PSI Ambisi Bangun Kandang Gajah di Basis Partai Lain Jelang Pemilu 2029
- account_circle Penulis
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 59
- comment 0 komentar

![]()
Perpindahan Ahmad Ali dan Rusdi Masse dari NasDem ke PSI dipandang berpotensi memicu gelombang perpindahan kader lainnya. Namun, pengamat menilai ambisi besar PSI tetap harus dibuktikan.
Jakarta | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menunjukkan ambisi besar untuk menantang dominasi partai-partai mapan, meski PSI tidak lolos ke parlemen pada Pemilu 2024,
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep secara terbuka menyatakan tekad mengubah Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng menjadi kandang gajah pada Pemilu 2029. Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang pada awal Januari 2026 dan diarahkan langsung sebagai tantangan kepada PDI Perjuangan.
Saat ini, kekuatan PSI di Jawa Tengah masih jauh tertinggal dibandingkan PDI Perjuangan dan partai besar lainnya. Pada Pemilu 2024, PDI Perjuangan meraih sekitar 5,2 juta suara, sementara PSI hanya memperoleh 478.063 suara.
PSI juga masih berada di bawah Nasdem, PAN, PKB, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, dan PPP di wilayah tersebut.
Dua pekan setelah pernyataan Kaesang, ambisi serupa disampaikan Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menargetkan Sulawesi sebagai kandang gajah berikutnya.
Ahmad Ali menilai bergabungnya Rusdi Masse Mappasessu menjadi momentum besar untuk memperkuat PSI di Sulawesi. Ia mengklaim pengalaman politik bersama Rusdi Masse saat di Nasdem menjadi modal untuk mengulang kemenangan pada Pemilu 2029.
Data KPUD Sulawesi Selatan mencatat Nasdem pernah menjadi peraih suara tertinggi pada Pemilu 2024, mengalahkan Golkar dan Gerindra.
Sementara itu, PSI pada pemilu tersebut masih berada di papan bawah dengan perolehan sekitar 40 ribu suara.
Pengamat politik menilai kepercayaan diri PSI dipengaruhi oleh strategi bandwagon effect dengan menegaskan kedekatan partai dengan Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo.
Nama Jokowi dinilai masih menjadi magnet kuat, terutama di wilayah seperti Jawa Tengah. Selain itu, PSI juga menjalankan strategi merekrut tokoh dan elite partai lain yang memiliki basis kuat di daerah.
Perpindahan Ahmad Ali dan Rusdi Masse dari NasDem ke PSI dipandang berpotensi memicu gelombang perpindahan kader lainnya. Namun, pengamat menilai ambisi besar PSI tetap harus dibuktikan dalam hasil nyata pada Pemilu 2029.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia











Saat ini belum ada komentar