Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik.

Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan pengoperasian sistem transmisi sepanjang 83,82 kms (kilometer sirkit), penambahan kapasitas gardu induk (GI) sebesar 50 MVA, penyelesaian milestone pembangunan pembangkit, dan beberapa proses prakonstruksi infrastruktur kelistrikan baru seperti survei perencanaan teknis, proses perizinan dan pembebasan lahan.

Wahidin, General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, menjelaskan jika prioritas pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilaksanakan oleh pihaknya harus mampu menjawab beberapa hal, di antaranya peningkatan suplai listrik ke masyarakat dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan, sehingga kepuasan pelanggan terhadap layanan PLN menjadi lebih baik.

“Penguatan sisi teknis operasional dari pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN tentunya harus dapat menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik, dan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, bisnis, dan dunia industri” ujar Wahidin.

Sejalan dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN untuk menjadi pilihan utama pelanggan soal solusi energi, maka keandalan sistem pada sisi teknis menjadi penting, baik dari sisi input energi, proses transmisi dan distribusi, serta pelayanan pelanggan.

Hal ini menurut Wahidin sejalan dengan meningkatnya konsumsi energi listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang berada di atas 15%. “Adanya peningkatan konsumsi energi listrik menunjukkan bahwa proses transformasi yang dijalankan oleh PLN dari hulu ke hilir pada proses bisnisnya berjalan dengan sangat baik, sehingga PLN dapat mengambil peran sebagai penggerak ekonomi di daerah,” urainya.

Lebih lanjut Wahidin memaparkan jika capaian positif tersebut akan terus ditingkatkan, dan pada tahun 2023, beberapa program akan mulai di eksekusi oleh PLN, seperti penguatan kapasitas pembangkit pada sistem Sumbawa melalui persiapan penambahan kapasitas PLTMG Sumbawa sebesar 30 MW, dan pada sistem Lombok, melalui persiapan PLTMG Lombok 2 dengan kapasitas 2 x 50 MW dan tentunya perluasan sistem tegangan tinggi guna mendukung investasi kawasan pada sektor pariwisata, serta ekonomi lainnya.

Tidak hanya itu, menindaklanjuti target net zero emission (NZE) pada tahun 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah, PLN mengambil langkah – langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, salah satunya dengan cara memproduksi energi bersih pada sisi suplai energi melalui penggunaan dan penguatan teknologi co-firing. Selain itu, PLN juga menyiapkan pembangunan pembangkit yang menggunakan sumber energi baru terbarukan, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (2 x 10 MW) dan Ulumbu (2 x 20 MW) di pulau Flores.

“Sinergisitas rencana pembangunan yang dijalankan berorientasi pada pemenuhan bauran EBT pada tahun 2025, karena PLN harus dapat menjawab tantangan dengan menghadirkan energi bersih dan sustainable” ucapnya.

Untuk menjawab itu, pada tahun lalu (2022, red) PLN menyelesaikan proses perizinan pembangunan PLTP Ulumbu dan pembebasan lahan untuk PLTP Mataloko yang bersumber dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN), dan direncanakan proses konstruksinya dapat dimulai pada pertengahan semester tahun 2023 ini. Kemudian, pada tahun 2023, Wahidin mengakui sedang mempersiapkan pengurusan izin untuk rencana pembangunan PLTP Atadei sebagai tambahan target pembangunan energi hijau yang terletak di NTT, ditambah dengan penguatan sistem tegangan tinggi untuk Labuan Bajo dan sistem Timor.

“Sinergi dan kolaborasi kami dengan pemerintah daerah, segenap stakeholder terkait, menjadi penting dan fundamental bagi PLN, untuk dapat memenuhi target dan tantangan yang harus di realisasikan” tandas Wahidin.(*)

Sumber (*/Komunikasi UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Licik Pemda “Ngendon Uang Rakyat” ke Bank, Bunga Menggiurkan

    Cara Licik Pemda “Ngendon Uang Rakyat” ke Bank, Bunga Menggiurkan

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Loading

    Kenapa banyak kepala daerah tidak senang dengan Menkeu Purbaya? Ternyata, uang rakyat yang mengendap atau ngendon di bank, bunganya sangat menggiurkan. Di negeri ini, uang rakyat bisa punya kehidupan yang lebih makmur dari rakyatnya sendiri. Per September 2025, menurut data BI, dana Pemda yang mengendap di bank mencapai sekitar Rp234 triliun. Uang itu tidak hilang, […]

  • KPK Pertegas Peran Bank NTT, Optimalisasi untuk Pajak Daerah

    KPK Pertegas Peran Bank NTT, Optimalisasi untuk Pajak Daerah

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia pada Senin, 17 Oktober 2022, menghelat rapat koordinasi dengan segenap pengurus Bank NTT. Rakor yang berlangsung di lantai lima Kantor Pusat Bank NTT itu hadir Abdul Haris selaku Kasatgas Korsup Wilayah V KPK, bersama Abdul Jalil Marzuki, Handayani, Ardiansyah Putra dan Dayat Darwanto masing-masing selaku […]

  • Fenomena Alam ‘Sun Outage’, Bank NTT Tetap Buka Layanan

    Fenomena Alam ‘Sun Outage’, Bank NTT Tetap Buka Layanan

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bagi seluruh nasabah Bank NTT yang tersebar di seluruh pelosok Provinsi NTT maupun dimana saja, diinformasikan bahwa akibat terjadinya Fenomena Alam Sun Outage, mengakibatkan sehingga terjadinya jaringan VSAT Bank NTT tidak stabil. Dan, ketidakstabilan ini berdampak pada layanan jasa perbankan dari Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur ini. Informasi resmi dari […]

  • Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    “Bersyukur tahun ini (2022, red) bisa ikut ambil bagian dalam ritual Golo Kowa Hole di tanah leluhur Hawu Mehara (baca Sabu Mesara, red), Semoga Sabu Raijua tetap diberkati dan dijauhkan dari hal buruk, dan tahun berikut tanah ini bisa berikan panen yang melimpah sehingga masyarakat bisa sejahtera,” demikian penggalan status dari Eva Mita Savu di […]

  • LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng-NTT, Garda Indonesia | Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD) meluncurkan buku yang berjudul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai: Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” di ruangan Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, pada Senin, 27 Juli 2020. Buku yang ditulis oleh pendiri selaku ketua umum LPPKPD, Heribertus Erik San, S.Fil., M.AP. tersebut merupakan […]

  • NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan ST2023, terdapat sebanyak 370 ribu petani milenial atau 41,9 persen dari total petani di NTT. Yang menggunakan teknologi sebanyak 196 ribu orang atau 52,9 persen dari total petani milenial yang ada.   Timor | Petani milenial dan urban farming termasuk karakteristik data yang baru disajikan dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023). Petani milenial berusia 19–39 […]

expand_less