Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

PLN UIP Nusra Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • visibility 293
  • comment 0 komentar

Loading

Rizki menekankan bahwa konektivitas energi antara ketiga provinsi menjadi fondasi penting bagi kolaborasi lintas daerah, termasuk dalam menopang sektor-sektor prioritas.

 

Mataram | PLN melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian energi berbasis energi baru terbarukan (EBT) pada kegiatan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT (BNN) yang berlangsung di Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Selasa, 25 November 2025.

Komitmen pengembangan energi bersih ini selaras dengan visi memperkuat sektor-sektor unggulan di ketiga provinsi, mulai dari pertanian, perikanan hingga pariwisata, agar mampu secara optimal menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat dan daerah.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 menargetkan porsi pembangkit EBT mendekati 70%.

“Di Bali, kami akan membangun 892 MW pembangkit EBT. Di NTB, 494 MW, dan di NTT 562 MW. Potensi besar ini akan optimal jika kita membangun jembatan konektivitas yang mampu menghubungkan seluruh sumber energi yang tersebar,” ujarnya.

Rizki menekankan bahwa konektivitas energi antara ketiga provinsi menjadi fondasi penting bagi kolaborasi lintas daerah, termasuk dalam menopang sektor-sektor prioritas. “Kami siap mendukung pengembangan studi kelayakan apabila diperlukan, karena potensinya besar. PLN juga mendukung penguatan sektor pariwisata melalui pengembangan green lifestyle,” tambahnya.

Komitmen PLN ini sesuai dengan MoU regional yang ditandatangani tiga gubernur dari ketiga provinsi dalam KR-BNN yang menetapkan tiga fokus utama dalam klaster integration: pariwisata, energi, dan konektivitas, serta tiga fokus utama dalam klaster cooperation: ekonomi, logistik, dan kelembagaan & inovasi.

“NTB, Bali, dan NTT bersepakat membangun ekonomi hijau. Kami selalu berbicara soal lingkungan karena kami adalah pulau-pulau kecil. Jika climate change tidak terkendali, kitalah yang akan terdampak pertama kali,” kata Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, dalam sambutannya.

Iqbal juga menegaskan bahwa ketiga provinsi memiliki visi yang sama dalam pengembangan ekonomi biru, memanfaatkan potensi kelautan sebagai sumber kesejahteraan.

“Kami juga sepakat untuk mulai menjalankan kerja sama ini secara konkret pada 2026. Karena itu kami sangat konsisten mendorong percepatan ini,” tutup Iqbal.

Sejalan dengan itu, Gubernur Melki Laka Lena mengatakan Provinsi NTT memegang peran strategis sebagai beranda selatan NKRI, berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste, sehingga pengembangan listrik bersih perlu digencarkan.

“Kondisi ekonomi makro NTT di 2025 tetap tumbuh positif: 4,88% pertumbuhan ekonomi (Y-on-Y TW III 2025). 18,6% Tingkat kemiskinan (penurunan konsisten),” ucap Melki.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, memaparkan adapun tujuan dari kesepakatan KR-BNN ini, antara lain memperkuat integrasi wilayah pengembangan kawasan ekonomi, mewujudkan konektivitas wilayah terintegrasi meliputi darat, laut, dan udara, membangun pariwisata terintegrasi secara inklusif dan berkelanjutan, dan meningkatkan peran serta/pemberdayaan masyarakat, akademisi, mitra pembangunan, sektor swasta, media, dan pemangku kepentingan lainnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

“Maksud kesepakatan bersama ini mendukung pencapaian taget kinerja pembangunan Kawasan Ekonomi Bali-Nusa Tenggara yaitu Super Hub Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara yang bertaraf Internasional,” paparnya.(*)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Posisi 40 Pariwisata Dunia, Ini Cara Kemenparekraf Tingkatkan Daya Saing

    Indonesia Posisi 40 Pariwisata Dunia, Ini Cara Kemenparekraf Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Membawa wisatawan mancanegara ke Indonesia (Inbound) jadi salah satu cara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk meningkatkan indeks daya saing atau Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) pariwisata Indonesia yang saat ini berada di posisi 40 besar dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio saat rapat terbatas terkait […]

  • 25 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, Ini Imbauan Ikatan Dokter Indonesia

    25 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, Ini Imbauan Ikatan Dokter Indonesia

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru. Pneumonia dapat menyerang siapa saja, seperti anak-anak, remaja, dewasa muda dan lanjut usia, namun lebih banyak pada balita dan lanjut usia. Angka kejadian pneumonia lebih […]

  • Positif Covid-19 di NTT Tambah 9 Kasus, 1 Kasus Baru di Manggarai, Total 68 Kasus

    Positif Covid-19 di NTT Tambah 9 Kasus, 1 Kasus Baru di Manggarai, Total 68 Kasus

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan spesimen swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 9 kasus positif Covid-19,” jelas Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam sesi konferensi pers di Biro Humas dan Protokol Setda NTT pada Minggu sore, 17 Mei 2020. Baca juga […]

  • Permohonan WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah Perketat Seleksi

    Permohonan WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah Perketat Seleksi

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Permohonan warga negara asing (WNA) untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI) terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum (Ditjen AHU Kemenkum) mencatat lonjakan permohonan perpindahan kewarganegaraan, meski proses persetujuannya tetap dilakukan secara ketat. “Sebagaimana data yang ada di Direktorat Jenderal AHU, khususnya di Direktorat Tata Negara, […]

  • CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar, Senin, 12 Januari 2026, mengungkapkan para warga Desa Kabuna tersebut dengan kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka tidak bisa membangun kakus yang sehat.   Belu | Warga prasejahtera di perbatasan Indonesia – Timor Leste beruntung mendapat perhatian dari Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA). Warga yang selama puluhan tahun ini dengan […]

  • Listrik Nyala 24 Jam, Warga di Amfoang Selatan dan Tengah Lebih Produktif

    Listrik Nyala 24 Jam, Warga di Amfoang Selatan dan Tengah Lebih Produktif

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aktivitas ekonomi warga dari 8 desa di Kecamatan Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkat seiring listrik telah menyala selama 24 jam. Sebelumnya, warga di kedua kecamatan tersebut hanya menikmati listrik selama 12 jam dengan kapasitas 245 kW yang disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel […]

expand_less