Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana Kupang melaksanakan Pentas Seni dan Budaya se-FKIP dengan 3 jenis lomba yaitu lomba paduan suara, lomba vokal grup dan juga lomba tarian kreasi.

Kegiatan yang diikuti oleh 31 tim tersebut digelar di Aula Rektorat Lama Undana pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Selain melaksanakan perlombaan, hal menarik lainnya yang dihadirkan dalam kegiatan akbar tahun tersebut adalah pameran kain tenun adat dari semua daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Rumah Adat Lopo dari Pulau Timor.

Tidak hanya menampilkan kekayaan budaya NTT, pada gelaran kegiatan seni yang mempertemukan seluruh mahasiswa FKIP dari semua tingkatan tersebut juga menghadirkan miniatur karya mahasiswa FKIP dan juga live sketsa oleh dua orang mahasiswa FKIP Undana.

Ketua BEM FKIP Undana, Yeter Tety kepada media ini mengatakan bahwa tujuan dihadirkannya Lopo sebagai salah satu rumah adat khas Pulau Timor sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebudayaan di NTT yang mana akhir-akhir tergerus oleh arus globalisasi.

“Dengan menghadirkan Lopo pada kegiatan ini, mahasiswa bisa mengetahui jenis-jenis rumah adat di NTT khususnya di Timor”, ujar mahasiswa mantan Ketua HMJ MIPA tahun 2018 itu.

Dirinya menjelaskan bahwa Lopo memiliki banyak sekali fungsi namun saat ini tidak ditemukan lagi di Pulau Timor, kecuali di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). “Fungsi Lopo sebagai tempat beristirahat bagi tamu yang berkunjung, sebelum masuk ke rumah utama masyarakat asli Timor,” jelas Yeter.

Selain itu, fungsi lain dari Lopo sebagai tempat berkumpul para tua-tua adat untuk membicarakan hal-hal yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. “Lopo sebagai tempat perkumpulan dalam bermusyawarah dan bermufakat bagi penduduk asli Timor,” ungkap mahasiswa Pendidikan Fisika itu.

Mengingat kehadiran Lopo bagi masyarakat Timor yang sangat bermanfaat, Yeter berharap bahwa dengan menghadirkan Lopo pada kegiatan tersebut dapat memberi stimulan bagi generasi milenial sesuai tema kegiatan ‘Generasi Milenial Cinta Budaya’.

“Walaupun Lopo yang kita buat hanya seadanya saja dan tidak sebagus Lopo yang asli, namun kita berharap mahasiswa FKIP bisa memaknai pentingnya rumah-rumah adat bagi masyarakat dan mahasiswa hadir sebagai pelopor dalam melestarikan kekayaan budaya yang sudah diwariskan secara turun temurun,” ujar Yeter penuh harap.

Sementara terkait pameran miniatur dan juga live sketsa oleh mahasiswa FKIP Undana, Yeter mengatakan bahwa hal tersebut sebagai bentuk apresiasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan talenta yang dimiliki.

“Kita ingin terus memotivasi teman-teman kita untuk terus mengembangkan talenta yang mereka miliki,” ungkap Yeter.

Dalam kegiatan tersebut, para penonton maupun peserta bisa membeli miniatur yang disukai juga bisa mendapatkan sketsa wajah masing-masing dari para pelukis handal yang hadir.

Ketua BEM FKIP Undana, Yeter Tety saat meninjau proses sketsa wajah dari Mahasiswa FKIP Undana

Pada kesempatan tersebut, Gaudensia Mariance Evelis Ladja, salah satu mahasiswa yang berkesempatan memamerkan hasil lukisannya menyampaikan bahwa dirinya mulai melukis sejak umur 3 tahun. “Saya melukis hanya sebagai hobi saja dan untuk mengembalikan mood ketika stres”, jelas Mega sapaan akrabnya.

Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan itu mengatakan bahwa selama 17 tahun menekuni hobi melukis tersebut, dirinya mendapatkan tambahan uang dari hasil lukisan tersebut. “Ada teman-teman dekat yang pesan sketsa wajah dan lukisan kartun dengan harga bervariasi,” jelas perempuan cantik itu.

Harga yang dipatok untuk sketsa wajah tersebut biasanya 50 ribu dan untuk lukisan kartun dibandrol dengan harga 10 ribu per lukisan.

Mega mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk pertama kalinya memamerkan hasil lukisannya didepan banyak orang. “Selama ini tidak percaya diri untuk memamerkan hasil lukisan. Saya sangat senang, untuk pertama kalinya bisa menampilkan talenta saya,” pungkas Mega.

Mahasiswa lainnya yang juga diberi kesempatan memamerkan hasil lukisannya yaitu Astrid Inabuy dari Pendidikan Biologi. Sementara miniatur yang dipajang pada kegiatan tersebut merupakan hasil karya dari salah satu mahasiswa PGSD, FKIP Undana. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker Mendadak, Merci Jone Apresiasi Rutan Maumere Bersih & Asri

    Kunker Mendadak, Merci Jone Apresiasi Rutan Maumere Bersih & Asri

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone mengapresiasi kinerja Karutan Maumere dan jajaran karena mampu menciptakan kondisi Rutan yang bersih, asri dan kondusif. “Saya apresiasi Karutan Maumere karena sangat cepat membuat perubahan di Rutan Kelas II B Maumere,” kata Merci Jone sapaan akrab Kakanwil […]

  • Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang memperkirakan 2 hari kedepan (2—3 Januari 2019) bakal hujan sedang-lebat disertai kilat/petir. Perkiraan tersebut disampaikan oleh Forcaster Nanik Tresnawati pada Selasa, 1 Januari 2019 pada pukul 17.50 WITA berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang. Menurut Nanik, kondisi hujan sedang-lebat dan […]

  • SATU LAGI! Politisi Senior Golkar Iban Medah Dukung SIAGA

    SATU LAGI! Politisi Senior Golkar Iban Medah Dukung SIAGA

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ibrahim Medah, Politisi senior Partai Golkar, muncul ke permukaan dan memutuskan diri mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA). Dukungan politik mantan Bupati Kupang dua periode ini disampaikannya pada Sabtu malam, 23 November 2024 pukul 21:35 WITA di posko Relawan Trekel, Kota […]

  • Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

    Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Gubernur Viktor Laiskodat menghadiri kebaktian bersama Jemaat Pniel Oebaki Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (7/10/18). Kehadiran Gubernur VBL ditengah Jemaat Pniel Oebaki sehubungan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pniel Oebaki. Gubernur 1 NTT ini mengatakan, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) harus menjadi kekuatan pilar utama; mengingat, keberadaan GMIT sampai […]

  • SMA Katolik Syuradikara Atensi Isu Perubahan Iklim

    SMA Katolik Syuradikara Atensi Isu Perubahan Iklim

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Ende | SMA Swasta Katolik Syuradikara mengikuti sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) dan berkomitmen menyuarakan isu perubahan iklim global. Via Program Kampung Iklim (Proklim) ini, SMA Swasta Katolik Syuradikara hendak menjalankan program dari Kementerian Lingkungan dan Kehutanan. Adapun Proklim merupakan gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat dan jadi salah satu langkah strategis membumikan isu […]

  • “Marah Presiden Jokowi” Sabrila Dapat Ponsel Baru

    “Marah Presiden Jokowi” Sabrila Dapat Ponsel Baru

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Buton, Garda Indonesia | Sabrila, Pelajar SMA Negeri 1 Batauga mengejar rombongan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pasar Rakyat Bandar Batauga di Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Selasa sore, 27 September 2022. Karena kejadian tersebut, telepon genggam milik Sabrila rusak. Sabrila pun sempat menangis sambil “memarahi” Presiden Jokowi. “HP-ku rusak karena […]

expand_less