Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat pelatihan hortikultura untuk para petani dari sejumlah kampung di wilayah PLTP Ulumbu, Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 10—11 Agustus 2023.

Pelatihan yang merupakan program ketahanan pangan dengan tema Desa Berdaya tanggung jawab sosial budaya (TJSL) PLN Peduli ini dihadiri oleh warga setempat yang berasal dari Desa Mocok, Desa Mesir, dan Desa Ponggeok, dengan total 50 peserta yang terdiri dari 7 gendang.

Pelatihan hortikultura ini secara khusus menyasar petani dan anggota kelompok wanita tani (KWT) Kartika Lao, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, dengan tujuan membuka wawasan petani hortikultura, terutama bagi mereka yang baru merintis, guna melahirkan petani hortikultura yang mandiri.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Camat Langke Rembong, Emil Ndahur; Assistant Manager Perizinan dan Umum PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Lalu Irlan Jayadi; pelatih hortikultura, Lambertus Enga; serta para petani di kawasan sekitar PLTP Ulumbu di Poco Leok.

Lalu Irlan Jayadi mengatakan pihak PLN telah merumuskan skema dalam upaya membangun dan memberdayakan masyarakat sekitar Poco Leok, seperti halnya yang tengah dan telah dilakukan kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional lainnya di seluruh Indonesia.

“Yang kita lakukan sekarang adalah membantu masyarakat untuk membangun ketahanan pangan. Warga dari wilayah Poco Leok, dilatih untuk bagaimana menanam horti yang baik,” ujarnya.

Dengan visi tersebut, Lalu Irlan Jayadi menekankan, PT PLN (Persero) punya rencana jangka panjang dalam program Desa Berdaya yang dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini, warga sekitar wilayah PLTP Ulumbu di Poco Leok.

“Setelah ini, apa yang hendak dilakukan dan dikembangkan petani, PLN siap dukung. Karena program kita pasti berkelanjutan nantinya,” ucap Lalu Irlan Jayadi.

Sementara itu, Camat Emil Ndahur, tak memungkiri budidaya hortikultura erat kaitannya dengan mata pencaharian masyarakat Poco Leok, sehingga pelatihan ini menggugah antusiasme masyarakat sekitar.

Lewat program ini, Camat Emil Ndahur berharap para peserta nantinya mampu mengelola dan menjalankan bisnis hortikultura dengan lebih baik, sehingga tanaman yang dibudidaya tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi petani.

“Ini berkaitan dengan kehidupan petani sehari-hari. Sehingga penting untuk tahu bagaimana menghasilkan horti yang lebih baik seperti di tempatnya Pak Lambertus ini. Kita belajar dari orang lain juga,” ujar Camat Emil Ndahur.

Pada pelatihan ini, para peserta dibimbing untuk membuat pupuk kompos/organik yang mudah, murah, dan sederhana. Selain itu, para petani yang hadiri dalam pelatihan diajarkan cara memilih benih, mengelola lahan, menanam, merawat, memelihara, sampai memasarkan hasil panen.

Mentor sekaligus pemilik usaha hortikultura, Lambertus Enga, menegaskan dirinya tak akan pikir panjang dalam membagikan pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki sehubungan dengan bisnis hortikultura, terlebih apabila hal itu dibutuhkan untuk kemajuan dan kemandirian petani di NTT.

“Terima kasih kepada PLN yang bantu fasilitasi kegiatan ini. Saya siap bagi pengalaman dan praktik yang sudah saya lakukan selama ini kepada petani dari kawasan Poco Leok,” ucapnya.

Lambertus Enga mengatakan, sampai saat ini, Manggarai belum bisa memenuhi kebutuhan horti dalam jumlah yang cukup dan berkelanjutan. Ketidakcukupan itu, menurut Lambertus Enga, disebabkan lantaran budidaya tanaman hortikultura tidak dilakukan secara terencana dan terorganisasi dengan baik. Hal itu berpengaruh pada pasokan yang tidak sesuai dengan kemauan pasaran. Padahal, Manggarai sangat potensial untuk usaha hortikultura.

“Zaman ini tidak bisa lagi mengusahakan sesuatu secara tradisional. Kalau sekadar untuk konsumsi, mungkin bisa. Tetapi untuk bisnis, mau tidak mau, harus secara profesional,” ucap Lambertus Enga.

Merespons kegiatan tersebut, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengungkapkan bahwa program TJSL ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Di samping itu, pelatihan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk tetap peduli dan memerhatikan roda perekonomian masyarakat sekitar wilayah pengembangan geotermal.

GM Abdul Nahwan mengatakan, melalui program PLN Peduli, dapat melahirkan kawasan desa tangguh binaan PLN yang lebih sejahtera serta dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui program Desa Berdaya diharap bisa menjadi role model optimasi potensi desa berbasis SDG’s (Sustainable Deveopment Goals),” ucap Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesona Pantai Teres: Potongan Surga di Serambi Selatan Kabupaten Kupang

    Pesona Pantai Teres: Potongan Surga di Serambi Selatan Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot dan Tim PKM Pusdibubpar LP2M Undana Menyebut Pantai Teres, mungkin saja terasa tak renyah di telinga Anda. Tapi, kadang rasa tak renyah itulah yang mencubit hasrat dan merangsang  rasa ingin tahu tentang pantai yang eksotik ini. Pantai ini memang keren. Memamerkan lanskap garis pantai sejauh mata memandang. Tetapi, ada yang berbeda […]

  • Kementerian PUPR Percepat Program Sertifikasi

    Kementerian PUPR Percepat Program Sertifikasi

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan, Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan akan terus melanjutkan percepatan program sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi Indonesia pada tahun 2019. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang disampaikannya pada kegiatan sertifikasi bagi 10.000 pekerja konstruksi, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018. Presiden Jokowi dalam […]

  • Sertijab Pejabat Eselon III, Sekda Belu Pinta Segera Laksanakan Tupoksi

    Sertijab Pejabat Eselon III, Sekda Belu Pinta Segera Laksanakan Tupoksi

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johanes Andes Prihatin, S.E., M.Si. memimpin serah terima jabatan (sertijab) pejabat eselon III lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di lantai 1 Kantor Bupati Belu pada Selasa, 9 November 2021. Acara ini diawali dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara sertijab, serta penyerahan memori jabatan […]

  • Kuartal II 2025, BI Mencatat QRIS Capai 57 Juta Pengguna

    Kuartal II 2025, BI Mencatat QRIS Capai 57 Juta Pengguna

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Loading

    QRIS kini sudah bisa digunakan lintas negara dengan Thailand, Malaysia, Singapura. Dalam waktu dekat, QRIS juga akan terhubung dengan Jepang, India, Korea Selatan, dan UEA (Uni Emirat Arab).   Jakarta | Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan signifikan dalam penggunaan layanan pembayaran digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hingga kuartal II tahun 2025. Deputi […]

  • Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani KPK sudah senyum-senyum, buruannya bisa dijebloskan ke penjara. Begitu usai vonis, presiden malah membebaskan buruannya itu. KPK berlari mengejar koruptor kelas kakap. Kadang memanjat bukit berkas, menyeberangi sungai audit, bahkan menyelam jauh ke dalam lautan data transaksi mencurigakan. Semua itu memakan biaya miliaran, memeras otak penyidik sampai kering, menghabiskan malam-malam tanpa […]

  • ‘Human Trafficking’ di Jambi, Teman Jual Teman

    ‘Human Trafficking’ di Jambi, Teman Jual Teman

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 1Komentar

    Loading

    Jambi, Garda Indonesia | Seorang ibu di Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi, melaporkan kasus human traficking atau perdagangan manusia yang menimpa anak dan keponakannya kepada Kepolisian Resor (Polres) Tanjab Barat pada Sabtu, 21 Januari 2023. Kapolres Tanjab Barat, AKBP Padli, saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan bahwa adanya laporan itu. Ia mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus […]

expand_less