Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pendidikan Karakter & Nilai Anti Korupsi, Bekal bagi Generasi Muda

Pendidikan Karakter & Nilai Anti Korupsi, Bekal bagi Generasi Muda

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Pendidikan antikorupsi perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Melalui pendidikan antikorupsi inilah, bisa dibentuk generasi yang militan, mulia dalam akhlak dan jujur dalam bekerja”, ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Pernyataan tersebut tertera dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Hukum, Alex Lumba SH,M.Hum, saat membuka Workshop Pendidikan Anti Korupsi di Aula Fernandez, Gedung Sasando, Rabu, 17 Juli 2019.

“Sebagaimana telah diketahui, korupsi di Indonesia semakin kompleks, karena dilakukan secara sistematis dan konstitusional. Untuk itulah Presiden Joko Widodo yang kembali terpilih, berkomitmen lebih serius dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di tanah air. Hal ini dapat kita lihat dalam salah-satu program kerja beliau yang mengedepankan reformasi birokrasi,” sebut Alex.

Lebih lanjut, Alex mengatakan bahwa salah-satu fokus pencegahan korupsi yakni pada pendidikan karakter dan nilai anti korupsi untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Terintegrasi dalam bidang studi dan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

“Untuk menangkal korupsi maka nilai-nilai luhur bangsa serta agama perlu digalakan sejak dini. Internalisasi falsafah Pancasila bagi setiap warga perlu dilakukan, agar tidak bermental buruk,” tambahnya.

“Korupsi bukan budaya bangsa. Budaya bangsa kita adalah nilai etis, sementara korupsi adalah pengingkaran terhadap nilai etis. Langkah strategis untuk memberantas korupsi adalah dengan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan sebagai jati diri bangsa dengan penegakan hukum secara tegas, percepatan program pengentasan kemiskinan, kesejahteraan, pendidikan dan perekonomian. Hal ini harus didukung dengan pemberitaan media massa yang berimbang, mendayagunakan kemitraan dengan tokoh agama, masyarakat, penguatan pengawasan dan kerja sama antar negara,” pungkas Alex.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Guntur Kusmeiyano menjelaskan, beberapa upaya dalam pendidikan anti korupsi pada tingkat pendidikan menengah.

“Pendidikan antikorupsi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Dalam upaya kami pada Pendidikan Anti Korupsi untuk pendidikan menengah telah diadakan modul pendidikan anti korupsi, workshop guru, model pembelajaran anti korupsi, panduan teknis pendidikan anti korupsi dan berbagai media ajar,” jelas Guntur.

Lanjut Guntur, tantangan terbesar kita adalah soal keteladanan. Cukup banyak orang muda terjebak melakukan praktik-praktik koruptif.

“Kita mau agar generasi muda kita memiliki integritas, karakter yang baik. Saat ini, tindakan korupsi bahkan sudah mulai menyentuh anak muda seperti mahasiswa, generasi muda yang sedang mencari jati diri,” jelas Guntur.

Ia juga menjelaskan, strategi pemberantasan korupsi yang diambil KPK melalui upaya penindakan, perbaikan sistem serta pendidikan dan kampanye.

“Ada 9 (sembilan) nilai utama antikorupsi yang harus ditanamkan diantaranya jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil,”ujar Guntur.

“Pendidikan Anti Korupsi pada hakikatnya adalah untuk membentuk sikap, nilai, karakter dan integritas yang bertujuan untuk memiliki perilaku anti korupsi,” tegasnya.

Disebutnya juga bahwa pendidikan anti korupsi yang terus digalang lembaganya merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter dan Peraturan Mendikbud Nomor 20 tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Drs.Benyamin Lola,M.Pd mengatakan pihaknya akan berkoordinasi bersama Biro Hukum, untuk juga membuat regulasi yang mendukung upaya KPK itu, seperti yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (*)

Sumber berita (*/Meldo Nailopo—Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Djawa, pada Rabu, 3 Agustus 2022, ikut hadir bersama juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD 2022, Ni Dewa Agung Ayu Sria Liana Dewi meninjau Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Desa Bour adalah salah satu dari empat desa di Lembata yang mengikuti event paling […]

  • ‘Swab Antigen’ Nyaman dan Terjangkau, Klinik King Care Pilihan Tepat

    ‘Swab Antigen’ Nyaman dan Terjangkau, Klinik King Care Pilihan Tepat

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna memproteksi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari paparan penyebaran corona virus disease (Covid-19), sepatutnya kita melakukan pemeriksaan kesehatan dini, apakah kita telah terpapar atau dalam kondisi sehat? Metode pemeriksaan yang bisa dilakukan guna mendapatkan diagnosis Covid-19 yang lebih akurat dan direferensikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO adalah […]

  • LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng-NTT, Garda Indonesia | Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD) meluncurkan buku yang berjudul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai: Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” di ruangan Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, pada Senin, 27 Juli 2020. Buku yang ditulis oleh pendiri selaku ketua umum LPPKPD, Heribertus Erik San, S.Fil., M.AP. tersebut merupakan […]

  • Sejuta Pohon Setahun, 4.634 Izin Tambang Seumur Hidup

    Sejuta Pohon Setahun, 4.634 Izin Tambang Seumur Hidup

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Anda kalau tengok video di Sibolga itu, ngeri. Ribuan batang kayu gelondongan menerjang apa saja di sungai. Sungai penuh dengan kayu. Kenapa ini terjadi? Negeri ini sudah seperti panggung sulap murahan. Di depan kamera, pejabat berdiri tegap sambil menunduk menanam bibit pohon. “Mari kita hijaukan negeri ini!” katanya. Tepuk tangan terdengar, […]

  • Biro Umum Setda NTT Budidaya Sorgum, Panen Perdana oleh Gubernur VBL

    Biro Umum Setda NTT Budidaya Sorgum, Panen Perdana oleh Gubernur VBL

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Biro Umum Setda NTT bekerja sama dengan Sejati Petani Sorgum Indonesia (Sepasi) menggarap dan menanam Sorgum varian Bioguma 3 di lahan tidur seluas 2 hektar di lokasi helipad samping rumah jabatan Gubernur NTT. Selain di lokasi tersebut, Sorgum juga ditanam di lahan tidur masing-masing 2 hektar di Takari dan Oesain Amarasi, […]

  • TETAP OPTIMAL! Produktivitas Petani Cengkeh Dekat PLTP Ulumbu

    TETAP OPTIMAL! Produktivitas Petani Cengkeh Dekat PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Petani cengkeh di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berdekatan langsung dengan wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu telah melangsungkan panen. Kepala Desa Wewo, Laurensius Langgut, mengatakan aktivitas panen cengkeh para petani di Desa Wewo ini berdampak pada peningkatan peredaran jumlah uang dalam […]

expand_less