Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Ingin Pandemi Jadi Momentum Percepatan Transformasi Digital

Presiden Ingin Pandemi Jadi Momentum Percepatan Transformasi Digital

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital. Menurutnya, pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online.

“Perubahan seperti ini perlu segera diantisipasi, disiapkan, direncanakan secara matang,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas dengan topik “Perencanaan Transformasi Digital”, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Dalam survei IMD World Digital Competitiveness pada 2019, Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Menurut Presiden Jokowi, posisi Indonesia tersebut lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di ASEAN, yaitu Thailand di peringkat 40, Malaysia di peringkat 26, dan Singapura di peringkat 2.

“Oleh sebab itu, perlu menjadi perhatian kita bersama, yang pertama segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital. Saya kira kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini. Kemudian percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa/kelurahan serta di titik-titik layanan publik,” ujar Presiden Jokowi.

Kedua, Ia meminta agar dipersiapkan peta jalan atau road map transformasi digital di sektor-sektor strategis. Beberapa sektor tersebut antara lain pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran. “Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah,” imbuh Presiden.

Ketiga, Presiden meminta agar integrasi pusat data nasional dipercepat. Keempat, Presiden ingin agar kebutuhan sumber daya manusia (SDM) talenta digital disiapkan.

Menurut Kepala Negara, untuk melakukan transformasi digital, Indonesia membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan atau kurang lebih 600 ribu per tahun. “Ini perlu betul-betul sebuah persiapan. Atau kurang lebih 600 ribu per tahun, sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital kita,” jelasnya.

Terakhir, Presiden meminta agar jajarannya segera menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres) Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2.002 Mahasiswa FKIP Undana Ikut Pembekalan PPL

    2.002 Mahasiswa FKIP Undana Ikut Pembekalan PPL

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 2.002 Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) II FKIP Undana Kupang mengikuti pembekalan PPL yang diselenggarakan Pusat Micro Teaching dan PPL, pada Senin, 5 Agustus 2019 bertempat di Aula Rektor Lama Undana. Kepala Pusat Micro Teaching dan PPL Undana, Dr. Drs. Labu Djuli, M. Hum, kepada media Garda Indonesia mengatakan bahwa […]

  • Raffi Ahmad Pejabat Negara Ketiga Berani Minta Maaf dan Sumbang 15 Miliar

    Raffi Ahmad Pejabat Negara Ketiga Berani Minta Maaf dan Sumbang 15 Miliar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Loading

    Di tengah gelombang duka yang menyapu Sumatra, di tanah yang retak oleh banjir dan longsor, muncul satu istilah yang kini menggema lebih keras dari sirene evakuasi, bencana tanda tangan. Bukan bencana alam. Bukan murni murka langit. Ini bencana yang lahir dari meja-meja rapat, dari berkas yang tak ditandatangani tepat waktu, dari prosedur yang tersendat seperti […]

  • Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar-Sulsel, Garda Indonesia | Untuk pertama kali dari seluruh Gubernur yang menjabat di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan jalan kaki sejauh 2.2 kilometer, usai Sholat Idul Fitri, di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu, 5 Juni 2019. Jalan kaki di pagi hari merupakan kebiasaan sosok dengan sejuta karya itu, sejak puluhan tahun silam. Pria kelahiran Kota […]

  • Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    • calendar_month Jum, 13 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memerangi dan mengeliminasi stunting dan malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten pada Kamis 12—13 Desember 2019 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Bupati Belu Willibrodus Lay pada kesempatan itu, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa, stunting (gizi kronis/gizi buruk/kerdil) dan […]

  • Bengkel Sastra KBPNTT Sentuh Siswa & Guru Sumba Timur

    Bengkel Sastra KBPNTT Sentuh Siswa & Guru Sumba Timur

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (KBPNTT) menghelat Bengkel Sastra berupa peningkatan apresiasi sastra bagi SMA/SMK/MA di Kabupaten Sumba Timur di aula Hotel Cendana, Jalan Ikan Hiu Km.5, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Waingapu pada 20—23 Juni 2023. Bengkel Sastra merupakan salah satu wujud nyata dari peningkatan apresiasi sastra di kalangan dunia pendidikan, […]

  • OJK NTT Peduli Covid-19, Bantu Warga Terdampak di Kota Kupang Rp.100 Juta

    OJK NTT Peduli Covid-19, Bantu Warga Terdampak di Kota Kupang Rp.100 Juta

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang menerima bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) senilai 100 juta. Bantuan bertajuk OJK Peduli Covid-19 tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala OJK NTT, Robert Sianipar kepada Wali Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu, 20 Mei 2020. Bantuan yang terdiri dari uang tunai […]

expand_less