Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Pemberitaan Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik

Pemberitaan Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (Rabu, 19 Juni 2019) mengatakan, anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dari pemberitaan negatif agar dapat tumbuh dengan wajar. Sesuai amanat Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, media massa turut serta memberikan perlindungan bagi anak.

“Anak merupakan pilar utama bagi masa depan bangsa. Membangun dan mempersiapkan anak sebagai generasi selanjutnya itu wajib. Termasuk menciptakan atmosfir positif melalui tulisan yang bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat dan anak-anak. Jika anak itu tumbuh dengan baik, maka media punya kontribusi dalam pembentukan anak menjadi orang baik,” ujar Mohammad Nuh.

Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Media Ramah Anak merupakan kerjasama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan Dewan Pers serta tindak lanjut dari diterbitkannya Pedoman Pemberitaan Ramah Anak pada Februari 2019 lalu. Mohammad Nuh juga menambahkan, pentingnya pedoman pemberitaan agar tidak ada persepsi sendiri yang dilakukan media dalam memberitakan anak.

Deputi Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan

Deputi Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan yang mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengajak agar seluruh insan media dapat menghasilkan produk jurnalistik yang ramah anak. 12 bulir dalam Pedoman Pemberitaan Ramah Anak dinilai mampu mendorong komunitas pers menghasilkan berita yang bernuansa positif, berempati, dan bertujuan melindungi anak.

“Media massa juga memiliki kewajiban untuk melakukan upaya perlindungan bagi anak, salah satunya dengan mewujudkan pemberitaan yang ramah anak. Pemberitaan tentang anak hendaknya tetap memperhatikan hak-hak dan kepentingan terbaik anak serta menghindari anak dari pelabelan. Perangkat kebijakan berupa pedoman ini sebagai dasar untuk kita sama-sama melindungi anak serta mengupayakan pemberitaan dan media ramah anak,” jelas Deputi Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan.

Di sisi lain, Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA. Nahar yang mengisi diskusi menekankan bahwa media hendaknya tidak mengangkat sisi yang dapat menutup masa depan anak seperti pelabelan dan diskriminasi dalam pemberitaan yang berkaitan dengan anak. Melainkan media mampu menghadirkan solusi.

“Baik anak sebagai korban, pelaku ataupun saksi, semua anak yang berhadapan dengan hukum merupakan korban. Dengan mengikuti pedoman ini dalam memberitakan kasus yang melibat anak, media secara langsung telah turut melindungi anak dan memastikan anak-anak tersebut tidak memiliki masa depan yang lebih berat,” ujar Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pompa Hidram SPK Dinikmati Warga Desa Panama Lembata

    Pompa Hidram SPK Dinikmati Warga Desa Panama Lembata

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata | Calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) memanfaatkan masa kampanye dengan turun menyapa masyarakat hingga ke pedalaman. Tekad kuat purnawirawan TNI berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) ini untuk menyejahterakan seluruh masyarakat, membuatnya tak mengenal lelah dan telah mengunjungi banyak desa di seantero NTT. Namun jangan salah, hal ini memang sudah terbiasa […]

  • Hujan Jadi Teman 25 Ribu Warga TTS Deklarasi SIAGA

    Hujan Jadi Teman 25 Ribu Warga TTS Deklarasi SIAGA

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Lebih kurang 25 ribu warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memadati lapangan Puspenmas Kota Soe untuk berjumpa dengan putra kebanggaan yang akan bertarung di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024. Puluhan ribu masyarakat yang datang dari berbagai pelosok-pelosok desa di TTS hadir di deklarasi akbar paket calon gubernur dan […]

  • Dukung Belu Sehat & Berkarakter, Bupati Taolin Apresiasi Langkah BRI

    Dukung Belu Sehat & Berkarakter, Bupati Taolin Apresiasi Langkah BRI

    • calendar_month Ming, 20 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Daerah Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi lembaga perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu yang sehat dan kompetitif, yang mana selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat untuk jajaran tingkat bawah agar terus mengimbau masyarakat dalam memperhatikan penggunaan keuangan untuk hal-hal […]

  • Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dua pekan lalu tepatnya 29 Februari 2020, Ketua KPK Firli Bahuri hadir pada sebuah acara puisi yang diadakan oleh Stasiun Radio Republik Indonesia ( RRI), dalam sebuah gelaran Seni VS Korupsi, yang mana pada kesempatan tersebut Ketua KPK Firli Bahuri membawakan sebuah puisi. Dalam sambutan singkatnya, sebagaimana dituturkan ketua KPK Firli […]

  • Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Komnas Perempuan mendapatkan berbagai pengaduan dari masyarakat tentang maraknya pemberitaan prostitusi online yang terjadi khususnya yang melibatkan artis. Protes masyarakat menyatakan bahwa pemberitaan yang terjadi sangat sewenang-wenang dan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban beserta keluarganya. Selain nama, wajah juga disebutkan keluarga mereka. Komnas Perempuan telah melakukan sejumlah pemantauan dan […]

  • Kominfo & Dewan Pers Bentuk Satgas Penanganan Berita Bohong

    Kominfo & Dewan Pers Bentuk Satgas Penanganan Berita Bohong

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Dewan Pers melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk membentuk satgas dalam menangani berbagai konten negatif dalam bentuk berita bohong agar tidak beredar luas di jaringan internet dan mudah diakses masyarakat. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan peran Kementerian Kominfo dalam satuan tugas (satgas) […]

expand_less