Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Merebaknya wabah Covid-19 yang telah menjadi masalah kesehatan dunia, juga menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, anak yang orang tuanya terinfeksi atau meninggal akibat virus covid-19 berpotensi akan kehilangan pengawasan dan pengasuhan inti yang akan berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak.

“Salah satu bentuk kekerasan dan eksploitasi pada anak adalah pengabaian pengasuhan yang menyebabkan anak-anak terlantar. Dinamika kemajuan teknologi dan gaya hidup, perilaku orang-orang dewasa sekitarnya anak terkadang menempatkan anak pada situasi rentan dan perlakuan salah lainnya yang mengabaikan hak-hak anak,” ujar Menteri Bintang dalam Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020.

Menteri Bintang menegaskan dibutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan salah lainnya. Menurut Menteri Bintang, Tim penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) sebagai salah satu lembaga masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra Kemen PPPA dan bersinergi bersama.

“Untuk melindungi anak, kami (pemerintah) tidak bisa melakukan sendiri. 4 (empat) pilar utama pembangunan anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media perlu bergandengan tangan dan komitmen bersama dalam memberi perlindungan serta pengasuhan terbaik bagi anak. Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir ini mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu Kemen PPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat Dasawisma,” tegas Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Menanggapi hal ini, perwakilan Tim penggerak PKK Pusat, Ervina Murniati Yuswandi menyatakan komitmen PKK di seluruh Indonesia mendukung Kemen PPPA dan berperan serta dalam memberdayakan perempuan dan melindungi anak dengan menggerakkan seluruh kader PKK untuk melakukan sosialisasi.

Pentingnya sinergi dan perhatian bersama seluruh elemen masyarakat juga didukung oleh penyanyi sekaligus ibu dari 2 anak, Andien Aisyah. Menurut Andien, untuk membesarkan seorang anak tidak cukup hanya dilakukan oleh orang tua si anak melainkan dibutuhkan tanggung jawab banyak pihak.

Suasana Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020

“Sebuah ungkapan yang menyebut butuh satu kampung untuk membesarkan seorang anak itu benar banget, karena tidak bisa cuma keluarga. Walaupun keluarga itu unit yang paling utama, tapi anak kita akan bergaul dengan banyak anak lain dari latar belakang keluarga yang berbeda. Menjadi tanggung jawab kita semua bukan hanya keluarga tapi lingkungan, masyarakat dan semuanya ikut mempengaruhi,” ujar publik figur yang akrab disapa Andien ini.

Berbicara tentang pengasuhan di masa pandemi Covid-19, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Walau demikian, Atiqoh berharap perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.

“Saya selalu ingatkan kepada ibu-ibu agar jangan lupa bahagia, sisihkan waktu me time (waktu untuk diri sendiri). Jangan pernah merasa bersalah ketika kita menyisihkan waktu satu jam untuk membahagiakan diri sendiri karena energi positifnya nanti akan bisa tertular kepada lingkungan,” kata Atiqoh.

Di sisi lain, Pendiri Yayasan Sejiwa Diena Haryana menjelaskan jika orang tua menghadapi sejumlah tantangan dalam hal pengasuhan di masa pandemi Covid-19, di antaranya meningkatnya kedekatan anak dengan gawai dan internet. Langkah menghadapinya, orang tua perlu menjadi ‘Top of Mind’ bagi anak agar anak mampu menangkal segala tantangan negatif dari luar yang bisa merusak bagi dirinya.

Dalam webinar tersebut, Diena juga membagikan tips agar orang tua menjadi utama di benak anak. “Orang tua harus belajar dan miliki literasi digital yang baik, paham tentang konten-konten di internet, memahami cara-cara mendampingi anak dengan bijak di dunia maya, dan banyak bermain dengan anak, serta mampu mengajak anak berdiskusi dan mengingatkan akan potensi buruk dari adiksi. Buatlah kesepakatan dengan anak sehingga mereka aman di dunia maya, dan upayakan anak mengakses gawai di ruang yang aman dan terlihat, agar anak dapat diawasi dari potensi predator anak dan eksploitasi seksual pada anak,” ujarnya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab di sapa Kak Seto juga membagikan jurus jitu bagi orang tua dalam menghadapi anak di antaranya, komitmen kuat, kompak dengan mitra, peduli pada hak anak, serta tidak pernah berhenti belajar dan tetap menjadi orang tua yang kreatif. Kak Seto meyakini jika relasi positif orang tua dan anak juga harus dibangun.

“Mari jalin relasi yang baik dengan putra dan putri, kembangkan kebiasaan senyum. Ingat, jangan sampai orang tua menghadapi berbagai masalah dan akhirnya konflik berkepanjangan karena anak akan sedih melihat orang tua penuh dengan keributan. Impian anak adalah memiliki rumah yang ramah anak. Anak-anak bukan hanya ingin cerdas atau kreatif, anak-anak juga ingin bahagia,” tutur Kak Seto.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Cek Tagihan Listrik Pascabayar Lewat PLN Mobile

    Cara Cek Tagihan Listrik Pascabayar Lewat PLN Mobile

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) memberi kemudahan bagi pelanggan pascabayar untuk mengecek perkiraan tagihan pemakaian listrik setiap bulan. Melalui fitur Catat Meter secara mandiri yang tersedia di aplikasi PLN Mobile, pelanggan dapat mengetahui perkiraan pemakaian listrik setiap bulannya, sebelum tagihan resmi keluar. “Dengan fitur ini pelanggan dapat mengetahui perkiraan tagihan listrik dan mengontrol […]

  • Influencer Kritik Banjir Sumatra Diteror, Pigai Desak Polisi Usut

    Influencer Kritik Banjir Sumatra Diteror, Pigai Desak Polisi Usut

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Loading

    Pigai mengapresiasi kebebasan berpendapat yang dimanfaatkan influencer untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa kritik di ruang publik kerap bergeser menjadi serangan terhadap individu maupun institusi.   Jakarta | Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai meminta aparat kepolisian mengusut tuntas teror yang menimpa sejumlah influencer setelah mereka mengkritik penanganan banjir Sumatra. Pigai menegaskan […]

  • “Soliditas Umat” Uskup Resmikan Gereja St. Antonius Dari Padua Kelapa Lima

    “Soliditas Umat” Uskup Resmikan Gereja St. Antonius Dari Padua Kelapa Lima

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Semangat gotong royong dan soliditas kelompok umat basis (KUB) dengan semangat kebersamaan dilakukan oleh umat di lingkungan gereja stasi Santo Antonius dari Padua, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Budaya gotong royong umat selalu diutamakan dalam setiap kegiatan gereja. Dimulai dari setiap kelompok umat […]

  • Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Darius Beda Daton Rasanya berat mengharapkan suatu periode pemerintahan berjalan efektif jika ongkos politik secara finansial ketika pemilu begitu tinggi. Biasanya gotong-royong biaya dan itu akan berdampak pada penguasaan proyek, monopoli dagang, dominasi penguasaan arus barang dan jasa serta bagi-bagi jabatan. Begitu yang sudah dikeluarkan, setidaknya begitu pula gantinya. Istilahnya balik modal. Ini […]

  • Pasca-gempa Berpotensi Tsunami di NTT, Gubernur Minta Masyarakat Jangan Panik

    Pasca-gempa Berpotensi Tsunami di NTT, Gubernur Minta Masyarakat Jangan Panik

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) langsung merespons  dengan menghelat konferensi pers di lantai 1 Kantor Gubernur NTT, usai mendengar informasi terkait gempa serta potensi tsunami yang menimpa masyarakat di Pulau Flores dan Lembata pada Selasa siang, 14 Desember 2021. Hadir bersama Gubernur VBL pada kesempatan tersebut, Asisten […]

  • Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Kelompok tua adat masyarakat Gendang Rebak-Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pengembangan PLTP Ulumbu demi memajukan perekonomian masyarakat setempat. Narsisius selaku anak dari “Tua Gendang” kampung Rebak, Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, merasa yakin, bahwa dengan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok, putra daerah khususnya asal Poco Leok bisa […]

expand_less