Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan anggaran sebesar Rp.60 Miliar untuk penanganan wabah virus corona. Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan jumpa pers usai melakukan Teleconference dengan Presiden Jokowi di Kantor Gubernur Sasando, pada Selasa, 24 Maret 2020.

“Kita siapkan 60 miliar untuk penanganan corona ini. Tadi saya liat ada beberapa provinsi, kita salah satu provinsi yang terbesar dalam alokasi anggaran,” jelas VBL di hadapan puluhan wartawan.

Didampingi Wagub Josef Nae Soi, Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing dan Karo Humas dan Protokol NTT, Jelamu Ardu Marius, VBL menjelaskan sesuai arahan Presiden Jokowi dalam teleconference yang meminta agar seluruh Gubernur mengkaji dan menghitung secara mendalam dampak sosial ekonomi dari virus corona, termasuk mengambil langkah konkret untuk melaksanakan dan fokus terhadap program yang dibutuhkan. Juga melakukan perencanaan kembali terhadap anggaran yang diprioritaskan terhadap dampak akibat virus corona.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat memberikan keterangan pers didampingi oleh Wagub Josef Nae Soi, Sekda Benediktus Polo Maing; dan Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT, Marius Ardu Djelamu

“Khususnya untuk usaha kecil menengah. Bantuan sosial tunai juga disiapkan oleh para gubernur untuk kelompok yang terdampak seperti ini,” jelas VBL.

Menurut Gubernur VBL, salah satu upaya yang dirancang oleh Pemerintah Provinsi untuk bantuan sosial tunai tersebit adalah misalnya dengan cara menanam kelor pada lahan yang disiapkan secara bersama sambil tetap memperhatikan aturan social distancing.

“Kelor tetap kita tanam sambil perhatikan atiran phisical distancing. Kelor kita tanam bersama dalam jumlah banyak sambil tetap memperhitungkan social distancing secara baik. Itu semacam bantuan sosial tunai, mereka tanam kita bayar. Ini sedang kita siapkan, rekayasa-rekayasa ekonomi seperti ini sedang kita desain sehingga tekanan-tekanan ekonomi yang lebih hebat bisa kita hindari,” jelas VBL.

Dana yang dipersiapkan oleh pemerintah Provinsi ini juga dirancang untuk perencanan dalam mengatasi kondisi-kondisi dari ringan sampai berat yang terjadi di provinsi NTT akibat penyebaran virus corona. Langkah seperti apa yang harus diambil, ruangan seperti apa, Alat Perlindungan Diri (APD), dokter dan tenaga medisnya seperti, itu semua telah dihitung.

“Dalam kaitan dengan alat perlengkapan diri (ADP), kita juga diberikan nama dan alamat perusahaan yang memproduksi ADP untuk memesan langsung. Tetapi dari pemerintah pusat telah mengirim ke semua provinsi. Karena NTT masih negatif pasien corona, kita hanya mendapatkan sekitar 500 packs APD dari pemerintah pusat. Dan menurut laporan kepada saya, itu sudah diterima. Kalau masih kurang tentu kita akan memesan lagi,” jelas Gubernur VBL.

Terkait pertanyaan wartawan, apakah dana tersebut juga dipakai untuk insentif bagi tenaga medis, Gubernur menegaskan tentu saja hal itu akan disesuaikan sesuai instruksi presiden.

“Kita lagi hitung itu. Kita akan hitung berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, Serta Pengadaan Barang Dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) atau virus corona untuk menghitung insentif tenaga medis,” pungkas Gubernur.(*)

Sumber berita (*/Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT)
Editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Dubes RDTL-RI, VBL : Kemerdekaan Timor Leste Berkah bagi Orang NTT

    Terima Dubes RDTL-RI, VBL : Kemerdekaan Timor Leste Berkah bagi Orang NTT

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengajak Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) untuk membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kemajuan kedua wilayah yang masih berada dalam satu daratan tersebut. “Pak Dubes kalau berbicara tentang Nusa Tenggara Timur dan RDTL, cara berpikirnya yaitu membangun Pulau Timor bukan membangun dua negara. […]

  • Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 1Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada para pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-22 yang berhasil mendapatkan medali emas dalam laga sepak bola SEA Games 2023. Presiden menilai hal tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat. “Selamat kepada seluruh pemain, atlet, ofisial, semuanya, ini kerja yang bertahun-tahun, yang berkesinambungan […]

  • Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada awak dan tenaga lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, pada Sabtu, 23 Mei 2020 di Taman Nostalgia Kupang. Wali Kota Kupang didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely […]

  • Kadis Dukcapil TTS Apris Manafe Jebol Dokumen Penduduk Hingga ke Desa

    Kadis Dukcapil TTS Apris Manafe Jebol Dokumen Penduduk Hingga ke Desa

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Apris Manafe yang baru saja dilantik beberapa bulan yang lalu, punya banyak gebrakan dengan sistem jemput bola (Jebol) ke desa. Untuk diketahui, Apris Manafe juga melarang stafnya agar tidak membiarkan masyarakat pulang dengan alasan apa pun terkait syarat […]

  • Pastikan ‘Udayana Run’ Berjalan Aman dan Lancar, Kodam IX/Udy Helat TFG

    Pastikan ‘Udayana Run’ Berjalan Aman dan Lancar, Kodam IX/Udy Helat TFG

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Untuk memastikan pelaksanaan Lomba Lari Udayana Run 5K dan 10K yang dihelat pada Minggu, 18 Agustus di 2019 di Kuta Beach, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Maka berbagai langkah persiapan terus dimaksimalkan oleh Kodam IX/Udayana, termasuk menggelar Tactical Floor Game (TFG) TFG merupakan bagian dari sekenario […]

  • 10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Memang betul terjadi penurunan stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan ini adalah nyawa manusia. Jika hanya melihat secara statistik memang penurunannya sudah bagus yaitu sampai pada 21%, akan tetapi jika kita melihat dari jumlah, maka saya merasa sedih karena masih ada 80.909 […]

expand_less