Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Perubahan Dosis Pupuk, Alasan Pupuk Subsidi Urea Langka di NTT

Perubahan Dosis Pupuk, Alasan Pupuk Subsidi Urea Langka di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli menyebut perubahan dosis penggunaan pupuk anorganik tahun 2021 menjadi penyebab kelangkaan penyaluran pupuk subsidi urea kepada petani.

“Memang semua daerah di Indonesia mengeluh pupuk, terutama pupuk urea, ditekan sampai 1/3. Misalnya, kalau pesan 150 kg, maka hanya dapat 50 kg. Artinya, kehilangan 100 kg,” ungkap Lecky Frederich Koli di Atambua, pada Rabu, 24 Maret 2021.

Dijelaskan Lecky Frederich, penggunaan pupuk urea di NTT sudah berlebihan sehingga menyebabkan kerusakan lahan, kesuburan menurun, lingkungan tidak seimbang, menimbulkan hama penyakit, dan lain sebagainya.

Pengurangan pupuk urea itu, lanjut Frederich, harus diimbangi dengan penambahan dosis ZA, karena ZA mengandung sulfur (belerang) yang dapat mengembalikan (menormalkan) dosis, jika kelebihan. Selain itu, kuota pupuk organik ditambahkan untuk mengembalikan kesuburan tanah.

Perbedaan penggunaan pupuk anorganik dan organik, Frederich menuturkan, bahwa pupuk anorganik, semakin lama penggunaannya, semakin tinggi jumlahnya. Dan, tentu biaya perawatannya pun semakin besar. Sedangkan pupuk organik, semakin lama penggunaannya, semakin sedikit, karena memberikan mikroba (makhluk hidup) yang bisa mengurai lahan menjadi lebih subur, dan biayanya pun semakin berkurang dengan hasil produksi meningkat.

Pihaknya juga mendorong petani untuk mulai menggunakan pupuk organik, agar menjadi suatu kebiasaan dalam sistem pertanian berimbang. “Pemerintah tidak mungkin mengambil satu kebijakan yang menurunkan hasil produksi,” tegas Frederich Koli. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Masih dalam rangkaian kegiatan 16 HAKTP ke-18 (16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan [25 November 2018 –10 Desember 2018]); oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (DP3A NTT) dilaksanakan kegiatan Jalan Santai dan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Stop Bajual Orang (Human Traffiking/Perdagangan Orang) di Arena Car Free […]

  • Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak sekali kekayaan khas produk daerah NTT yang memang benar-benar ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan memberikan dampak yang sangat besar dari merek suatu barang atau jasa dan indikasi geografis suatu daerah seperti dampak perlindungan hukum dan dampak ekonomis. “Indikasi geografis ini sangat bermanfaat dan penting […]

  • Warga Kota Kupang Bisa Lihat & Unggah Data Rumah Terdampak Badai Seroja

    Warga Kota Kupang Bisa Lihat & Unggah Data Rumah Terdampak Badai Seroja

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Beberapa warga Kota Kupang menunjukkan mengumbar rasa senang mereka ke ruang komentar media sosial, karena sekarang dapat melihat perkembangan pendataan warga terdampak Badai Seroja melalui laman atau website http://serojakotakupang.wordpress.co Seperti Yayang (38) yang membalas kiriman informasi pendataan warga terdampak melalui grup whatsapp siar Garda Indonesia pada merasa senang dan beruntung […]

  • Tiga Alasan Wagub Josef Nae Soi Hadir Saat Pesta Emas SMK Swastisari Kupang

    Tiga Alasan Wagub Josef Nae Soi Hadir Saat Pesta Emas SMK Swastisari Kupang

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi berkesempatan hadir dalam puncak Perayaan HUT ke-50 (Pesta Emas) SMK Swastisari Kupang pada Sabtu, 18 Januari 2020 pukul 09.30 WITA—selesai di Aula STIE Oemathonis Kupang. Saat tiba di Halaman STIE Oemathonis, bersama Kadis P dan K Provinsi NTT, Benyamin Lola; Wagub […]

  • Kasus Suap Karantina Rachel Venya Bergulir, Bareskrim Periksa 10 Saksi

    Kasus Suap Karantina Rachel Venya Bergulir, Bareskrim Periksa 10 Saksi

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan suap karantina selebgram Rachel Vennya. Namun, seharusnya 11 saksi yang diperiksa. “Penyidik Dittipidkor Bareskrim Polri telah mengundang para pihak sebanyak 11 orang. Selanjutnya dari para pihak sebanyak 11 orang yang diundang, telah dihadiri oleh 10 orang,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen […]

  • Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anita Jacoba Gah Anggota Komisi X DPR RI (Komisi Pendidikan) melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang pada Selasa, 11 Februari 2020 pukul 17.00 WITA—selesai di Sekretariat GMKI di Kota Baru Kupang. Di sela pemaparannya tentang 4 (Empat) Pilar Kebangsaan yakni Undang-undang Dasar 1945, Pancasila, […]

expand_less