Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

  • account_circle Tim PLN UIP Nusra
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Loading

Dipaparkan Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.

 

Kupang | Guna memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 mengajak puluhan wartawan Nusa Tenggara Timur meninjau langsung Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1 (2×50 MW) di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara PLN dan insan media, tetapi juga sarana edukasi bagi jurnalis sebagai garda terdepan penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan proyek.

Sebanyak 30 wartawan dari berbagai media di NTT hadir dalam kegiatan tersebut. Acara diawali dengan pemaparan mengenai operasional PLTU Timor-1 dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PLN di wilayah sekitar proyek, disampaikan oleh Asisten Manager PLTU Timor 1 PLN UPP Nusra 3, Asmar.

Menurut Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.

“Lokasi PLTU ini cukup dekat dengan pusat beban di Kota Kupang, sehingga rugi energi dapat diminimalkan. Dengan daya mampu 100 MW, PLTU Timor-1 kini menjadi pembangkit terbesar di sistem Timor dan diharapkan menjadi base load bagi wilayah ini,” jelas Asmar.

Asmar menambahkan, PLN juga menerapkan pengelolaan limbah sesuai regulasi lingkungan. Air laut yang digunakan untuk sistem pendingin turbin rutin dipantau dan diuji agar sesuai dengan parameter baku mutu.

Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Timor-1 tidak termasuk limbah B3 dan dapat dimanfaatkan, antara lain sebagai bahan bangunan seperti batako,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Bobby Robson Sitorus, menjelaskan bahwa PLTU Timor-1 menjadi infrastruktur strategis karena tidak hanya menyuplai listrik untuk wilayah Kupang, tetapi juga hingga ke Atambua, Kabupaten Belu — kota terbesar kedua di Pulau Timor.

“Kami bangga dapat mengajak media melihat langsung PLTU Timor-1. Kegiatan ini penting agar informasi yang disampaikan ke publik lebih akurat, sekaligus menunjukkan bahwa pasokan listrik ini turut mendukung wilayah lain melalui sistem transmisi,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, beroperasinya PLTU Timor-1 juga diiringi dengan pelaksanaan berbagai program TJSL, seperti penanganan stunting, bantuan pembangunan gereja, peningkatan akses jalan menuju lokasi PLTU, serta program Desa Eco-Bahari yang digarap bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang.

Dalam sesi tanya jawab, para wartawan diberi kesempatan menelusuri sejumlah area operasional PLTU Timor-1 dan melihat langsung penerapan prosedur kerja di lapangan.

Wartawan Garda Indonesia, Roni Banase, mengapresiasi inisiatif PLN yang membuka akses bagi media untuk melihat langsung aktivitas di objek vital nasional tersebut.

“Senang bisa melihat secara langsung proses kerja yang dilakukan di PLTU sebagai pabrik untuk menghasilkan listrik yang bisa digunakan untuk semua masyarakat di Pulau Timor,” ujar Roni.

Ia juga menilai PLN telah menunjukkan keterbukaan informasi yang baik dengan melibatkan media dalam berbagai kegiatan dan pelaporan aktual pembangkit listrik, termasuk program CSR di NTT dan NTB.

“Kunjungan ini sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat bersumber langsung dari PLN. Dengan begitu, pemberitaan yang kami sampaikan bisa lebih akurat dan kredibel,” lanjut Roni.

Pada kesempatan lain, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam membangun infrastruktur kelistrikan di Nusa Tenggara.

“Media adalah mitra strategis kami dalam membangun optimisme masyarakat terhadap pembangunan kelistrikan. Melalui kunjungan ini, rekan-rekan jurnalis dapat melihat langsung bagaimana PLN menjaga keandalan sistem dan memastikan pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Rizki.

Rizki menambahkan, kehadiran PLTU Timor-1 menjadi bukti nyata upaya PLN dalam menyediakan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Pulau Timor dan sekitarnya.(*)

  • Penulis: Tim PLN UIP Nusra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Ring I SAHABAT 2015 Tinggalkan SAHABAT Jilid II, Ini Alasannya

    Tim Ring I SAHABAT 2015 Tinggalkan SAHABAT Jilid II, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Saya, (tahun) 2015, tim ring I paket SAHABAT. Saya harus bicara terbuka supaya bapak mama tahu. Kenapa saya tinggalkan paket SAHABAT? Setiap ring I paket SAHABAT waktu itu bekerja pakai otak, pakai tenaga, bagaimana SAHABAT harus menang. Tetapi, satu hal yang membuat saya tinggalkan SAHABAT adalah kalimat janji, ‘Saya maju satu […]

  • Terima IOM, Wagub NTT Tanya Kepastian Status 213 Imigran

    Terima IOM, Wagub NTT Tanya Kepastian Status 213 Imigran

    • calendar_month Jum, 21 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi kembali bertemu dengan Program Coordinator for Eastern Region International Organization For Migration (IOM), Son Ha Dinh dan Kepala Kantor IOM Kupang, Asni Yurika di ruang kerjanya, pada Jumat, 21 Mei 2021. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/05/20/demo-hari-ke-17-pengungsi-afganistan-datangi-iom-dengan-tuntutan-sama/ Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada Rabu, 19 Mei […]

  • Tingkat Pengangguran Terbuka Tertinggi di NTT Berada di Kota Kupang

    Tingkat Pengangguran Terbuka Tertinggi di NTT Berada di Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi per bulan Agustus 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di Kota Kupang dengan angkat TPT mencapai angka 9,08 persen atau melampaui angka TPT Provinsi NTT yang berada pada posisi 3.35 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus, S.Si., M.Si. kepada awak […]

  • Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia |  ‘Sudah jatuh, tertimpa tangga pula’. Peribahasa ini, barangkali tepat disematkan kepada keluarga Basilius Berek, korban dugaan tindak pidana penipuan yang telah dilakukan oleh Alfonsius Lete hingga menyisakan kesulitan dalam melanjutkan proses pembangunan rumah baru idaman. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/10/7-juta-raib-lius-berek-bakal-laporkan-alfons-lete-ke-polsek-tasbar/ Disaksikan Garda Indonesia, saat menyambangi kediaman keluarga Lius Berek pada Jumat pagi, 21 […]

  • Cerita Pilu ASN Sumba Ruben Poety, Tidak Mau Korupsi Lantas Dipecat

    Cerita Pilu ASN Sumba Ruben Poety, Tidak Mau Korupsi Lantas Dipecat

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Mangatur Nainggolan Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Raden Brotoseno masih dapat melanjutkan kariernya sebagai anggota Polri (Polisi) setelah bebas bersyarat pada tahun 2020 atas kasus suap yang menjeratnya di tahun 2016. Keputusan Brotoseno tidak  dipecat dari keanggotaan Polri diputuskan setelah Divisi Propam Polri menghelat sidang kode etik. Berbeda dengan nasib Ruben Nyong Poety […]

  • Faktor Ganjar dan Andika, Strategi Jokowi Mengukur Politik Relawan

    Faktor Ganjar dan Andika, Strategi Jokowi Mengukur Politik Relawan

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ninoy Karundeng Faktor Ganjar Pranowo ditambah Andika Perkasa membuat peta relawan Jokowi terpecah belah. Awalnya, Ganjar Pranowo hanya menimbulkan masalah bagi Puan Maharani, Prabowo, dan musuh kaum nasionalis. PKS, PSI, Demokrat, dan NasDem sudah menangkap muntahan PDIP ketika Ganjar dipecat. Prabowo-Puan tetap jalan. Namun, faktor Panglima TNI Andika Perkasa mengubah segalanya. Tentu relawan […]

expand_less