Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.

 

Manggarai | Sekelompok anak muda di Kampung Raci, Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menghelat aksi pengumpulan uang receh untuk memperbaiki ruas jalan yang telah mengalami kerusakan sangat parah selama bertahun-tahun. Inisiatif sekelompok anak-anak muda muncul setelah jalan tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah.

Kerusakan jalan ini menghubungkan ketiga desa di antaranya; Desa Golo Woi, Latung dan Golo Lanak. Selain itu, jalan tersebut merupakan jalur akses utama menuju ibu kota Kecamatan Cibal Barat.

Meskipun jalan tersebut telah mengalami kerusakan sangat parah selama bertahun-tahun. Akan tetapi Pemda Manggarai terkesan tutup mata dan mengabaikan jeritan masyarakat.

Pantauan media ini di Lapangan pada Kamis, 28 Agustus 2025, terlihat sekelompok anak muda yang sedang melakukan perbaikan ruas jalan yang nampak seperti kali mati. Sementara salah satu dari mereka memegang kardus bertulisan Mie Sedap Goreng, menahan setiap pengendara yang lewat jalan tersebut meminta uang receh.

Hasil dari sumbangan setiap para pengguna yang lewat pun dipergunakan untuk pengadaan material berjenis semen.

Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.

Menurut Jefri, ketimbang kita berpangku tangan dan terus berharap uluran tangan pemerintah, anak-anak muda akhirnya berinisiatif memperbaiki jalan secara swadaya. Perbaikan jalan dilakukan seperti melapisi dengan adukan semen atau cor. “Sudah bertahu-tahun kami hidup dalam keadaan seperti ini. Kami sudah bosan menikmati infrastruktur fasilitasi umum yang dibangun oleh pemerintah seperti kali mati ini. Kami nyaris jatuh akibat jalan tidak dikerjakan pemerintah. Ini jalan Provinsi NTT.” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 28 Agustus 2025 di lokasi itu.

“Setiap hari kami melintasi jalan dengan yang sudah rusak parah ini. Setiap hari pula kami jungkir balik. Dan terancam kehilangan nyawa. Kami sudah bosan dengan keadaan seperti ini,” imbuhnya.

Jefri menjelaskan, berkat sumbangan setiap pengendara roda dua (motor) maupun roda empat (mobil) yang melintasi jalan tersebut, mereka dapat memperbaiki jalan.

Dikatakan Jefri, dalam penggalangan dana untuk perbaikan jalan tidak menentukan standar, tetapi tergantung kebaikan dari setiap pengendara. “Jadi berapa pun mereka kasih ya kami terima. Ada yang kasih seribu (Rp1000) kami tetap terima. Nah itu uang mereka kasih seadanya mereka,” terangnya.

Pengguna jalan saat melintas

Ia membeberkan, masyarakat dari 132 desa dan 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai, sejauh memiliki kerinduan besar akan jalan yang baik, namun kerinduan itu pun tak kunjung sampai hingga saat ini.

Hal ini mencerminkan pemerintah Kabupaten Manggarai sejauh ini terus mengabaikan jeritan masyarakat atas kehancuran infrastruktur jalan yang menghubungkan antara Kampung, antara desa, Kecamatan, hingga Kabupaten.

Kata dia, hampir semua infrastruktur fasilitas umum seperti jalan di Kabupaten Manggarai, itu jalan provinsi, maupun kabupaten di setiap kecamatan, semuanya mirip dengan kali mati saat musim kemarau. Sedangkan pada saat musim hujan tiba nanti akan nampak puluhan kumbangan kerbau yang dibangun oleh Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, sebagai bentuk mewujudkan misi membangun Manggarai sejahtera.

Katanya, dalam perbaikan jalan secara swadaya pemerintah setempat maupun Kecamatan apalagi pemerintah kabupaten, tidak ada sepeser pun memberikan sumbangan. Padahal setiap hari mereka melintas jalan itu.

“Tidak ada sumbangan dari pemerintah. Pengadaan material benar-benar murni sumbangan para pengendara yang melewat tadi. Benar Kaka tidak ada dari pemerintah ini murni sumbangan para pengendara,” ungkapnya.

“Jalan ini diperbaiki dengan cara menggalang dana. Dan hasil Galang dana ini kami langsung beli material. Kami sudah berapa kali beli semen tadi ini yang keempat sak sudah semen uang hasil sumbangan dari pengendara yang lewat,” sambungnya.

Ia menuturkan, inisiatif ini bermula keprihatinan mereka masing-masing dan sering kali melihat pengendara yang nyaris terjatuh. Dikarenakan melihat kondisi kerusakan jalan yang semaki parah dan kerap memicu kecelakaan serta menghambat aktivitas warga. Mereka satu-persatu saling mengajak untuk memperbaiki dengan cara swadaya. Sementara untuk dana pengadaan material melakukan aksi penggalan secara sukarela.

“Dari pada kami protes dan mengeluh dengan pemerintahan yang kemudian tidak ada hasilnya, mendingan kami protes secara diam-diam dengan kerja seperti ini dan ada hasilnya. Pemerintah itu lama sekali prosesnya” cetusnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk menarik perhatian pemerintah yang terkesan mengabaikan jeritan rakyat.(*)

Sumber (*/Ferdy Daud)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Lili Kabupaten Kupang Jadi Pasar Digital di Era Bupati Yosef Lede

    Pasar Lili Kabupaten Kupang Jadi Pasar Digital di Era Bupati Yosef Lede

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Lima bulan sebelumnya pada tanggal 14 Maret 2025, Bupati Kupang, Yosef Lede dan Wakil Bupati Kupang, Aurumi Titu Eki, meninjau bangunan Pasar Lili yang tidak terpakai, dan pasar hewan yang juga berlokasi di Pasar Lili.   Kupang | Bupati Kupang, Yosef Lede bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, Perwakilan […]

  • Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang | Putri Suku Oburauw, Papua Barat tampak bersemangat mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2024 yang dihelat Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Lin, sapaan akrabnya Putri Suku Oburauw mengaku selalu ingat pesan orang tua tentang analogi ‘busur panah’. “Kebetulan saya anak pertama. Satu pesan yang sering diberikan orang […]

  • Rizieq Shihab Serahkan Diri? Dijepit Ketat dan Ditinggal Bohir

    Rizieq Shihab Serahkan Diri? Dijepit Ketat dan Ditinggal Bohir

    • calendar_month Sab, 12 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ninoy N Karundeng Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dijepit dari segala penjuru oleh Polri, Densus 88, TNI, Brimob, dan tim khusus pemburu. Dengan muka penuh ketakutan MRS berniat untuk datang ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 12 Desember 2020. Peristiwa ini disebabkan oleh sikap tegas Polda Metro Jaya. Ketika pengacara datang, dengan gagahnya minta […]

  • Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Pesepeda Tour De Entente etape 8 disambut masyarakat Kabupaten Ngada dengan tarian Ja’i bersama yang dibawakan oleh 1001 penari dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER ) Flores Bajawa dan SMA Regina Pacis di Lapangan Kartini, Bajawa.   Bajawa | Etape kedelapan Tour De EnTeTe yang melintasi jalur Ende menuju Bajawa hari ini, Jumat, 19 September 2025, […]

  • Kisah Kasih AB, NB dan BW

    Kisah Kasih AB, NB dan BW

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny Siregar Saya itu senang menganalisis sesuatu berdasarkan kepingan-kepingan informasi kemudian menyusunnya menjadi sebuah gambar besar. Kesenangan ini membuahkan sebuah analisa yang kadang berguna untuk melihat pola apa yang sedang dipakai oleh sebuah kelompok. Dan lumayan berhasil ketika menggambarkan “niat” kelompok demo saat 411 dan 212. Tulisan saya bisa selangkah di depan gerakan mereka. […]

  • Presiden Jokowi Pakai Jas Hujan Pemberian Warga Saat di Lokasi Longsor

    Presiden Jokowi Pakai Jas Hujan Pemberian Warga Saat di Lokasi Longsor

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Ada peristiwa unik saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Harkat Jaya, salah satu desa yang menjadi korban bencana longsor dan banjir di Kecamatan Sukajaya, Bogor, pada Selasa, 7 Januari 2020 pagi. Presiden Jokowi sempat mengenakan jas hujan pemberian warga saat akan meninjau lokasi longsor di desa tersebut saat hujan turun. […]

expand_less