Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Penginternasionalan Bahasa Indonesia, KBPNTT Helat Diseminasi BIPA

Penginternasionalan Bahasa Indonesia, KBPNTT Helat Diseminasi BIPA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Belu, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (KBPNTT) menghelat diseminasi program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) di Kabupaten Belu pada 22—23 Mei 2023 di Hotel King Star. Dihadiri oleh 30 peserta dari kalangan tenaga pendidik, pegiat bahasa, dan komunitas literasi, bertujuan mendukung program penginternasionalan bahasa Indonesia.

Koordinator Tata Usaha Kantor Bahasa Provinsi NTT, Irwan Alfred Pelondou pada saat itu menekankan pentingnya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 44 ayat 1.

“Pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 44 ayat 1 telah menyampaikan amanat pentingnya peningkatan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami memfasilitasi lembaga penyelenggara program BIPA sebagai salah satu tahapan dalam mencapai tujuan tersebut,” paparnya.

Irwan pun menjelaskan, Badan Bahasa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kampus, diaspora, KBRI dan KJRI, Kementerian Luar Negeri, dan lainnya, untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dalam meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

“Program BIPA menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut. Program ini bertujuan untuk memantapkan fungsi Bahasa Indonesia di dalam negeri, memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara melalui sektor pekerjaan, pendidikan, pelayanan publik, dan ranah strategis lainnya untuk penutur asing di Indonesia,” terangnya.

Selain itu, imbuh Irwan Pellondou, program BIPA juga bertujuan meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia di luar negeri melalui penutur asing di negara-negara tersebut. Salah satu upaya nyata Badan Bahasa dalam menginternasionalisasi Bahasa Indonesia adalah dengan mengusulkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa sidang umum UNESCO, yang telah disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 21 Februari 2023 di Kantor Pusat UNESCO, Paris. Usulan tersebut telah disetujui untuk dibahas dalam Sidang Pleno Dewan Eksekutif dan akan dibawa ke Sidang Umum UNESCO pada November 2023.

Diseminasi BIPA di Belu selama 2 (dua) hari merupakan sosialisasi dan pemasyarakatan program BIPA bagi penyelenggara program BIPA atau lembaga-lembaga yang tertarik melaksanakan pembelajaran BIPA.

“Silakan bapak/ibu mempelajarinya selama dua hari ini dan berdiskusi dengan para narasumber terkait apa saja yang diperlukan dalam pelaksanaan program BIPA. Bapak/Ibu sebagai mitra dan perpanjangan tangan bagi kami Kantor Bahasa Provinsi NTT, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek,” tandas Irwan Pellondou.

Para peserta pun mendapatkan pemaparan lengkap mengenai program-program BIPA, disampaikan oleh Meili Sanny Sinaga, staf Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa Indonesia, serta Fariza Noor Amalia, staf Kantor Bahasa Provinsi NTT. Keduanya menjelaskan berbagai strategi dan metode dalam mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing, serta pentingnya penyebarluasan program BIPA dalam mencapai tujuan penginternasionalan bahasa Indonesia.

Antusiasme para peserta terlihat saat  berpartisipasi. Mereka menyadari bahwa bahasa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bahasa internasional yang diakui secara global. Melalui diseminasi program BIPA, diharapkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahasa Indonesia dapat diperluas ke berbagai negara, sehingga semakin banyak orang yang tertarik dan terampil dalam menggunakan bahasa tersebut.

Kantor Bahasa Provinsi NTT berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan penggunaan dan pemahaman bahasa Indonesia di tingkat internasional. Dengan kerja sama dan partisipasi semua pihak terkait, diharapkan program penginternasionalan bahasa Indonesia melalui Diseminasi Program BIPA ini dapat mencapai hasil yang maksimal.(*)

Sumber (*/tim KBPNTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

    “Buah Naga Pakai Listrik” Petani Kefa Beralih dari Genset ke Listrik PLN

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu, Garda Indonesia | Program Electrifying Agriculture ‘pelistrikan pertanian’ PLN di Kefamenanu menjadi dorongan bagi pelaku usaha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana banyak terdapat lumbung-lumbung bisnis yang dikerjakan oleh masyarakat maupun kelompok tani (Poktan) yang menanam dan mengolah Buah Naga dan Sayur Buncis di masa pandemi Covid-19. Pada […]

  • Wae Rebo Manggarai, Negeri di Atas Awan Warisan Budaya Asia Pasifik

    Wae Rebo Manggarai, Negeri di Atas Awan Warisan Budaya Asia Pasifik

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo kerap dijuluki “negeri di atas awan”. Lanskapnya yang unik membuat para pengunjung serasa berada di dunia lain melayang di antara langit dan bumi.   Manggarai | Tersembunyi di balik deretan pegunungan hijau yang menjulang curam di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, […]

  • ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menghelat gerakan One Man One Kelor Tree ‘satu orang satu pohon kelor’ yang  bertujuan mendukung visi pemerintah daerah membudidayakan Kelor sekaligus ke depannya menjadi identitas NTT. General Manajer PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menekankan bahwa semua tahu Kelor adalah NTT dan nanti NTT identik […]

  • Gubernur Viktor Ajak Masyarakat Sumba Timur Bergerak Maju Bangun NTT

    Gubernur Viktor Ajak Masyarakat Sumba Timur Bergerak Maju Bangun NTT

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Sebuah daerah akan maju apabila pemimpinnya mampu bekerja semangat dalam suatu gerak kerja yang sama, mulai dari tingkat paling rendah sampai ke tingkat paling tinggi. Dengan sistem kerja seperti ini, maka saya yakin NTT akan mampu bergerak maju menuju sejahtera,” ujar Gubernur NTT. Pernyataan Gubernur NTT Viktor Laiskodat tersebut disampaikannya saat […]

  • Gunung Agung Erupsi Level III (Siaga), Bahaya Radius 4 km dari Kawah

    Gunung Agung Erupsi Level III (Siaga), Bahaya Radius 4 km dari Kawah

    • calendar_month Ming, 30 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | Telah terjadi erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali pada tanggal 30 Desember 2018 pukul 04:09 WITA, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 3 menit 8 detik. KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Agung mengatakan saat ini Gunung […]

  • Jokowi, ‘Greenpeace’ dan Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab!

    Jokowi, ‘Greenpeace’ dan Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab!

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Indonesia mau menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari problem dunia. Presiden Joko Widodo bilang, “Indonesia akan dapat berkontribusi lebih cepat bagi net-zero emission dunia, pertanyaannya: seberapa besar kontribusi negara maju untuk kami? Transfer teknologi apa yang bisa diberikan? Ini butuh aksi, butuh implementasi secepatnya!” Itu disampaikannya secara gamblang di depan […]

expand_less