober 2023, SPBU selaku penyalur tidak lagi melayani penyaluran BBM bersubsidi untuk para sub penyalur. Pertamina diminta selalu menjaga ketersediaan stok BBM bersubsidi di SPBU agar tidak kosong.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mencermati keluhan warga dari beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

  • Dinas Peternakan Belu Kenalkan Teknologi Silase, Jaga Stok Pakan Saat Kemarau

    Dinas Peternakan Belu Kenalkan Teknologi Silase, Jaga Stok Pakan Saat Kemarau

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Antisipasi anomali cuaca maupun perubahan musim hujan ke musim kemarau, menjadi penting bagi peternak yang memelihara ternak seperti sapi, kambing dan domba untuk menjaga ketersediaan pakan ternak karena terbatasnya rerumputan pada musim kemarau di wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melimpahnya hijauan pada musim hujan merupakan suatu kesempatan bagi […]

expand_less