Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pasar Lili Kabupaten Kupang Jadi Pasar Digital di Era Bupati Yosef Lede

Pasar Lili Kabupaten Kupang Jadi Pasar Digital di Era Bupati Yosef Lede

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Lima bulan sebelumnya pada tanggal 14 Maret 2025, Bupati Kupang, Yosef Lede dan Wakil Bupati Kupang, Aurumi Titu Eki, meninjau bangunan Pasar Lili yang tidak terpakai, dan pasar hewan yang juga berlokasi di Pasar Lili.

 

Kupang | Bupati Kupang, Yosef Lede bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, Perwakilan Majelis Sinode GMIT, Pdt. Yefta Sanam, Pemimpin Cabang BNI Kota Kupang, Carolus I Nyoman Mariadi, dan Pemimpin Cabang Bank NTT Oelamasi, Eduard Hede meresmikan Pasar Digital Lili pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Lima bulan sebelumnya pada tanggal 14 Maret 2025, Bupati Kupang, Yosef Lede dan Wakil Bupati Kupang, Aurumi Titu Eki, meninjau bangunan Pasar Lili yang tidak terpakai, dan pasar hewan yang juga berlokasi di Pasar Lili.

Bupati Yosef Lede menekankan, Pasar Lili akan dijadikan pasar harian bukan pasar mingguan guna memaksimalkan roda perekonomian berputar setiap hari di daerah strategis, seperti daerah Pasar Lili. Ia meyakini Pasar Lili yang beroperasi setiap hari akan ramai dikunjungi dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

Yosef Lede mengatakan, Pasar Lili yang sudah dibangun dengan dana besar harus dikelola dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat, jangan dibiarkan mangkrak. Kemudian tercetus menjadikan Pasar Lili sebagai pasar digital yang bertujuan mempercepat ekosistem digital di pasar sebagai salah satu sentra ekonomi masyarakat.

Peluncuran Pasar Digital Lili ini diharapkan dapat menjadi program yang efektif dalam memberikan kemudahan bagi pedagang dan juga pembeli di pasar melalui transaksi elektronik, utamanya menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Pada momentum ini diresmikan 50 pedagang yang telah memiliki alat pembayaran baru secara digital melalui QRIS dan terbuka akan akses keuangan karena telah menjadi nasabah perbankan. Selain itu para pedagang yang kini telah memiliki mobile banking juga dapat melakukan pemenuhan kewajiban retribusinya melalui QRIS.

Peluncuran Pasar Digital Lili Kabupaten Kupang secara bersama-sama. Foto : tim BINTT

Pelecut digitalisasi informasi harga pangan pun dilakukan, telah dipasang panel harga digital yang menampilkan harga pangan setiap harinya. Dan untuk mempermudah pedagang dan pembeli terhadap akses transaksi keuangan seperti setor/tarik tunai, transfer, dan lainnya, diluncurkan juga Agen Bank yang beroperasi di Pasar Lili.

“Harapannya, hal ini dapat terus dikembangkan dengan memperbanyak pembukaan rekening bagi pedagang di Pasar Lili, sehingga terbukanya akses yang semakin luas kepada keuangan digital dan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keamanan dalam proses pembayaran” Ucap Didiet Aditya dalam sambutannya sembari menekankan penggunaan QRIS juga diharapkan dapat mengoptimalkan pungutan retribusi daerah yang bermuara pada meningkatnya pendapatan asli daerah Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang, Yos Lede dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi ini adalah sebuah keharusan, karena mau tidak mau, suka tidak suka kita semua perlu untuk beralih kepada dunia digital seiring dengan perkembangan jaman khususnya pada sektor keuangan.

Ia juga berharap hal baik ini tidak hanya dilakukan di Pasar Lili saja, namun juga di seluruh pasar di Kabupaten Kupang.

Ke depannya, Bank Indonesia senantiasa menjalin sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait untuk terus mendorong dan meningkatkan akseptasi pembayaran non tunai dalam bertransaksi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi NTT pada umumnya.(*)

Sumber (*/tim BINTT + ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pro Kontra Hak Politik Eks Napi di Pilkada 2024, Ini Kata Firman Wijaya

    Pro Kontra Hak Politik Eks Napi di Pilkada 2024, Ini Kata Firman Wijaya

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Isu mengenai pencabutan hak politik bagi mantan narapidana pejabat politik belakangan ramai diperbincangkan. Situasi ini tidak lepas dari menyongsong momentum politik elektoral untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dihelat pada November 2024. Tidak sedikit yang setuju atau sebaliknya menolak terkait adanya keputusan pencabutan hak politik eks napi tersebut yang dinilai berdasarkan sudut […]

  • MK Unjuk Gigi Dinilai Selamatkan Demokrasi Indonesia

    MK Unjuk Gigi Dinilai Selamatkan Demokrasi Indonesia

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan Partai Buruh dan Partai Gelora untuk sebagian terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Dalam Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 tersebut, Mahkamah juga memberikan rincian ambang batas yang harus dipenuhi partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu untuk dapat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah (gubernur, bupati, dan wali kota). Putusan […]

  • Bantu Sesama, Bersama Bank NTT Donor Plasma Darah dan Raih Suvenir

    Bantu Sesama, Bersama Bank NTT Donor Plasma Darah dan Raih Suvenir

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, OJK Perwakilan NTT dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) menghelat aksi kemanusiaan berupa donor plasma darah pada Jumat, 26 Februari 2021 yang menurut rencana bakal dilangsungkan di lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT di Jalan W J Lalamentik, Kota Kupang. […]

  • ‘Hela Keta’ Tradisi Orang Timor Tengah Utara

    ‘Hela Keta’ Tradisi Orang Timor Tengah Utara

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Hela Keta adalah sebutan bahasa Dawan Timor yang bermakna “buka jalan”. Hela Keta merupakan tradisi adat  istiadat orang Timor di wilayah administratif Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). ‘Hela Keta’ sering diartikan oleh tua-tua adat sebagai simbol yang memiliki makna yang besar. Makna yang penting itu, sebagai […]

  • Pandji Pragiwaksono Dikecam Gegara Jadikan Adat Toraja Candaan

    Pandji Pragiwaksono Dikecam Gegara Jadikan Adat Toraja Candaan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Loading

    Pernyataan Pandji itu memicu kemarahan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Ketua PMTI Makassar, Amson Padolo, menilai materi tersebut tidak pantas dan melukai hati masyarakat Toraja.   Toraja | Komika Pandji Pragiwaksono menuai kecaman setelah potongan video stand up comedy-nya yang menyinggung adat Toraja, Rambu Solo, viral di media sosial. Dalam video itu, Pandji menyebut banyak […]

  • Garuda Sakti Atambua 2024, Rupiah Berdaulat di Batas RI-Tiles

    Garuda Sakti Atambua 2024, Rupiah Berdaulat di Batas RI-Tiles

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menghelat edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan sistem pembayaran digital di Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini merupakan rangkaian “Gerakan Rupiah Berdaulat di Perbatasan Negeri” (GARUDA SAKTI) Atambua dilaksanakan tanggal 6—10 Agustus 2024 di Kota Atambua. GARUDA SAKTI Atambua 2024 […]

expand_less