Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia |
Kebangkitan ekonomi dapat diwujudkan dengan menggerakkan sektor riil melalui kelembagaan yang menjadi penciri Indonesia yaitu koperasi. Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) adalah provinsi yang memiliki jumlah anggota koperasi terbesar di Indonesia sebanyak 4.202 unit (52%), dengan jumlah yang aktif 3.846 unit (91,52%), dan jumlah anggota 2.158.059 orang (data per Agustus 2020).

Permasalahan yang dihadapi koperasi pada umumnya adalah pengelolaan yang tidak akuntabel, jaringan koperasi terbatas pada komunitas anggota, tidak mampu menghasilkan sisa hasil usaha (SHU) secara transparan. Kondisi ini mendorong perlunya transformasi pengelolaan koperasi menjadi koperasi digital.

Pada level nasional, koperasi yang masuk dalam ekosistem digital masih sangat rendah yaitu 906 koperasi (0,73% dari 123 ribu koperasi aktif). Pada level pemerintah provinsi (Pemprov) NTT, terdapat 9 koperasi yang melaksanakan kerjasama digital dan 6 koperasi yang dalam proses digital.

Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnaketrans), Provinsi NTT, Sylvia Pekudjawang menyampaikan tekad dan kesiapan Pemprov NTT untuk melakukan digitalisasi koperasi agar lebih transparan dan akuntabel. “Dengan kondisi jumlah anggota koperasi yang terbesar di Indonesia, Pemprov NTT mematok target 1.000 koperasi go digital pada tahun 2021,“ ujar Sylvia sembari menjelaskan bahwa Diskopnaketrans akan bekerjasama dengan Koperasi Kayana Reswara Nitya (Koperasi KEREN) yang merupakan koperasi digital nasional dengan sistem informasi yang sangat mendukung target digitalisasi koperasi di NTT.

Staf Khusus (Stafsus) Gubernur NTT bidang ekonomi dan akuntabilitas publik, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si, Ak, CA, CMA, QIA, CFrA., mendampingi proses go digital koperasi NTT menyampaikan bahwa tahap pertama yang harus dilakukan adalah melakukan identifikasi data koperasi yang siap go digital, dilanjutkan tahap berikutnya adalah migrasi data ke platform Koperasi KEREN yang sudah berbasis android.

Proses pendampingan dan pelatihan untuk koperasi go digital, Intiyas Utami,
menjadi penting agar kesadaran penggunaan aplikasi terjaga dengan konsisten. Intiyas menyatakan bahwa Pemprov NTT dapat menjaga akuntabilitas publik dengan memonitor kesehatan koperasi dengan aplikasi digital. Dengan akuntabilitas publik yang baik akan meningkatkan kepercayaan anggota masyarakat melakukan aktivitas ekonomi dengan koperasi dan akan mempercepat program NTT bangkit.

Dalam webinar antara Diskopnaketrans dengan Koperasi KEREN pada Jumat, 20 November 2020, Ketua Umum Koperasi KEREN, Prof. J.W. Saputro memaparkan bahwa Koperasi KEREN memiliki teknologi informasi digital yang digunakan untuk: 1) sistem pembayaran telepon, listrik, pajak, transfer, isi pulsa, isi saldo ovo, go pay, dan lain-lain; 2) sistem supply chain (rantai pasok) yang memungkinkan penjualan digital (e-commerce) antar koperasi dilakukan; 3) financing (pendanaan) yang memastikan proses penyaluran kredit dari bank dapat dikendalikan oleh pengurus koperasi dengan menggunakan aplikasi koperasi digital ini.

Keberadaan ekosistem koperasi NTT yang berbasis digital, tandas Prof. J.W. Saputro, mampu secara inklusif membangkitkan ekonomi antar anggota koperasi dan intra koperasi baik di level provinsi NTT maupun secara nasional.

Sementara, Yulianto dari tim Koperasi KEREN menambahkan bahwa platform koperasi KRN memungkinkan terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli secara digital, dan dengan cepat dan akurat perhitungan Sisa Hasil Usaha dapat dihasilkan secara real time.

Pengurus koperasi pun, terang Yulianto,
dapat mengetahui perkembangan operasional koperasi dengan cepat, bahkan dapat melakukan e-RAT (electronic Rapat Anggota Tahunan) secara efektif dan efisien. Digitalisasi koperasi mengurangi konflik dalam anggota dan dengan pengurus karena laporan keuangan disajikan dengan akuntabel.

“Program Koperasi KEREN satu padu Pemprov NTT merupakan satu lompatan yang dapat digunakan berbagai jenis mitra, baik petani, UMKM, karyawan, pedagang, mahasiswa, pelajar untuk menjadi bagian dari pemulihan ekonomi nasional yang berbasis digital,” urai Yulianto. (*)

Sumber berita dan foto (*/Diskopnaketrans), Provinsi NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Digital Bank NTT Terus Bertransformasi

    Layanan Digital Bank NTT Terus Bertransformasi

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Jika ditanya seperti apa kondisi Bank NTT hari ini dalam menjalankan layanan perbankan, maka sudah bisa dipastikan bahwa bank kebanggaan milik masyarakat NTT ini sedang dalam kondisi prima. Bahkan, Bank NTT kian mapan menatap era digitalisasi layanan perbankan. Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu, menegaskan hal itu di […]

  • Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Persidangan kasus pembunuhan Brigadir Joshua semakin hari menunjukkan eskalasi dan tensi meninggi. Bagaimana tidak, fakta yang luput dari perhatian publik muncul dalam even persidangan yang menampilkan kesan bahwa 2 hari menjelang pembunuhan Joshua itu tidak tampak masalah bahkan begitu hangat hubungan dengan para ajudan. “Momen anniversarry seolah memberi sinyal kuat Ferdy […]

  • BERBALUT PAHIKUNG SUMBA, Ayodhia Melintasi Catwalk Istana Berbatik

    BERBALUT PAHIKUNG SUMBA, Ayodhia Melintasi Catwalk Istana Berbatik

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Minggu, 1 Oktober 2023, bertempat di Istana Merdeka Jakarta, dihelat acara Istana Berbatik untuk memperingati Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober. Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar melalui acara ini dapat menumbuhkan juga meningkatkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap batik. “Melalui Istana Berbatik malam ini yang […]

  • Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Tambah Daya Hanya 202 Ribu

    Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Tambah Daya Hanya 202 Ribu

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menyambut Hari Listrik Nasional ke-76 pada 27 Oktober 2021, PT PLN (Persero) meluncurkan promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1—31 Oktober 2021. Melalui promo ini, pelanggan bisa menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya Rp 202.100. (Dua ratus dua ribu seratus rupiah) Harga spesial ini berlaku […]

  • Menteri Bintang Puspayoga : Sudah Saatnya Perempuan Memimpin

    Menteri Bintang Puspayoga : Sudah Saatnya Perempuan Memimpin

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan sejarah telah membuktikan bahwa perempuan patut diperhitungkan. Jika di masa lalu perempuan hanya dikonstruksikan sebagai pengurus atau pengelola rumah tangga, saat ini tidak sedikit perempuan yang menempati posisi penting dalam berbagai bidang bahkan menjadi pemimpin. “Sudah saatnya perempuan diperhitungkan tidak saja […]

  • Melangkah Pulang

    Melangkah Pulang

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino “…Seperti waktu yang berkata dalam diam, rencana pulang telah memelukku. Semua akan usai, jika waktu memberi izin. Aku berbisik kepada hari ini. Aku, juga tak menyangka, kalau di bening bola matanya, Dia telah menangis dan pulang dengan sukacita…” Seiringnya doa malam, aku kadokan kepada Sang Khalik yang menatapku dengan tenang dan […]

expand_less