Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pers Dikriminalisasi, Puluhan Wartawan Demo di Kejari dan Kejati Riau

Pers Dikriminalisasi, Puluhan Wartawan Demo di Kejari dan Kejati Riau

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Riau, Garda Indonesia | Puluhan wartawan dari berbagai media melakukan aksi “Petisi Keadilan untuk Korban Kriminalisasi Pers” di Kejaksaan Negeri Kota Pekanbaru dan di Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu, 24 Juli 2019.

Dilansir dari suaraSINDO.com, Aksi tersebut buntut dari tindakan kriminalisasi terhadap Pemimpin Redaksi Harian Berantas, Toro Laia, yang telah dituntut Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru tetap berada diluar tahanan terkait tuduhan Bupati Kabupaten Bengkalis, Amril Mukminin dalam pelanggaran UU ITE yang kaitannya dengan pemberitaan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bansos/Hibah untuk Kabupaten Bengkalis yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp204 miliar dari jumlah anggaran sebesar Rp272 miliar lebih tahun 2012 silam.

Dalam orasinya, koordinator aksi, Ismail Sarlata mengungkapkan, putusan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru yang menyebutkan “Menetapkan Terdakwa Tetap Berada Diluar Tahanan” yang selanjutnya telah dikuatkan oleh Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru, telah berkekuatan hukum tetap.

“Namun kenyataannya, Pemimpin Redaksi Harian Berantas, Toro selaku terdakwa yang diputus oleh Pengadilan tetap berada diluar tahanan tersebut, dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum di Kejati Riau untuk dilakukan eksekusi fisik (tahanan badan). Ini negara hukum, bukan negara abal-abal,” kata Ismail.

Ismail Sarlata, meminta Kajari Pekanbaru dan Kejati Riau, segera menghentikan tindakan kesewenang-wenangan terhadap Wartawan serta patuh pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap untuk Toro.

Selain itu, Ismail Sarlata yang merupakan Reporter Dnews Radio Jakarta dalam orasinya meminta JPU yang diduga sengaja menggiring tugas wartawan pada pelanggaran Undang-undang ITE selama ini, karena penerapan hukumnya sudah melenceng dan salah.

“Kami minta Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru dan Kejati Riau, segera memeriksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memelintir Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pada undang-undang ITE” ujar Ismail.

“Kejati Riau juga harus berani mengusut sejumlah dugaan korupsi Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang sudah ditangani selama ini tanpa ada pembungkaman terhadap Kemerdekaan Pers”, tegas Ismail Sarlata.

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Uung Abdul melalui Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan SH,MH kepada aksi Pers mengatakan, “Masalah yang dialami oleh rekan kita Toro ini, cobaan buat kita semua. kepada rekan-rekan Wartawan semua, bahwa poin tiga yang ada pada putusan pengadilan itu berlaku, semasa dalam persidangan saja, tafsir Muspidauan.

Berikut pernyataan sikap para aksi dari insan Pers yang menuntut keadilan untuk Toro korban kriminalisasi Pers ke Kejari Pekanbaru dan Kejati Riau :

  1. Hormati tugas pokok Pers sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers;
  2. Hormati MoU antara Dewan Pers dan Kejaksaan Agung RI;
  3. Hormati SEMA Nomor 13 tahun 2008;
  4. Hormati Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru yang dikuatkan oleh Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang telah berkekuatan Hukum Tetap;
  5. Hormati KUHAP Pasal 197 ayat (1) huruf (k);
  6. Kami mendukung Eksekusi sesuai Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru yang telah berkekuatan hukum tetap;
  7. Kami menolak Eksekusi fisik atau penyerahan badan ke Lapas Terhadap Pemimpin Redaksi Harian Berantas, Toro;
  8. Kami meminta Kejati Riau segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Bupati Bengkalis dan kawan-kawan dalam Kasus Korupsi terhadap PT. BLJ Bengkalis tahun 2012 sebesar Rp300 Miliar. Kasus korupsi dana Bansos/Hibah Bengkalis tahun 2012 senilai Rp272 Miliar Lebih, Kasus Dugaan Korupsi dan/atau Suap/Gratifikasi Dana Proyek Jalan Multy Years (MY) di Bengkalis tahun 2013—2015 dan pada tahun 2017—2019, termasuk Kasus Dugaan Izajah Palsu Bupati yang sampai saat ini status hukumnya belum jelas

Dalam demo petisi keadilan untuk Korban Kriminalisasi Pers tersebut, juga dilakukan penyerahan keranda mayat kepada Kejati Riau sebagai simbol matinya Hak-hak Pers, kedaulatan pers dan matinya penuntasan kasus-kasus dugaan korupsi Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Bupati Amril Mukminin di Bengkalis saat dihubungi via selulernya oleh sejumlah media namun belum aktif. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Penyidik KPK Novel Baswedan Masuk Babak Baru, Pelaku Serahkan Diri

    Kasus Penyidik KPK Novel Baswedan Masuk Babak Baru, Pelaku Serahkan Diri

    • calendar_month Jum, 27 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kasus penyerangan terhadap Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan memasuki babak baru, yang menuju titik terang. Sebab terduga pelaku penyerangan Novel sudah menyerahkan diri kepada polisi, kemarin, Kamis, 26 Desember 2019. Ind Police Watch (IPW) mendapat informasi A 1 bahwa terduga pelaku penyerangan Novel adalah anggota Polri dari Brimob, Kelapa Dua, Depok. […]

  • Hapus Stigma Miskin dan Lapar, Gubernur VBL Dorong Program TJPS di TTS

    Hapus Stigma Miskin dan Lapar, Gubernur VBL Dorong Program TJPS di TTS

    • calendar_month Kam, 24 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS,  Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, melakukan tanam jagung secara  simbolis pada  lokasi Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan Tanam Padi  di Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Rabu, 23 Desember 2020. Untuk diketahui, luasan lahan Program TJPS di […]

  • Tiga ASKAB PSSI Dipastikan Tak Berlaga di ETMC XXXII Rote Ndao

    Tiga ASKAB PSSI Dipastikan Tak Berlaga di ETMC XXXII Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Perhelatan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII di Kabupaten Rote Ndao dipastikan berjalan sesuai jadwal. Panitia pelaksana memastikan 26 kontingen akan mengambil bagian dalam turnamen sepakbola liga 3 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-penetapan Rote Ndao sebagai tuan rumah dan panitia pelaksana bekerja all out guna menghadirkan keseluruhan Asosiasi […]

  • Predikat WTP Harus Jadi Standar di Lingkungan Kementerian PPPA

    Predikat WTP Harus Jadi Standar di Lingkungan Kementerian PPPA

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | “WTP bukanlah sebuah prestasi, melainkan sudah kewajiban kita dalam menggunakan APBN,” ujar Rini Handayani, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Akuntasi Penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran Tahun 2019 yang diselenggarakan Biro […]

  • Presiden Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

    Presiden Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI pada Rabu, 17 November 2021 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan Jenderal Andika Perkasa dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 106/TNI/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 November 2021. Panglima […]

  • Cerita Anak Korban Bom Gereja Surabaya Lolos Bintara Polri

    Cerita Anak Korban Bom Gereja Surabaya Lolos Bintara Polri

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya | Aqiella Nadya Shafwah, calon siswa Sekolah Polisi Wanita Lembaga Pendidikan dan Latihan (Sepolwan Lemdiklat) Polri, menangis saat diumumkan lolos seleksi rekrutmen Bintara Polri tahun anggaran 2024. Aqiella memeluk sang ayah, Ipda Ahmad Nurhadi (anggota polisi disabilitas netra) korban peristiwa Bom Surabaya 2018, yang hadir di sidang akhir pengumuman seleksi Bintara Polda Jawa Timur […]

expand_less