Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Politani Kupang Dukung Pemprov NTT Bangun Pabrik Pakan Ternak

Politani Kupang Dukung Pemprov NTT Bangun Pabrik Pakan Ternak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang menyatakan siap berkolaborasi untuk menyukseskan program-program Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. Demikian pernyataan Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Politani, Johanis Jeremias, S.Pt, M.Sc.,saat audiensi dengan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di ruang kerja, Selasa, 2 Juli 2019.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/05/23/di-ntt-bakal-didirikan-perusahaan-pakan-ternak-ayam

“Ada beberapa program Pemerintah Provinsi yang di dalamnya kami lihat Politani dapat terlibat dan berkolaborasi. Kami mendukung rencana Pemerintah daerah untuk mendirikan pabrik pakan ternak. Karena bisa menjadi penyeimbang pakan dari luar daerah terutama dalam soal penentuan harga sehingga lebih terjangkau dan menguntungkan masyarakat,” jelas Johanis kepada Wagub NTT.

Johanis Jeremias didampingi Cardial Leopenu, S.Pt, M.Sc selaku Kepala Laboratorium (Kalab) Nutrisi dan Pakan Ternak, Anoliab Aotpah, S.Pt, Ph.D , Ketua Jurusan Peternakan, Melinda Moata, SP, Ph.D, Kalab Tanah dan Air, drh Erda Rame Hau, M. Biotech, Kalab Kesehatan Hewan. Hadir pula Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Miqdon Abolla.

“Politani sudah punya pabrik pakan ternak tapi masih sebatas untuk kepentingan pendidikan kampus. Ada niat menjadikannya sebagai salah satu unit pengembangan bisnis serta memiliki merek dagang sendiri. Tapi hal ini belum bisa terwujud karena Politani belum berbentuk Badan Layanan Umum (BLU)”, terang Johanis Jeremias.

“Pabrik kami ini kiranya dapat menjadi semacam piloct project bagi rencana pemerintah daerah dalam membangun pabrik pakan ternak. Kami juga sudah lama menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan beberapa universitas ternama di Eropa dan Australia. Seperti Universitas Vanhall Laranstein, Belanda khusus konservasi air untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian, Melbourne Polytechnic untuk Pelatihan Vokasi. Juga dengan Adelaide University untuk pengembangan kelor,” jelas Jeremias.

Politani, lanjut Jeremias, dapat memfasilitasi pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan universitas-universitas ini. Khusus untuk Melbourne Polytechnic, mereka punya komitmen untuk membiayai pelatihan vokasi serta memberikan pendampingan dan pembiayaan bagi para peserta untuk membuka usaha pasca pelatihan.

“Jumlah peserta untuk setiap angkatan adalah 10—15 orang. Sementara Universitas Vanhall akan mengutus tim untuk membawakan materi dalam seminar Konservasi Air pada tangga 8 Juli ini. Tim dari Belanda ini rencananya juga akan beraudiensi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk perkenalkan teknologi panen, tangkap dan simpan air,” jelas Johanis.

Wakil Gubernur, Josef Nae Soi menyambut positif dukungan dari Politani tersebut. Sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasional, Politani telah banyak berperan dalam pembangunan di NTT. Secara khusus Wagub sangat antusias dengan tawaran pelatihan vokasi yang ditawarkan oleh Melbourne Polytechnic karena selaras dengan tekad Pemerintah Provinsi mengirimkan banyak anak muda ke luar negeri untuk menempuh pelatihan vokasi.

“Sekarang ini, ada 25 orang anak muda yang sedang menjalani kursus dan masa persiapan di Undana untuk diberangkatkan ke Griffith University. Tentu saja tawaran dari Mellbourne, sangat bagus. Karena Pemerintah Provinsi kemungkinan hanya menanggung biaya transportasi serta akomodasi peserta. Saya minta Politani segera melakukan komunikasi dengan Melbourne (Polytechnic) agar kerja sama ini bisa direalisasikan dalam waktu tidak terlalu lama. Kalu bisa minggu depan, kami sudah mendapatkan gambaran dari Politani. Kita akan fokus pada pelatihan vokasi di bidang pertanian, peternakan dan kelor,” pinta Wagub dalam kesempatan tersebut.

Sementara terkait tekad pemerintah provinsi mendirikan pabrik pakan ternak, Wagub mengungkapkan, Pemerintah Provinsi pasti akan bekerja sama dengan Politani dan universitas-universitas lainnya. Terutama dalam pengembangan bahan bakunya.

“Saya sudah lihat mesin pakan ternak dari Politani. Sangat bagus. Saya minta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan juga Kadis Peternakan untuk menindaklajuti hal ini. Ke depan, kita konsentrasi untuk mengekspor daging bukan lagi ternak hidup yang utuh. Kita sudah mengajukan permintaan kepada pemerintah pusat untuk hal membantu peralatan terkait hal ini,” pungkas Wagub Josef. (*)

Sumber berita (*/Aven Rame—Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkumham Tolak Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang

    Kemenkumham Tolak Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang

    • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah secara resmi memutuskan menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara pada 5 Maret 2021. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengatakan hasil KLB tersebut tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang telah diprasyaratkan. Yasonna Laoly menegaskan tata cara pemeriksaan dan […]

  • SUKSES! 14 Sertifikat PLTP Ulumbu Terbit, Upaya Srikandi PLN dan BPN

    SUKSES! 14 Sertifikat PLTP Ulumbu Terbit, Upaya Srikandi PLN dan BPN

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    PLN, imbuh GM Yasir, berkomitmen mengamankan sisa aset dalam pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6, yakni access road wellpad J dan access road wellpad G, sesuai Keputusan Bupati melalui SK nomor 366 tahun 2024 tentang Penetapan Lokasi PLTP Ulumbu.   Ruteng | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Srikandi Unit Pelaksana Proyek (UPP) […]

  • Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan sertifikasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sertifikasi ini merupakan bukti Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR berkompeten menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) SDM. Pengembangan SDM Indonesia menjadi fokus pembangunan Pemerintah setelah sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur juga memerlukan SDM yang […]

  • Kenapa Imlek Hujan Deras

    Kenapa Imlek Hujan Deras

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Tahun Baru China atau Imlek selalu tiba selama rentang tanggal 21 Januari—20 Februari. Pada periode tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia. Maka, tidak mengherankan jika hujan sering tiba saat Imlek. Selain itu, curah hujan tinggi saat perayaan Imlek di Indonesia pun dipengaruhi oleh monsun Asia. Monsun ini mencapai puncaknya pada Januari—Februari, bertepatan dengan […]

  • Geliat Industri Rumahan Kelor & Jahe Merah Mbak Retno di Tengah Pandemi

    Geliat Industri Rumahan Kelor & Jahe Merah Mbak Retno di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jahe Merah atau empon-empon (bahasa Jawa, red) atau Zingiber officinale var. Rubrum adalah tanaman dengan rimpang berwarna merah dan ukurannya lebih kecil dari jahe putih/kuning (jahe badak). Dilansir dari Kompas.com, Jahe merah menjadi salah satu ramuan tradisional yang paling sering diolah menjadi minuman yang dapat menghangatkan badan saat cuaca hujan. Namun, […]

  • Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, 89 persennya bersumber dari pemanfaatan potensi energi bersih. Prabowo optimistis Indonesia tidak hanya akan menjadi negara mandiri, tetapi juga menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi energi global.   Sumedang | Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi […]

expand_less