Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Posko Covid-19 Jadi Kunci Pengendalian di Kabupaten TTU

Posko Covid-19 Jadi Kunci Pengendalian di Kabupaten TTU

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Sesuai hasil rapat Presiden, Juru bicara Covid dan Kemenko Perekonomian RI terkait penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia, untuk lebih memperketat pengawasan dan pengendalian Covid-19, maka wilayah kab/kota, Provinsi DKI dan Se-Jabotabek, terkhusus wilayah Jawa dan Bali dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kristoforus Ukat kepada media ini pada Jumat siang, 8 Januari 2021.

Untuk luar daerah sesuai instruksi itu, imbuh Kristoforus, akan dioptimalkan pos Satgas Covid provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan sampai di tingkat kelurahan/desa. “Pemerintah Desa harus mengimbau masyarakat secara persuasif agar menghindari kerumunan dan dapat melakukan penegakan hukum dengan melibatkan Satpol PP, Kepolisian RI, dan TNI,” terangnya.

Lanjut Kristoforus menambahkan, untuk wilayah TTU tidak diadakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, namun  yang perlu diperhatikan adalah mengoptimalkan kembali Posko Covid-19. “Terkait posko pengendalian bertempat di RSUD Kefamenanu, karena ada Call Center-nya, dokter dan perawat kesehatan,” papar Kristo yang juga menjabat sebagai Kadis Kominfo Kabupaten TTU ini.

Bilamana ada pengajuan dari kecamatan/desa, imbuh Kristoforus, akan diarahkan untuk berurusan dengan posko tindakan pengendalian. “Terkait posko pengendalian di Oeperigi (perbatasan TTU-TTS) telah ditarik atas dasar pertimbangan untuk beroperasi masing-masing unit seperti Koramil, Kepolisian dan Pihak Kesehatan,” urainya.

Jika ada yang penting, terang Kristoforus, pihaknya akan bekerja sama secara terpadu untuk mencegah kerumunan. “Terkadang kecolongan saat orang luar masuk ke wilayah kita karena takut dikarantina, mereka harus mengalihkan alasan ke daerah lain,” ungkapnya.

Kristoforus juga mengharapkan Pemerintah Kecamatan/ Desa harus berperan aktif  membantu bila ada pelaku perjalanan dengan Gejala Covid-19 agar segera melaporkan ke puskesmas.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik yang berlebihan, tetapi mengutamakan Protokol Kesehatan sebagai strategi untuk bersahabat dengan Covid-19. “Dan jangan keluar sembarangan, kecuali ada keperluan penting. Karena kasus suspect, orang tanpa gelaja (OTG) dan reaktif bermula dari klaster keluarga, dengan tanpa gelaja bisa terjadi akibat kekebalan tubuh menurun,” tandasnya.(*)

Penulis dan foto (*/Melkianus Nino)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komedian Nunung & Suaminya Terjerat Kasus Narkoba

    Komedian Nunung & Suaminya Terjerat Kasus Narkoba

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komedian Nunung Srimulat ditangkap polisi atas kasus narkoba, Jumat, 19 Juli 2019. Pemilik nama lengkap Tri Retno Prayudati ditangkap bersama suaminya, July Jan Sambiran di kediaman mereka yang berlokasi di Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan. Dotres Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan sisa paket sabu yang dari rumah Nunung. Pengungkapan shabu […]

  • Kelompok Anarko, Pasukan Tempur Demo Anarkis Penolak ‘Omnibus Law’

    Kelompok Anarko, Pasukan Tempur Demo Anarkis Penolak ‘Omnibus Law’

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Tahukah anda Kelompok Anarko? Kelompok anak muda liar ini berideologi anti Pemerintah, anti kemapanan, anti keteraturan dan mereka ingin mengatur diri sendiri, seenak perut mereka sendiri. Ideologi sesat ini biasanya menyasar kelompok anak muda yang tidak berpendidikan, anti sosial dan anti peraturan. Mereka bergerak liar di akar rumput menyasar anak muda […]

  • Gubernur NTT: “Kemiskinan Miliki Efek Psikologis & Sosiologis Yang Menyakitkan“

    Gubernur NTT: “Kemiskinan Miliki Efek Psikologis & Sosiologis Yang Menyakitkan“

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Kemiskinan, ketimpangan, pengangguran, kelaparan, gizi buruk, stunting, dan perdagangan manusia (Human Trafficking) masih melanda. Data penduduk miskin NTT tahun 2018 berjumlah 1,1 juta jiwa atau sekitar 21,78% mencakup 1/5 penduduk NTT (diantara 5 penduduk terdapat 1 penduduk miskin); merupakan penggalan Pidato Politik Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD Prov […]

  • Ekonomi NTT Tahun 2021 Tumbuh 2,51 Persen

    Ekonomi NTT Tahun 2021 Tumbuh 2,51 Persen

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2021 mencapai Rp 110,89 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 70,54 triliun. Demikian disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Provinsi NTT Ir. Adi H. Manafe, M.Si. dalam sesi rilis pers secara live streaming melalui channel YouTube Humas […]

  • Lahan Seluas 150 Hektar Terbakar di Kolaka Timur

    Lahan Seluas 150 Hektar Terbakar di Kolaka Timur

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kolaka-Sulawesi, Garda Indonesia | Lahan dengan luas sekitar 150 hektar yang terbagi pada 3 desa dan 2 kecamatan di Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, terbakar pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019. Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo menyampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur telah menyatakan status siaga darurat […]

  • Anaknya Dituduh Monopoli Bisnis di Lapas, Yasonna: Bohong Besar

    Anaknya Dituduh Monopoli Bisnis di Lapas, Yasonna: Bohong Besar

    • calendar_month Rab, 3 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menepis isu yang menyebut menyebut anaknya, Yamitema Tirtajaya Laoly terlibat dalam monopoli bisnis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Yasonna bahkan blak-blakan menyebut tudingan tersebut sebagai sebuah kebohongan. “Ah bohong besar itu, enggak ada. Nanti ada keterangan dari kalapasnya,” ujarnya saat ditemui awak media […]

expand_less