Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Loading

Besiapa’e-T.T.S, Garda Indonesia | Warga Desa Adat Besipa’e siap menyambut kedatangan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), yang menurut rencana akan berkantor di Hutan Adat Besipa’e pada Rabu, 20 Mei 2020.

Demikian penegasan Niko Mana’o selaku Amaf dari Desa Pa’e saat dihubungi melalui telepon konferensi bersama Pendamping Desa Adat Besipa’e, Sherly Asbanu pada Sabtu, 16 Mei 2020 pukul 12.25—12.56 WITA.

Warga Desa Adat Besipae

Niko Mana’o adalah salah satu turunan Amaf dari marga Mana’o. Karena Besipa’e terdiri dari dua kerajaan yakni Kerajaan Besi dan Kerajaan Pa’e. Awalnya hutan ini Hutan Pu’babu, disebut demikian karena dipercaya dalam hutan tersebut ada semacam tali hutan yang biasanya dipotong dan airnya diminum. Karena kontrak tersebut dua kerajaan ini dinamakan Besipa’e.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2020/05/17/polemik-panjang-hutan-adat-besipae-intervensi-pemprov-aksi-heboh/

Seperti apakah reaksi para Atoin Amaf (*satu peran atau jabatan dalam sebuah rumpun suku atau keluarga yang dianut oleh Suku Dawan Timor), yang diwakili oleh Amaf Pa’e (Niko Manao, red) dalam menghadapi polemik lahan di tempat mereka, simak petikan wawancara di bawah ini :

Garda Indonesia : Apa yang ingin disampaikan oleh masyarakat desa adat kepada pemerintah?

Amaf Pa’e : Kasus ini sudah 12 tahun. Mengenai pemberitaan kemarin bahwa ibu-ibu bertelanjang dada sebenarnya tidak disengaja atau tidak direkayasa karena memang masyarakat merasa itu adalah kekecewaan mereka selama ini karena berjuang selama 12 tahun. Yang kami inginkan selama ini bahwa persoalan ini dapat terselesaikan dengan baik dengan duduk bersama.

Kedua, kalau bisa sertifikat yang diterbitkan Dinas Peternakan ini dicabut dan digugurkan karena di dalam poin kedua sertifikat mereka mengatakan bahwa sebidang tanah yang mereka miliki itu di luar dari kehutanan sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan. Ada dua sertifikat untuk satu lokasi yaitu dari Dinas Peternakan tertanggal 19 Maret 2013 dan dari Dinas Kehutanan juga RPK ada 9.

Lahan Dinas Kehutanan (menurut sertifikat, red) ada di tengah sedangkan Dinas Peternakan mengelilingi hutan tersebut. Total luas tanah tersebut 37.800.000 meter per segi atau 3.780 hektar menjadi milik masyarakat adat.

Kalau memang dalam sertifikat mereka seperti itu, tetapi luas lahannya melebihi dari 3.780 karena melingkupi beberapa desa seperti Desa Polo, Desa Linamnutu, Desa Oe’ekam, Desa Mio dan Desa Enoneten. Jadi kerja sama mereka dengan pemerintah Australia saat itu seluas 6.000 hektar dan dalam kontrak dengan pemerintah Australia itu dalam poin ketiga itu jelas mengatakan bahwa tanah, rumah, pohon itu adalah milik masyarakat.

Garda Indonesia : Terkait tanggapan masyarakat saat pak Viktor berkunjung?

Amaf Pa’e : Sebenarnya tujuan awal Gubernur ke Desa Kualin, tidak berkunjung ke sini, dan masyarakat ada di rumah masing-masing karena terkait Covid-19. Kemudian protokoler datang dan mengatakan kepada masyarakat bahwa Gubernur akan datang ke sini. Jadi masyarakat ramai-ramai ke lokasi dan duduk di lopo atau rumah bulat, kemudian Gubernur lewat, sampai di ujung pagar Gubernur langsung injak rem, kami mengira ada kecelakaan. Dia langsung turun ke lokasi, tetapi ibu-ibu menolak supaya jangan masuk ke dalam lokasi. Ketika Pak Viktor berusaha untuk membongkar pagar, seketika ibu-ibu marah dan membuka baju.

Garda Indonesia : Hasil dialog dengan masyarakat Pak Gubernur?

Amaf Pa’e : Saya hanya menyampaikan bahwa kami memohon penyelesaian persoalan, tetapi beliau ingin kami buka pagar supaya peternakan dan proyek ini harus jalan. Sesudah itu, beliau memeluk saya dan mengatakan nanti beliau akan kembali pada bulan Juni.

Pada hari Kamis sore, 14 Mei 2020, dari Intel Polres dengan Pol PP menyampaikan bahwa beliau akan datang berkunjung hari Sabtu, 16 Mei 2020. Kami masyarakat terus menunggu, tetapi beliau menunda dan akan datang pada Rabu tanggal 20 Mei 2020. Mereka mengatakan bahwa beliau (Gubernur VBL, red) akan datang membawa tenda dan berkantor di sini, di Besipa’e. Kami sampai sekarang tidak tahu maksud dan tujuan tersebut.

Garda Indonesia : Sikap warga Besipa’e terkait rencana berkantor Pak Gub di Besiapa’e ?

Amaf Pa’e : Kami melihat secara positif saja karena tadi kami mendengar informasi bahwa mungkin selama ini mereka melihat kami dari jauh dan tidak tahu tentang persoalan ini dan ingin datang menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Kami akan menerima, tetapi jika ada tindakan yang tidak menyenangkan hati masyarakat, kami akan tetap berhadapan dengan beliau.

Garda Indonesia : Bagaimana tanggapan warga terkait rencana Pemprov NTT untuk memberdayakan tanah tersebut untuk penanaman kelor maupun peternakan agar lebih ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat ?

Amaf Pa’e : Kami hanya butuh penyelesaian persoalan. Dengan begitu, kita akan tahu pasti tanah-tanah mana yang perlu kita pakai untuk menjalankan program, karena rumah-rumah masyarakat ada di dalam. Ada 295 KK di Desa Mio, kami yang tinggal di dalam lokasi ada 90 KK. Dari Linamnutu belum kami ambil datanya, tetapi satu dusun semuanya masuk di dalam. Desa Polo juga sebagian masyarakat ada di dalam, begitu juga Oeekam dan Desa Enoneten.

Garda Indonesia : Apakah lahan tersebut terdapat Ume Kbubu (rumah bulat atau lopo)?

Amaf Pa’e : Iya, di sini tempat tinggal nenek moyang dan leluhur kami dan banyak terdapat rumah bulat dan termasuk kuburan keluarga. Surat pajak dari tahun 1962 juga ada tertera di dalamnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum ASN Polda NTT Sebar Video Pasien Covid Meninggal, Ini Reaksi RSUD Naibonat

    Oknum ASN Polda NTT Sebar Video Pasien Covid Meninggal, Ini Reaksi RSUD Naibonat

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar, viral dan dibagikan berkali-kali di berbagai platform media sosial dan menjadi konsumsi publik, sebuah video berdurasi 2 menit 24 detik yang dibikin pada Rabu pagi, 27 Januari 2021 tentang penanganan pasien Covid-19 di RSUD Naibonat dan disebarkan oleh seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) Polda NTT yang melontarkan pernyataan bahwa […]

  • Jokowi Tinjau Kampus Bambu Turetogo dan Lihat Sepeda Bambu

    Jokowi Tinjau Kampus Bambu Turetogo dan Lihat Sepeda Bambu

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Kampus Bambu Turetogo, di tengah hutan bambu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 1 Juni 2022 . Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana di kampus tersebut disambut langsung oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan Direktur Eksekutif […]

  • Jokowi Tegas Instruksikan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

    Jokowi Tegas Instruksikan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Jokowi menyebut, alasan dirinya menegaskan kembali hal tersebut karena ada pertanyaan dari relawan mengenai sikapnya terhadap masa depan kepemimpinan nasional.   Jakarta | Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait arah dukungan politik relawannya. Ia menegaskan bahwa sejak awal memang telah menyampaikan secara langsung kepada para relawan agar mendukung pemerintahan Presiden Prabowo […]

  • Diluncurkan Desember 2020, Aplikasi PLN Mobile Telah Diunduh 13,2 Juta Orang

    Diluncurkan Desember 2020, Aplikasi PLN Mobile Telah Diunduh 13,2 Juta Orang

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Diluncurkan sejak 18 Desember 2020, kehadiran aplikasi New PLN Mobile milik PT PLN (Persero) disambut antusiasme yang tinggi oleh pelanggan. Tercatat hingga kini, aplikasi ini telah di-download ‘diunduh’ 13,2 juta orang dengan tingkat kepuasan 4,58 dari skala 5 pada 29 Oktober 2021 lalu. “Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kehadiran PLN Mobile […]

  • Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

    Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Martino De Araujo, warga RT 36 RW 009, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melunasi pembayaran kredit perumahan rakyat (KPR) FLPP yang dijual oleh PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese dan pembiayaan kredit oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT. Rumah tipe 36 dengan luas […]

  • PJKR Unkris Kupang Budayakan Olahraga Melalui Gerak Budaya

    PJKR Unkris Kupang Budayakan Olahraga Melalui Gerak Budaya

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemeliharaan kekayaan budaya merupakan tanggung jawab generasi muda sebagai pewaris kekayaan seperti tarian daerah, benda-benda pusaka yang perlu dilakukan melalui pendidikan terutama sejak dini sehingga rasa memiliki terhadap budaya tertanam dalam jiwa para pewaris. Sabtu, 06 Juli 2019, bertempat di Perpustakaan Umum Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Program Studi (Prodi) […]

expand_less