Penantian Belasan Tahun Buruh Harian Lepas Berbuah Nyala Listrik
- account_circle Penulis
- calendar_month Ming, 8 Mar 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar

![]()
Kupang | Suasana haru menyelimuti kediaman Jumadi Lamin (62), seorang buruh harian lepas di RT 027 RW 009, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Tepat pada Rabu, 4 Maret 2026, di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadhan 1447 H, penantian panjang Jumadi selama 13 tahun untuk memiliki listrik mandiri akhirnya terbayar tuntas.
Air mata Jumadi tak terbendung saat menyaksikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT dan jajaran pemerintah setempat, melakukan penyalaan simbolis bantuan listrik gratis. Program bertajuk Light Up The Dream (LUTD) ini serentak menyasar 47 keluarga prasejahtera di seluruh Nusa Tenggara Timur dengan tema “Nyalakan Energi Baru Untuk Semangat Ramadhan Penuh Keberkahan”.
“Tiga belas tahun kami hidup tanpa listrik sendiri. Alhamdullilah, hari ini PLN membantu kami dengan meteran sendiri. Terima kasih PLN,” ujar Jumadi dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca. Selama ini, akses listrik yang stabil hanya menjadi impian yang sulit dijangkau oleh penghasilannya sebagai buruh harian.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa program LUTD bukan sekadar urusan teknis penyambungan kabel, melainkan tentang menyalakan harapan.
“LUTD adalah wujud empati insan PLN untuk menerangi negeri dan mewujudkan mimpi masyarakat. Melalui momentum Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa energi yang kami hadirkan menjadi berkah nyata, sehingga warga yang puluhan tahun dalam kegelapan kini bisa menikmati kehidupan yang lebih layak,” ungkap Eko.

Penyalaan secara simbolis bantuan Penyambungan listrik gratis program LUTD PLN di rumah Bapak Jumadi Lamin oleh Kadis ESDM Provinsi NTT disaksikan GM PLN UIW NTT dan perwakilan Pemkot Kupang. Foto : tim PLN
Eko menegaskan komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan yang inklusif dan berkeadilan. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar akses listrik dapat menjangkau seluruh pelosok NTT tanpa terkecuali.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT, Rosye Maria Hedwine, memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata PLN. Ia mencatat bahwa saat ini Rasio Elektrifikasi di NTT telah mencapai 96,46%.
“Kegiatan hari ini adalah jawaban nyata atas keresahan masyarakat. Kami dari Pemerintah Provinsi juga akan terus bersinergi dengan PLN, termasuk mengalokasikan anggaran untuk membantu pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu hingga target 100% tercapai,” tegas Rosye.
Acara penyalaan ini turut dihadiri oleh Asisten 1 Setda Kota Kupang, Hengki Malelak; PLT Camat Oebobo, Zet Batmalo; Lurah Liliba, Viktor Makoni; serta manajemen PLN UIW NTT,PLN UP3 Kupang dan UP2K Kupang.
Kehadiran listrik mandiri ini diharapkan tidak hanya menerangi rumah-rumah warga secara fisik, tetapi juga membuka pintu peluang ekonomi dan pendidikan yang lebih baik bagi keluarga prasejahtera di NTT, membawa secercah cahaya baru di bulan yang penuh ampunan ini.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar