Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN Dorong Partisipasi Perempuan via TJSL Hortikultura di Poco Leok

PLN Dorong Partisipasi Perempuan via TJSL Hortikultura di Poco Leok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Abdul Nahwan, mengungkapkan pentingnya peran perempuan dalam kesuksesan setiap program yang dicanangkan oleh PT PLN (Persero). Hal tersebut tak lepas dari perjuangan Raden Ajeng Kartini dan cita-cita bangsa dalam mewujudkan kesetaraan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara laki-laki dan perempuan.

Salah satu strategi pengarustamaan gender itu tampak dalam program ‘Desa Berdaya’ budidaya hortikultura yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit 5-6 di Poco Leok.

“PLN selalu melibatkan perempuan dalam meningkatkan taraf hidup dan dalam tiap ikhtiar kemajuan dan pembangunan daerah sebagai upaya meneruskan perjuangan pahlawan perempuan RA Kartini,” ucap GM Abdul Nahwan.

Program budidaya hortikultura yang telah berhasil menyulap lahan tidur menjadi lahan subur nan produktif ini memberdayakan para kelompok tani wanita di Poco Leok dalam meraup manfaat dari berkah tanah subur dan iklim tropis yang dimiliki di wilayah itu.

Salah satu perempuan pejuang yang terlibat dalam suksesnya program budidaya hortikultura PT PLN (Persero) UIP Nusra ialah Lea Samasing dari kelompok tani Ca Nai Cako, Desa Lungar, Kabupaten Manggarai.

Lea Samasing dan kawan-kawan kelompok tani Ca Nai Cako memiliki impian besar dalam meningkatkan kesejahteraan hidup melalui sektor pertanian.

Lea Samasing bercerita, sejak Agustus 2023, sejumlah kelompok tani perempuan bersama PT PLN (Persero) UIP Nusra berkolaborasi dalam berinovasi mengoptimalkan manfaat yang bisa diperoleh lewat budidaya hortikultura.

“Terus terang kami sangat ragu awalnya, karena lahan kosong kami seluas 10.000 m2 akan dijadikan tempat budidaya sayur-sayuran. Tapi kami yakin di mana ada impian pasti Tuhan beri jalan,” ungkap Lea Samasing.

Sejak saat itu, seluruh kelompok tani bekerja sama dalam melewati segala proses yang diperlukan, mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, bangun jaringan air, pemasangan mulsa, sampai penanaman bibit.

Pendampingan PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam tiap proses tersebut menambah semangat dan optimisme para kelompok tani. Terlebih lagi, kurang dari satu bulan, lahan hortikultura yang digarap bersama ini telah memasuki masa panen dengan hasil sayur mayur yang berkualitas tinggi.

“Panen pertama kelompok kami jenis tanaman sayur Fanbox jumlahnya 500 pohon dan jenis Pakcoy 700. Dari hasil penjualan pertama kami meraup keuntungan sebesar Rp3,7 juta,” kata Lea Samasing.

Memasuki November dan Desember 2023, sejumlah sayuran lainnya, mulai dari buncis, terong, tomat, sampai cabai juga memasuki masa panen. Harga jual mulai meroket hingga kelompok tani ini berhasil mengantongi lebih dari Rp23 Juta.

Lea Samasing mengungkapkan, peran serta keterlibatan PT PLN (Persero) UIP Nusra sangat dirasakan dan nyata hadir di tengah masyarakat. Melalui segala pelatihan dan pendampingan dari perusahaan, kelompok Ca Nai Cako secara mandiri telah membuka lahan baru seluas 1.500 m2.

“Saya mewakili belasan kelompok tani binaan PLN UIP Nusra di Poco Leok, menyampaikan ucapan terima kasih yang berlimpah atas dukungan penuh sehingga berhasil menghantarkan kami pada saat ini,” ungkapnya.

Kisah sukses kelompok tani budidaya hortikultura ini memantik semangat kelompok tani lain untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian.

Hingga saat ini, ada 16 kelompok tani binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang berhasil membudidayakan tanaman hortikultura di kawasan pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

Keberhasilan mereka dalam bidang pertanian menyadarkan akan pentingnya peran wanita dalam pembangunan dan ketahanan pangan. Sektor pertanian, terutama di Poco Leok, merupakan potensi besar untuk dikembangkan dan mampu menjadi basis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Perempuan-perempuan kelompok tani di Poco Leok adalah contoh perempuan hebat yang menunjukkan keberhasilan mereka sebagai petani inovatif yang mampu berkarya dan berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup keluarga,” ucap GM Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terulang; Dewan Pers Tak Hadiri Sidang Kedua Gugatan IMO Indonesia

    Terulang; Dewan Pers Tak Hadiri Sidang Kedua Gugatan IMO Indonesia

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – “Sidang Kedua Gugatan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers dengan perkara gugatan No: 439/PDT/2018 yang digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, tidak dihadiri lagi oleh Dewan Pers,“ ujar Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Kamis/13 September 2018. “IMO-Indonesia adalah Organisasi Perusahaan Pers Online yang menggugat Dewan Pers terkait Surat No 371/DP/K/VII/2018 tentang protes sejumlah orang yang […]

  • Buronan Rakyat Jelata Digeser Partainya

    Buronan Rakyat Jelata Digeser Partainya

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Jasad Affan Kurniawan sudah bersemayam di liang lahat. Namun, api kemarahan rakyat semakin menguat. Salah satu pemantik kemarahan itu justru datang dari orang dalam Senayan. Siapakah sosoknya? Di negeri yang katanya demokrasi tapi lebih sering terasa seperti panggung sirkus politik, seorang bernama Ahmad Sahroni tiba-tiba naik pangkat dalam daftar paling dicari, […]

  • Ini Nama 9 Orang Tewas Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    Ini Nama 9 Orang Tewas Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Pemda Flores Timur menyebutkan korban luka-luka lebih kurang 63 orang (dari desa Dulipali, Klatanlo dan Hokeng Jaya) dirawat di Puskemas Boru dan Puskesmas Lewolaga, serta yang dirujuk ke BLUD RS. dr. Hendrikus Fernandez Larantuka sebanyak 3 (tiga) orang.   Larantuka | Pemda Flores Timur telah mengumumkan nama-nama korban tewas atau meninggal dunia akibat erupsi Gunung […]

  • Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung RI). “Tingginya tingkat kepercayaan publik atas kinerja Kejagung membuktikan keseriusan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam menahkodai lembaga tersebut,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail pada Jumat,19 April 2024. Yakub juga menilai banyak deretan prestasi yang telah […]

  • Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan Organisasi Internasional diajak meninjau langsung kondisi perempuan dan anak yang ada di Kota Sorong. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, mereka mengunjungi 3 lokasi berbeda, yakni SD Inpres 09 Perumnas, Kota Sorong, SMPN 1 Model Kota Sorong, dan Unit […]

  • Ketua DPR: ‘Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana’

    Ketua DPR: ‘Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana’

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Semua kepala daerah yang wilayahnya berpotensi mengalami gangguan alam hendaknya mulai waspada dan siaga. Semua unsur di dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hendaknya mulai dikonsolidasi dan antisipatif. Terjadi rangkaian gempa bumi di sejumlah daerah sejak jumat (11—12 Januari 2019 malam). Terjadi gempa bumi Kepulauan Banda, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan […]

expand_less