Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PUSPA NTT Edukasi Hak Perempuan dan Anak bagi Pemulung TPA Alak

PUSPA NTT Edukasi Hak Perempuan dan Anak bagi Pemulung TPA Alak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id| Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) NTT melalui Forum Komunikasi Wilayah (Forkomwil) PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan pembekalan tentang perlindungan hak perempuan dan anak bagi para pemulung yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Alak Kota Kupang, Kamis/25 Oktober 2018 di Restoran Nelayan.

Para pemulung yang terdiri dari perempuan, anak, anak muda dan kaum bapak diberi pemahaman dasar mengenai kesetaraan gender, tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan Perdagangan Orang (Human Trafficking) yang melibatkan P2TP2A, LPA, dan LBH APIK.

Ketua PUSPA NTT, Elizabeth Rengka,S.ST mengatakan pemilihan lokasi kegiatan dipusatkan di Restoran Nelayan dengan alasan agar para pemulung juga mempunyai hak untuk dapat merasakan suasana dan lingkungan baru yang berbeda dan dapat berkonsentrasi untuk menerima dan mendengar materi.
“Rencana sebelumnya, kegiatan di TPA Alak namun pertimbangan kenyamanan dan suasana baru bagi para pemulung yang mendasari perubahan lokasi kegiatan,”ungkap Elizabeth Rengka.

“Saya senang sekali, mereka datang dalam keadaan rapi dan bersemangat. Kami berharap sekitar 40—50 % materi dapat dipahami oleh para pemulung dari TPA Alak,” ujar Ketua PUSPA NTT

Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat bagi warga di Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Sampah Alak Kota Kupang merupakan hak para kaum perempuan dan anak-anak yang mendiami lingkungan TPA Alak.  LBH (Lembaga Bantuan Hukum) APIK (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan) memberikan edukasi praktis tentang KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan sanksinya; P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) menyampaikan materi tentang kesetaraan gender antara laki dan perempuan; LPA (Lembaga Perlindungan Anak) memberikan materi tentang Perdagangan Orang/Human Trafficking.

Salah satu peserta laki-laki, Felipus Sobo (53) Ketua RT 01 Kelurahan Alak merasa bersyukur dapat mengetahui banyak hal tentang Undang-undang yang melindungi perempuan dan anak. Felipus berharap agar pemerintah dapat memperhatikan warga kurang mampu di TPA Alak dan berharap agar anak-anak disana dapat mengeyam pendidikan hingga tingkat atas.

Berbeda dengan peserta perempuan, Yeni Denge (23) warga TPA Alak merasa beruntung dapat mengetahui tentang hak perempuan dan anak, kasus kekerasan dalam rumah tangga dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan hingga ke tingkat RT.

Penulis dan Editor (+ rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himpunan Wartawan Ekonomi Segera Berkiprah di Seluruh Indonesia

    Himpunan Wartawan Ekonomi Segera Berkiprah di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Selain kegiatan diskusi sebagai agenda bulanan, Hiwami juga akan berkarya menghadirkan “berkat” untuk anggotanya melalui kerja sama saling menguntungkan dengan korporasi maupun pihak lain.   Jakarta | Kalangan wartawan dari berbagai latar belakang liputan dan media di Indonesia sepakat berhimpun dalam satu wadah yang mereka namakan Himpunan Wartawan Ekonomi (Hiwami). Krista Riyanto, selaku insiator Hiwami […]

  • ‘Digital Lounge’ Ketiga Bank NTT Hadir di Labuan Bajo

    ‘Digital Lounge’ Ketiga Bank NTT Hadir di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Terus hadir dengan inovasi baru dalam layanan perbankan, itulah Bank NTT. Menjawab kebutuhan akan layanan perbankan yang cerdas dan serba digital, maka PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) menghadirkan digital lounge di Labuan Bajo. Ini adalah satu-satunya layanan digital di seluruh daratan Flores, dan menjadi satu-satunya […]

  • Selama Tahun 2020, Ada 57 Kali Aksi Unjuk Rasa di Kalimantan Barat

    Selama Tahun 2020, Ada 57 Kali Aksi Unjuk Rasa di Kalimantan Barat

    • calendar_month Sab, 26 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Pontianak, Garda Indonesia | Selama tahun 2020, terjadi 57 kali aksi unjuk rasa (unras) atau aksi damai yang digelar masyarakat. Isu utama yang paling banyak di suarakan ialah penolakan terhadap UU Cipta kerja. Data tersebut disampaikan Polda Kalimantan Barat (Kalbar) saat menghelat press release akhir tahun pada Sabtu, 26 Desember 2020. “Selama 2020, terjadi 57 […]

  • Tiba 7 September, Simak Agenda Kerja Perdana Pj Gubernur NTT

    Tiba 7 September, Simak Agenda Kerja Perdana Pj Gubernur NTT

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Gehak Lakunama Kalake, S.H. MDC. dan Ketua TP PKK/Ketua Dekranasda NTT, Sofiana Milawati bersama keluarga dijadwalkan tiba di Kupang pada Kamis siang, 7 September 2023 pukul 12.45 WITA dan disambut dengan tutur adat atau Natoni. Selain Natoni, Pj Gubernur NTT besutan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan ini […]

  • Bangun RS Marianum Kimbana, Suster Provinsial SSpS Timor Dinilai Bohongi Warga Lokal

    Bangun RS Marianum Kimbana, Suster Provinsial SSpS Timor Dinilai Bohongi Warga Lokal

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Lukas Kaisadu, warga Dusun Kimbana menilai mantan Kepala Provinsial SSpS Timor telah membohongi warga lokal Dusun Kimbana, Oetfo dan Dusun Leoruas pada tahun 2015 silam, awal perencanaan pembangunan Rumah Sakit Marianum Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dialami warga lokal di masa […]

  • Pindah Dana 200 Triliun dari BI ke Perbankan, Solusi atau Risiko?

    Pindah Dana 200 Triliun dari BI ke Perbankan, Solusi atau Risiko?

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa memicu reaksi pasar dan sorotan internasional. Dunia kini menunggu, apakah Purbaya mampu menjaga disiplin fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Purbaya melecutkan kebijakan pemindahan dana Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke perbankan pun menambah bahan perdebatan. Perspektif Purbaya, mekanisme baru ini bertujuan meningkatkan likuiditas bank, bukan […]

expand_less