Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
  • visibility 107
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Kuliah kerja nyata (KKN), penelitian, pendidikan perguruan tinggi telah berlangsung sejak lama yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikaitkan dengan isi pengurangan risiko bencana. Demikian dilontarkan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho dalam sesi diskusi bersama SIAP SIAGA, BPBD Provinsi NTT, praktisi kebencanaan dari UPN Veteran Yogyakarta, dan kalangan perguruan tinggi.

NTT, tekan Norman Riwu Kaho, merupakan supermarket bencana yang mana saat ini (Agustus—September, red) sementara dilanda bencana kekeringan dan kebakaran hutan, pada November—April bakal terjadi bencana (banjir, longsor, angin kencang, red) plus bencana yang tak memiliki siklus seperti gempa bumi dan konflik.

Menurut Norman, meski kita hidup di daerah rawan bencana, namun riset dan penelitian, publikasi terkait bencana minim. “Bagaimana orang (pihak terkait) dapat mengambil kebajikan berbasis riset jika publikasi sepi, terkadang dipublikasikan (namun hanya dikonsumsi kalangan sendiri),” ucapnya.

Norman pun menyoroti manfaat kuliah kerja nyata (KKN) perguruan tinggi yang hanya sebatas menyapu kantor desa/kelurahan atau membuat maupun merenovasi papan informasi bagi masyarakat. “Kenapa kita tidak membuat KKK tematik desa tangguh bencana (Destana). NTT memiliki 3.353 desa/kelurahan, baru 8 persen yang menjadi desa tangguh bencana level satu,” ungkapnya.

Kalak BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo saat membeberkan data bencana

Sejurus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kalak BPBD Provinsi NTT), Ambrosius Kodo sebagai narasumber pada sesi diskusi terbatas tersebut merindukan kolaborasi dengan semua pihak guna mewujudkan NTT tangguh bencana termasuk perguruan tinggi. Perguruan tinggi pun memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya peningkatan pengurangan risiko bencana.

“Pengurangan risiko bencana hanya dapat dilakukan dengan pendekatan ilmu dan teknologi,” ujarnya sembari mengilustrasikan fenomena gunung pindah (longsor di Takari, Kabupaten Kupang) diperlukan kajian dari akademisi Undana.

Ambrosius Kodo pun berharap teori dan kajian pengurangan risiko bencana dapat dihasilkan kampus. Pada sesi tersebut, ia membeberkan data dampak bencana alam periode 1 Januari—31 Desember 2022 yakni terjadi 2 kali gempa bumi, karhutla 21 kejadian, banjir 59 kejadian, tanah longsor 45 kejadian, cuaca ekstrem 21 kejadian, angin kencang/puting beliung 15 kejadian, gelombang pasang & abrasi 13 kejadian.

Sementara, Eko Teguh Paripurno, akademisi UPN Veteran Yogyakarta membeberkan best practice kerja Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB) yang disepakati pada 19 November 2008 oleh 17 perguruan tinggi di Indonesia.

Dibeberkan Eko, saat ini ada 60 perguruan tinggi dengan mandat utama mendukung terwujudnya pengurangan risiko bencana yang dilaksanakan secara profesional dan selaras antara ilmu dan teknologi.

“Pembelajaran kebencanaan adalah hal yang tak menarik, namun kami melakukan gerakan perguruan tinggi tangguh bencana (PTTB) dan membuat kajian bencana,” seraya menukil keberadaan kuliah kerja nyata perguruan tinggi yang hanya sekadar “mengecat tembok kuburan”.

Data bencana alam NTT periode 1 Januari — 31 Desember 2022

Selain itu, Lenny Mooy selaku Ketua Kaukus Akademisi Forum PRB NTT menyoroti peluang memasukkan isu pengurangan risiko bencana dalam kurikulum Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).

Dosen Politani Kupang ini pun menyampaikan bahwa saat ini Politeknik Pertanian Negeri Kupang sementara menyiapkan panduan pelaksanaan “Membangun Desa” yakni bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) yang mengasah softskill kemitraan dan kolaborasi lintas disiplin serta leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah desa. BKP Membangun Desa dilaksanakan selama kurun waktu 6—12 bulan diakui 20—40 SKS (sistem kredit semester).

Hadir pada diskusi terbatas yang diinisiasi oleh SIAP SIAGA dan didukung oleh BPBD Provinsi NTT pada Kamis, 3 Agustus 2023 di Palacio Room Aston Hotel Kupang antara lain perwakilan dari Universitas Nusa Cendana, Universitas Muhamadiyah, UPG 1945 NTT, Universitas Katholik Widya Mandira Kupang, Politeknik Pertanian Kupang, media massa, dan lembaga usaha.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Jokowi dan Iriana Ajak Pengawal Makan Malam Bersama

      Jokowi dan Iriana Ajak Pengawal Makan Malam Bersama

      • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 96
      • 0Komentar

      Loading

      Sidoarjo, Garda Indonesia | Hujan gerimis menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, pada Senin malam, 6 Februari 2023. Sesaat setelah tiba, Presiden dan Ibu Iriana langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah makan untuk santap malam. Rangkaian kendaraan Presiden dan Ibu Iriana yang melaju di jalanan Kota […]

    • Kasih Sayang Pangdam III Siliwangi Kepada Warga Puncak Papua

      Kasih Sayang Pangdam III Siliwangi Kepada Warga Puncak Papua

      • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 82
      • 0Komentar

      Loading

      Papua, Garda Indonesia | Kampung Erogobog, Distrik Ilaga terletak di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua menjadi salah satu wilayah yang terbatas dalam pasokan pangan karena akses medan yang sulit, cuaca setiap hari hujan dan jarak yang jauh dari Pasar Ilaga mengakibatkan bahan keperluan sehari-hari harus didatangkan dari luar daerah menggunakan pesawat terbang. Keterbatasan pesawat, pengaruh cuaca […]

    • Pasca-Lebaran, Kasus Covid-19 di Indonesia Relatif Terkendali

      Pasca-Lebaran, Kasus Covid-19 di Indonesia Relatif Terkendali

      • calendar_month Sel, 8 Jun 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 84
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Konfirmasi kasus harian dan kasus aktif Covid-19 secara nasional hingga saat ini masih terkendali. Penyekatan yang dilakukan oleh aparat selama libur Lebaran dan pasca-Lebaran diyakini telah berjalan dengan optimal. Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi […]

    • Sayur Lezat Berbahan Batang Pisang, Jukut Ares Resep dari Bali

      Sayur Lezat Berbahan Batang Pisang, Jukut Ares Resep dari Bali

      • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 254
      • 0Komentar

      Loading

      Selama liburan di Pulau Dewata Bali, makanan khas apa saja yang sudah Anda coba? Ikan Mak Beng, lawar Bali, klepon Bali. Ada satu rekomendasi makanan yang patut Anda coba. Makanan ini jarang dijual di warung maupun restoran. Kecuali usaha kecil yang menjajakan pakai order atau di kampung halaman. Jukut Ares Jukut ares merupakan sayuran dari […]

    • Doni Salmanan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Quotex

      Doni Salmanan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Quotex

      • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 104
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menetapkan Crazy Rich Bandung Doni Salmanan menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) platform Quotex. Penetapan tersebut dilakukan usai polisi melakukan gelar perkara. “Gelar perkara menetapkan atau meningkatkan status yang bersangkutan DS (Doni Salmanan) dari status saksi menjadi tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri […]

    • Kabid Terminal TTS & Kades Oeinlasi Tata Parkir Pasar Oeinlasi

      Kabid Terminal TTS & Kades Oeinlasi Tata Parkir Pasar Oeinlasi

      • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 107
      • 0Komentar

      Loading

      SoE – NTT, Garda Indonesia | Daniel Liu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Terminal, Dinas Perhubungan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memantau penataan parkir kendaraan roda 4 (empat) dan 2 (dua) di Pasar Oeinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan pada Selasa, 15 Februari 2022. Daniel Liu mengungkapkan, bahwa pasar Oeinlasi perlu ditata tempat […]

    expand_less