Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi Farmasi Intens Kenalkan Potensi Kelor

Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi Farmasi Intens Kenalkan Potensi Kelor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka World Pharmacist Day yang dirayakan pada setiap 25 September dan mendukung program Pemprov NTT maka Poltekkes Kemenkes Prodi Farmasi menghelat even 1.001 seduhan instan kelor kepada peserta car free day di Jalan Raya El Tari Kupang pada Sabtu, 28 September 2019.

Pantauan media ini para mahasiswa dan dosen jurusan farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang sangat bersemangat dan antusias menawarkan seduhan instan kelor kepada peserta car free day.

Para peserta car free day yang menikmati seduhan instan kelor

Garda Indonesia menyempatkan diri menikmati seduhan instan kelor dan berkesempatan berbincang dengan Ketua Jurusan Program Studi (Prodi) Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang, Maria Hilaria, S.Si., S.Farm., Apt., M.Si. yang menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini ingin lebih mengenalkan potensi kelor (marungga) kepada masyarakat Kota Kupang.

“Kami ingin masyarakat yang hadir di arena car free day dapat mencicipi seduhan minuman instan kelor dengan target 1.001 seduhan (cups),” ujar Maria Hilaria.

Pose bersama Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang, Maria Hilaria, S.Si., S.Farm., Apt., M.Si. (tengah, berbaju hijau tua) dan para dosen di sela kegiatan

Selain Kelor, Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang juga sedang menggarap Faloak dan para dosen sedang melakukan penelitian bahan alami lokal dan menggali informasi yang ada di masyarakat untuk selanjutnya dibuat dalam bentuk Blue Print.

“Sebenarnya telah banyak data hasil penelitian obat tradisional yang bersumber dari bahan alami namun belum dapat kami publish,” ungkap Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang.

Disamping itu, jelas Maria, melalui kegiatan ini ingin mengenalkan Poltekkes Kemenkes Kupang Jurusan Farmasi kepada masyarakat sebagai promosi institusi.

Menurut Maria Hilaria, pola promosi institusi dirubah dengan lebih mendekatkan dan mengenalkan Poltekkes Kemenkes Kupang Jurusan Farmasi yang mendapatkan hasil yaitu peningkatan animo calon mahasiswa yang mendaftar 359 orang di tahun 2018 dan meningkat menjadi 623 pendaftar di tahun 2019.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Kota Kupang Distribusi Bantuan Alkes ke Rumah Sakit dan Masyarakat

    PMI Kota Kupang Distribusi Bantuan Alkes ke Rumah Sakit dan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man juga selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang menyerahkan bantuan alat kesehatan (alkes) kepada Rumah Sakit St. Carolus Boromeus Bello yang diterima oleh perwakilan rumah sakit, dr. Arianti Yusnita dan Suster Anselina Sebe serta pembagian masker bagi masyarakat pada Selasa, 19 April […]

  • Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kejaksaan Agung melimpahkan sejumlah barang bukti dari Harvey Moeis di kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015—2022. Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 1 1 rumah, 8 mobil mewah, hingga 88 tas mewah. Kuasa hukum Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, mengatakan 88 […]

  • Kemendagri Dukung KPK Bersihkan Penyelenggara Negara Koruptif

    Kemendagri Dukung KPK Bersihkan Penyelenggara Negara Koruptif

    • calendar_month Sab, 27 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Manado, gardaindonesia.id | Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) mencatat di tahun 2018; terdapat 19 kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dan sekitar 61 Anggota DPR dan DPRD yang tertangkap kasus korupsi. Terakhir kasus DPRD Kalimantan Tengah. Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap 14 orang di Jakarta, OTT tersebut terkait dengan urusan perkebunan kelapa sawit […]

  • 13 Bacaleg DPRD NTT Belum Memenuhi Syarat Pencalonan

    13 Bacaleg DPRD NTT Belum Memenuhi Syarat Pencalonan

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan 944 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Memenuhi Syarat (MS) dalam pencalonan Anggota DPRD Prov NTT Tahun 2018. Dari total 957 Bacaleg yang ajukan berkas pencalonan; terdapat 13 Bacaleg yang Belum Memenuhi Syarat (BMS), demikian penegasan Ketua KPU Prov NTT, Maryanti Luturmas Adoe melalui […]

  • Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Cleistocactus samaipatanus merupakan anggota suku Cactaceae (keluarga kaktus-kaktusan) yang memiliki kolumnar panjang dan sempit dengan duri mirip tusuk gigi emas pucat. Jika berkunjung ke Kebun Raya Bali, jangan lupa melihat kaktus ini secara langsung yaa! Cleistocactus samaipatanus tumbuh setinggi 1,5 m (4,9 kaki), memiliki banyak panjang, membentuk kelompok bercabang dari pangkal dengan beberapa batang tegak dengan […]

  • Banjir di Kerawang, 15 Kecamatan Terdampak & 4.184 Jiwa Mengungsi

    Banjir di Kerawang, 15 Kecamatan Terdampak & 4.184 Jiwa Mengungsi

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kerusakan infrastruktur berupa tanggul jebol memicu banjir beberapa desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Banjir terpantau pada Minggu, 21 Februari 2021 pukul 01.00 WIB. Sejumlah desa terdampak banjir yang terjadi pada dini hari. Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan dari BPBD setempat banjir melanda 4 desa, yaitu Desa […]

expand_less