Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok: Energi Bersih Bekal Transisi Energi

PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok: Energi Bersih Bekal Transisi Energi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara digarap oleh PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merupakan langkah besar menuju transisi energi yang ramah lingkungan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menyebut langkah perluasan kapasitas PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok merupakan langkah strategis dan penting untuk dilakukan. Melalui pemanfaatan energi bersih dan murah yang bersumber dari geotermal, pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok dapat menekan subsidi energi yang harus disediakan pemerintah, dan pemanfaatan energi listriknya dapat dinikmati oleh masyarakat, tidak hanya Kabupaten Manggarai, tetap juga untuk kabupaten lainnya di Pulau FLores.

“Pengoperasian PLTP Ulumbu (eksisting) ramah lingkungan yang artinya pada saat proses perluasan kapasitas, nanti kami melakukan identifikasi dengan tujuan untuk menyusun perencanaan bagaimana menghindari hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi lingkungan,” ucap Abdul Nahwan.

Visi Pemerintah dalam Pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok

Flores merupakan pulau dengan potensi panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pulau Flores menyimpan sumber daya sebesar hampir 1.000 MW dan cadangan sebesar 402,5 MW panas bumi. Potensi luar biasa itu mendorong Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, menetapkan Flores sebagai Pulau Panas Bumi (Geothermal Island) pada tahun 2017 melalui SK Menteri ESDM No.2268 K/MEM/2017.

Pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang termuat dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021—2030 yang memprioritaskan penggunaan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 51%.

Proses transisi energi yang dijalankan PT PLN (Persero) saat ini dengan mengembangkan pemanfaatan potensi panas bumi Ulumbu yang ada di Kabupaten Manggarai sejalan dengan road map percepatan bauran energi terbarukan sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional serta penurunan emisi gas rumah kaca yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 112 tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Saat ini, penambahan jaringan wilayah Poco Leok sebagai tempat pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 adalah langkah urgen yang mesti segera dilakukan mengingat Pulau Flores memiliki potensi geotermal yang cukup besar sehingga mampu memberikan pasokan listrik yang memadai untuk warga sekitar.

“Ada potensi energi murah dan ramah lingkungan yang cukup menjanjikan di wilayah Poco Leok, sehingga perlunya langkah strategis dan dukungan dari para stakeholder di lokasi pembangunan agar tercapai kesamaan pandangan dan tujuan, tentunya potensi ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,” ujar Abdul Nahwan.

Saat ini, pembangunan perluasan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok memasuki tahap pelaksanaan pembebasan lahan untuk lokasi 4 wellpad  (titik pengeboran) di Desa Mocok, Desa Lungar dan Desa Wewo,  berdasarkan Surat Keputusan Bupati Manggarai No. HK/417/2022 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu 5—6 (2 X 20 MW) Poco Leok.

Dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok

Langkah perluasan kapasitas PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok ini sangat strategis dan penting. Melalui pemanfaatan energi bersih dan murah yang bersumber dari geotermal Poco Leok, dapat menekan subsidi energi yang harus disediakan pemerintah, dan pemanfaatan energi listriknya dapat  dinikmati oleh masyarakat tidak hanya Kabupaten Manggarai tetapi juga untuk kabupaten lainnya di Pulau Flores.

“Pembangunan PLTP ini dibangun atas pemenuhan kebutuhan listrik dan sumber daya yang ada di Pulau Flores,” sebut Abdul Nahwan.

Dukungan Pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok dari Berbagai Pihak

Manfaat yang ditawarkan lewat pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok memantik dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Ia mengungkapkan potensi EBT yang dimiliki NTT bisa menjadi modal menjalankan transisi energi. Sebab itu, pihaknya memberikan dukungan penuh kepada PLN dalam mengembangkan pembangkit ramah lingkungan demi memaksimalkan potensi besar tersebut.

“Dengan dukungan PLN, provinsi ini akan menjadi salah satu yang terkaya di Indonesia pada 15–20 tahun mendatang. Karena kalau renewable energy menjadi panduan untuk energi masa depan, maka NTT salah satu lumbung dari EBT,” jelasnya.

Selain VBL, dukungan juga datang dari banyak tokoh adat sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu 5—6, seperti dari tua gadang Kampung Rebak, Narsisius.

“Pasti lebih maju ketimbang seperti sekarang secara ekonomi masyarakat,” ucap Narsisius.

Sementara itu, tokoh masyarakat Gendang Rebak, Leksianus Antus, bahkan dengan tegas mengungkapkan tidak ada larangan untuk proses pengeboran yang nantinya akan dilakukan PLN.

Di Kampung Mesir, tua adat setempat, Vinsensius Godat, mengungkapkan antusiasmenya terkait pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok. Sebab menurutnya masih cukup banyak wilayah di Poco Leok yang butuh sentuhan listrik PLN.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Dr. Cornelis Lay, MA. Duka Cita Bagi Guru, Sahabat, & Cendekiawan Soekarnois

    Prof. Dr. Cornelis Lay, MA. Duka Cita Bagi Guru, Sahabat, & Cendekiawan Soekarnois

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Hasto Kristiyanto Berita pagi ini dari Mas Pratik, Menteri Sekretaris Negara tentang dipanggilnya Mas Conny kehadirat Ilahi begitu mengejutkan saya. Seluruh perasaan campur aduk: kesedihan, duka cita, dan sekaligus terbentanglah seluruh rekam jejak sejarah perjalanan bersama Sosok Cendekiawan Soekarnois yang begitu saya kagumi. Prof. Dr. Cornelis Lay, M.A. merupakan sosok akademisi yang mampu membuat […]

  • Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    • calendar_month Ming, 15 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “NTT adalah surga yang diturunkan (Tuhan) ke dunia. Yang jelas, mau jadi surga atau tidak. Itu tergantung dari kita semua,” ungkap Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah saat tiba di Bandara Komodo pada Sabtu, 14 November 2020 pukul 08.50 WITA dijemput oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS). Bersama […]

  • AHY Berkunjung ke NTT pada 6—7 Desember 2022

    AHY Berkunjung ke NTT pada 6—7 Desember 2022

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kehadiran Agus Harimurti Yudoyono (AHY) di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 6—7 Desember 2022; memiliki pesan politik. Demikian disampaikan pengamat politik Ahmad Atang saat dihubungi wartawan pada Senin pagi, 5 Desember 2022. Menurut Atang, ada 4 (empat) hal penting yang perlu diketahui seluruh masyarakat NTT. Pertama, Demokrat sebagai […]

  • Polri Sukses Usut Ratusan Kasus TPPO, 2.027 Orang Terselamatkan

    Polri Sukses Usut Ratusan Kasus TPPO, 2.027 Orang Terselamatkan

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri berkomitmen untuk terus bergerak memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), ratusan laporan yang menyeret ratusan tersangka telah diproses tanpa pandang bulu. Dalam perkembangannya, Satuan Tugas (Satgas) TPPO yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berhasil menyelamatkan 2.027 orang dari jerat TPPO dengan kurun waktu relatif cepat 5 Juni sampai […]

  • Kunker Awal Tahun 2022, VBL Susur BumDes Tafena To Hingga Desa Benu

    Kunker Awal Tahun 2022, VBL Susur BumDes Tafena To Hingga Desa Benu

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di 5 (lima) kabupaten se-daratan Timor diawali dengan Bumdes Tafena To Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Gubernur VBL mengimbau agar masyarakat Kabupaten Kupang khususnya BumDes Tafena To agar berupaya meskipun dengan berbagai persoalan yang dirasakan petani Desa Noelbaki […]

  • Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Loading

    Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur yang diketuai oleh Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. beranggotakan Dr. Magadarita Riwu dan Dr. Marthen Makaborang, S.P, M.Sc. ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran secara terpadu dengan pemeliharaan ternak skala rumah tangga.   Kupang | Sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan menekan angka […]

expand_less