Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Produk UMKM Alor Binaan Bank NTT Bakal Terhubung Pasar di Kupang

Produk UMKM Alor Binaan Bank NTT Bakal Terhubung Pasar di Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Kalabahi, Garda Indonesia | Usai melakukan penjurian di empat desa pada Pulau Alor, yakni Desa Alimebung, Desa Kamot, Desa Alor Besar dan Desa Aimoli, pada Selasa pagi, 13 September 2022, Ketua Kadin NTT juga juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022; menyeberang ke Pulau Pantar.

Di sana, Bobby akan melakukan aktivitas yang sama yakni melakukan penjurian terhadap salah satu desa binaan. Juri tidak sendirian melainkan didampingi Pimpinan Cabang Bank NTT Kalabahi, Vincentius Sulu, Kasubdiv Parekraf & Desa Binaan Direktorat  Kredit Bank NTT kantor pusat,  Reinhart Djo serta Echni Marisa Killa. Di Pantar, mereka akan mengunjungi Desa Kabir.

Kepada wartawan, Bobby menegaskan bahwa selain berkunjung untuk melihat dari dekat serta mengevaluasi kesiapan desa dalam festival paling bergengsi ini, pihaknya juga mengidentifikasi produk-produk unggulan UMKM yang layak untuk dipasarkan ke luar daerah bahkan luar negeri.

“Dan Kadin NTT bersedia membantu pemasaran produk-produk  dari Desa Binaan Bank NTT. Kita sudah sampaikan jauh-jauh hari bahwa kami dari Kadin siap menjadi bapak asuh dari setiap UMKM yang menjadi nominator agar nantinya produk yang dihasilkan menemukan pasarnya,” tegas Bobby menambahkan, biasanya yang harus dibenahi adalah mengkurasi  produk serta packaging-nya supaya dapat diterima oleh pasar.

Dalam perjalanan kemarin, Bobby telah menghubungkan beberapa petani desa langsung dengan pembeli di Kupang seperti Kenari yang dibutuhkan coklat Ghaura rutin setiap bulan, kue rambut dan macam-macam produk UMKM dengan La Moringga untuk dapat dipasarkan di Resto tersebut. Begitu pun dengan rumput laut dari petani dengan pabrik yang ada di Kupang.

Sementara, Pemimpin Cabang Bank NTT Kalabahi, Vincent Sulu saat itu menegaskan mereka akan menjumpai para pelaku UMKM dan dia pun berharap dengan kunjungan juri tersebut, bisa berdampak pada meningkatnya produksi UMKM lokal.

“Kehadiran para juri bisa memberikan banyak masukan kepada UMKM di sana terutama Kabir, Pantar bisa mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik. Kiranya berkontribusi baik pada usaha masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara, Reinhard Djoh menjelaskan bahwa di Kabir, ada pengembangan UMKM yang berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat.

“Bagaimana masyarakat pesisir juga bisa diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi mereka,” tekan Rey. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT).

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Prabowo-Megawati, Sinyal Indonesia Menuju Perubahan?

    Pertemuan Prabowo-Megawati, Sinyal Indonesia Menuju Perubahan?

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Pertemuan Prabowo-Megawati menjadi lebih dari sekadar simbol. Pertemuan ini adalah manuver politik strategis untuk memperkuat fondasi kebangsaan.   Jakarta | Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri menjamu Presiden Prabowo Subianto di rumahnya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 7 April 2025. Pertemuan yang diprakarsai oleh Ketua Harian Partai […]

  • Ketika Para Penulis Belajar “Kudeta” Gaya Politisi

    Ketika Para Penulis Belajar “Kudeta” Gaya Politisi

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny Januar Ali RA Kartini sudah menulis sebelum tahun 1911. Di tahun itu, kumpulan suratnya diterbitkan menjadi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang.” Bung Karno sudah menulis di tahun 1917—1925. Tulisannya di era ini kemudian dibukukan dengan judul “Di bawah Bendera Revolusi.” Para penulis sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1911, 1917, seratus sepuluh […]

  • Kunker di TTU, VBL Bantu Taman Doa Sasi & Serah Kredit Mikro Merdeka

    Kunker di TTU, VBL Bantu Taman Doa Sasi & Serah Kredit Mikro Merdeka

    • calendar_month Ming, 23 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 1Komentar

    Loading

    Kefa, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja di Gereja Santo Antonius Padua Paroki Sasi, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Di lokasi tersebut, VBL menyerahkan bantuan pemerintah Provinsi NTT untuk pembangunan taman doa Santa Maria Imakulata Paroki St. Antonius Padua Sasi sebagai salah satu wisata rohani di […]

  • Yayasan Sabas Segel Kantor SMT Kristen Arastamar SoE

    Yayasan Sabas Segel Kantor SMT Kristen Arastamar SoE

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 1Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Yayasan Setia Arastamar Bagi Bapa Surgawi (Ya Sabas TTS), menyegel ruang kantor Sekolah Menengah Teologi Kristen ( SMTK) Arastamar dengan menggunakan beberapa balok kayu. Hal ini dilakukan sebagai buntut konflik antara pihak Ya Sabas dan mantan Kepala Sekolah SMTK Arastamar, pada Selasa 31 Agustus 2021. Diketahui, Potifar telah dicopot dari jabatannya sebagai […]

  • “Kita Sesama Pendosa” Refleksi Atas Perikop Injil Yohanes 8:1—11

    “Kita Sesama Pendosa” Refleksi Atas Perikop Injil Yohanes 8:1—11

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Fernando Mau, Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Dalam perikop Injil Yohanes 8:1—11 ditampilkan sebuah kejadian yang menggugah kita untuk memberikan tafsiran dan tanggapan kritis atas realitas saat ini. Kalau kita membaca dan merenungkan teks Kitab Suci ini, maka kita dapat menyaksikan bagaimana seorang wanita yang melakukan perbuatan zinah dibawa ke hadapan Tuhan Yesus untuk dihakimi […]

  • Militer Jadi Tersangka, Firman Wijaya: Ini Penanganan Hukum TNI Aktif

    Militer Jadi Tersangka, Firman Wijaya: Ini Penanganan Hukum TNI Aktif

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penetapan Kabasarnas Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka dalam kasus penerima suap, kini semakin kompleks. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka karena diduga menerima aliran suap hingga 88,3 miliar rupiah. Namun, penetapan tersangka […]

expand_less