Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Macron Diduga Langgar Aturan Candi Borobudur

Presiden Macron Diduga Langgar Aturan Candi Borobudur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
  • visibility 194
  • comment 0 komentar

Loading

Aksi yang sama juga dilakukan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Ketiganya menginjak stupa untuk menyentuh patung Buddha. Aksi rombongan kenegaraan ini pun ramai jadi perbincangan di media sosial.

 

Magelang | Kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron beserta rombongan ke Candi Borobudur, Jawa Tengah; disoroti karena melanggar aturan. Seperti aksi merogoh stupa hingga tidak menggunakan sandal khusus atau upanat sebagai upaya pelestarian warisan dunia ini.

Sebelumnya, pelanggaran merogoh stupa itu dibagikan akun Sekretariat Kabinet pada Kamis, 28 Mei 2025. Macron dan ibu negara Brigitte nampak memanjat stupa untuk menjangkau patung di dalamnya.

Aksi yang sama juga dilakukan Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya. Ketiganya menginjak stupa untuk menyentuh patung Buddha. Aksi rombongan kenegaraan ini pun ramai jadi perbincangan di media sosial.

Selain aksi rogoh stupa, rombongan Macron yang menaiki lantai dan tangga Candi Borobudur ini juga tidak memakai sandal khusus. Padahal mulai Desember 2023, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf/Baparekraf) memberlakukan aturan bagi wisatawan yang ingin naik ke tangga dan lantai Candi Borobudur.

Pengunjung diwajibkan menggunakan alas kaki khusus, yakni sandal upanat. Penggunaan alas kaki khusus ini didasari pada penelitian yang dilakukan Balai Konservasi Borobudur.

Berjalan di atas batuan candi menggunakan alas kaki konvensional secara tidak disadari akan menggerus permukaan batuan candi. Sehingga penggunaan sandal upanat dilakukan sebagai upaya pelestarian pada Candi Borobudur agar tidak korosi.

Sandal ini didesain khusus dan sudah melalui riset cukup panjang sejak Januari 2022, dan dinyatakan memenuhi kriteria durability, ergonomi, dan keselarasan visual oleh Pengkaji Pelestari Balai Konservasi Borobudur.

Kritikan ini juga disampaikan lembaga Young Buddhist Association (YBA). YBA menyoroti adanya tebang pilih dalam penerapan aturan pelestarian Borobudur.

Sudah sejak lama, pengunjung yang datang ke Borobudur wajib bersikap hormat pada objek destinasi wisata religi ini. Seperti tidak menaiki atau menduduki stupa-stupa. Kemudian pengunjung juga harus menggunakan sandal khusus atau upanat.

Rogoh Stupa Dilarang

Mitos Kunto Bimo sudah lama berkembang di masyarakat. Sayangnya mitos ini bisa berdampak buruk pada pelestarian Candi Borobudur. Kunto Bimo adalah sebuah stupa yang di dalamnya dijumpai arca, di mana orang banyak memasukkan tangan untuk menyentuh jari dari arca yang ada di dalam estupa itu. Dengan maksud, apabila berhasil menyentuh, maka akan mempunyai keinginan yang terkabul.

“Mitos ini sekarang menjadi masalah pelestarian dari Candi Borobudur,” ujar Perwakilan dari Museum Cagar Budaya, Hari Setyawan.

Ia mengatakan, arca yang ada di dalam stupa merupakan obyek pemujaan atau simbol religius dari umat Buddha.

“Pantaskah kita menaikkan kaki ke dalam simbol religius ini? Tentu tidak. Karena ini adalah elemen yang disakralkan oleh saudara-saudara umat Buddha. Sudah seharusnya semua menghargainya kembali kepada toleransi umat beragama,” pesan Hari Setyawan.(*)

Sumber (*/tribunnews.com)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Kaya Akan Sumberdaya Alam & Budaya; Julie Laiskodat Kagum

    NTT Kaya Akan Sumberdaya Alam & Budaya; Julie Laiskodat Kagum

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, gardaindonesia.id – Visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera didasarkan pada keyakinan bahwa NTT harus lepas dari kemiskinan. Karena NTT sangat kaya akan sumberdaya alam serta budaya sebagai cerminan martabat manusia NTT. Untuk itu, pengembangan pariwisata adalah penggerak utama bagi pembangunan ekonomi inklusif yang merata, jelas Gubernur dua NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, pada […]

  • Lembata Siap Helat Festival Literasi, Ini Kata Ketua FTBM NTT

    Lembata Siap Helat Festival Literasi, Ini Kata Ketua FTBM NTT

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Pelaksanaan Festival Literasi Kabupaten Lembata Tahun 2024 sudah di depan mata. Jumat, 17 Mei 2024, Festival Literasi yang mengusung tema, “Memperkuat Budaya Literasi Untuk Lembata Sehat, Cerdas dan Sejahtera” itu akan dibuka Penjabat Bupati Lembata, Drs. Matheos Tan, M.M. Sebelumnya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Anselmus Asan Ola, S. IP,  M. AP […]

  • LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | SD Kristen Rehobot Kupang yang berlokasi di tengah hamparan sawah dan sering menjadi korban terpaan angin putting beliung dan bencana banjir, memperoleh perhatian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerjasama dengan Kemenristek/BRIN. Hasil identifikasi masalah dan analisa situasi yang dilakukan oleh tim pelaksana LP2M Undana […]

  • Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id |Basarnas telah menemukan puing-puing pesawat Pesawat Lion Air Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 mengangkut 188 orang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak, 2 bayi, dan 7 kru pesawat. Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi […]

  • Sandra Dewi dan 88 Tas Mahal

    Sandra Dewi dan 88 Tas Mahal

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Loading

    Negeri ini memang luar biasa, wak. Tiap kali kita kira udah gila, dia tambah sinting. Datanglah kisah Sandra Dewi, sang putri sinetron yang terseret dalam opera sabun hukum paling mewah di jagat selebritas. Bukan karena main film, tapi karena jaksa menemukan 88 tas mewah, rumah bertingkat bak museum parfum, dan deposito miliaran rupiah hasil “cinta […]

  • Mutasi Pejabat Pemkot Kupang, Wali Kota Kukuhkan Pejabat Nomenklatur Baru

    Mutasi Pejabat Pemkot Kupang, Wali Kota Kukuhkan Pejabat Nomenklatur Baru

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore melantik 50 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkup Kota Kupang, pada Senin, 9 Agustus 2021 di Kantor Wali Kota Kupang; bertujuan mengisi sejumlah jabatan kosong, sekaligus mengukuhkan para pejabat pada perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur. Beberapa jabatan kosong yang terisi dalam […]

expand_less