Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Resmikan Kecamatan Loaholu, Gubernur VBL : Rote Ndao Hebat

Resmikan Kecamatan Loaholu, Gubernur VBL : Rote Ndao Hebat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 20 Okt 2020
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Loading

Loaholu-Rote, Garda Indonesia | Usai disambut dengan tutur adat dari Maneleo (Tokoh Masyarakat Adat Suku di Rote) saat meresmikan kecamatan ke-11, Kecamatan Loaholu pada Selasa siang, 20 Oktober 2020, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengungkapkan bahwa hanya meresmikan sebuah kecamatan saja, seorang gubernur hadir.

“Rote Hebat ya, hanya meresmikan Kecamatan Loaholu saja, Gubernur hadir di sini,” ujar Gubernur VBL kepada Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu sambil berjalan menuju podium acara.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/10/19/empat-hari-kunjungan-kerja-di-rote-ndao-ini-ragam-giat-dari-gubernur-vbl/

Begitu pun saat memberikan sambutan, Gubernur VBL yang tampil dengan busana adat lengkap Rote memberi apresiasi kepada pemerintah Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulina Haning Bullu.

“Saya tentunya bangga kepada Bupati Rote Ndao hari ini, catatan yang ada di saya, kasus stunting di Rote Ndao turun drastis, itu luar biasa. Menurut saya, itu prestasi yang sangat hebat karena banyak kabupaten lain kasus stunting naik,” ucap Gubernur VBL seraya menyampaikan itu kerja konvergensi dalam membangun daerah yang terbatas seperti Rote Ndao harus mampu menyiasati anggaran dengan baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan terasa dan dapat dinikmati masyarakat.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menandatangani prasasti peresmian Kecamatan Loaholu

Pembangunan di Rote Ndao, sebut Gubernur VBL, terus bergerak, Bupati Paulina Haning Bullu cukup mampu menggerakkan.

“Saya pantau dari provinsi cukup membanggakan,” bebernya.

Kepada para camat Rote Ndao, tegas Gubernur VBL, dalam membangun daerah yang terbatas seperti Kabupaten Rote Ndao, maka kecamatan baru jangan memunculkan banyak kemiskinan, harus didesain dengan niat membuat efektif, efisien, dan pemerataan.

Menurutnya, Pemerintah Rote Ndao tidak boleh terlalu banyak merekrut anggaran karena adanya pemekaran kecamatan. “Saya terus optimis bahwa di bawah pemerintahan Bupati Rote Ndao sekarang, kemajuan-kemajuan terus didorong, para camat dan kepala desa kerja sungguh-sungguh. Dan perlu didesain oleh bupati agar semangat persatuan garis komando di desa dan kecamatan terus digerakkan,” ungkap Gubernur VBL.

Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Camat Loaholu oleh Gubernur NTT

Gubernur VBL juga mengungkapkan rasa gembira dan kebanggaan kepada orang Rote karena dapat menunjukkan kepercayaan kepada orang yang berkunjung ke Rote Ndao. “Kemarin, jam tangan dan handphone teman saya jatuh di Pantai Bo’a, namun ditemukan dan dikembalikan oleh dua pemuda. Ini hebat, nilai ini harus terus didorong, karena di tempat lain tak seperti ini, sebagai orang NTT yang sering berkunjung di dunia, saya jarang jumpai di tempat lain,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa hanya untuk meresmikan kecamatan saja gubernur harus hadir. “Tentu menjadi suatu kebanggaan masyarakat Loaholu. Luar biasa, Bapak Gubernur dapat hadir untuk melihat pertumbuhan ekonomi di Rote Ndao,” alasnya.

Secara gamblang, Bupati Paulina Haning Bullu menyampaikan bahwa sejarah mencatat Kabupaten Rote Ndao terbentuk pada tahun 2002 hanya dengan 6 (enam) kecamatan, dan pada tahun 2005, oleh Bupati Christian Dillak memekarkan lagi 2 (dua) kecamatan menjadi 8 (delapan) kecamatan. Kemudian pada 2011, oleh Bupati Leonard Haning dimekarkan lagi menjadi 10 (sepuluh) kecamatan.

Peangkatan sumpah dan pelantikan Camat, Sekretaris, dan Kabag, dan Kasubag di Kecamatan Loaholu

“Pada tahun 2019, Pemerintah Rote Ndao mengusulkan 4 kecamatan untuk dimekarkan, namun hanya 1 (satu) kecamatan yang disetujui yakni Kecamatan Loaholu yang terpisah dari Kecamatan induk Kecamatan Rote Barat Laut. Sehingga pada tahun 2020, Kabupaten Rote Ndao memiliki 11 kecamatan,” ungkap Paulina Haning Bullu.

Lahan yang bakal didirikan Kantor Camat Loaholu, imbuh Bupati Paulina, merupakan lokasi bermukim Raja Dengka, Bapa Tungga dan terdapat sebuah gereja tua bernama Loaholu.

“Loa artinya luas dan Holu artinya pelukan, sehingga siapa pun yang menjadi pemimpin harus mampu memeluk masyarakat dengan tidak membedakan, sehinga ke depan semua masyarakat sejahtera,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pengangkatan sumpah dan pelantikan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrasi di lingkungan pemerintah Rote Ndao untuk menjabat sebagai Camat Loaholu, Jemy Oktovianus Adu, S.H., Masyono Sucipto Dano, S.E. sebagai Sekretaris Camat Loaholu, Isak Welhemus Seli, S.E. sebagai Kasie Pemerintahan, Elyani Timneno, S.H. sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian, dan Erwin Nitanel Lau, A.Md. sebagai Kasubag Keuangan, Aset, Evaluasi dan Pelaporan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Peran Bank NTT” Provinsi NTT 10 Besar Inklusi & Literasi Keuangan

    “Peran Bank NTT” Provinsi NTT 10 Besar Inklusi & Literasi Keuangan

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu menegaskan bahwa di OJK, mereka selalu melakukan survei inklusi dan literasi keuangan secara nasional. Dan dalam survei yang dilakukan tiga tahun sekali itu, pada tahun 2016, Provinsi NTT masih di peringkat 33 dari 34 provinsi di Indonesia. Atau NTT nyaris menjadi juru […]

  • Wagub Josef Nae Soi : Pemprov NTT Serius Tangani Pandemi Covid-19

    Wagub Josef Nae Soi : Pemprov NTT Serius Tangani Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi sangat serius dalam mengurus dan merespons penyebaran Corona Virus Desease atau Covid-19. “Kami sangat serius urus Covid-19. Karena itu, jikalau ada rumor yang mengutip pernyataan saya bahwa virus corona […]

  • Rumah Wartawan Binjai Dibakar, Yakub Ismail : Polisi Kejar & Tangkap Pelaku!

    Rumah Wartawan Binjai Dibakar, Yakub Ismail : Polisi Kejar & Tangkap Pelaku!

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail, mengecam keras aksi pembakaran rumah milik Sabarsyah (65 tahun), wartawan di Binjai Sumatra Utara, yang ditengarai dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Atas perbuatan melawan hukum ini, dia meminta agar Kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku. “Kami mendesak agar Kepolisian bisa bertindak cepat menangani […]

  • Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 31 Mei 2022. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dengan menggunakan Pesawat RJ-85 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 13.30 WIB. Setibanya di Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman […]

  • Ini Respons Ketua DPD PJS Bengkulu Atas Dua Wartawan Terjerat OTT

    Ini Respons Ketua DPD PJS Bengkulu Atas Dua Wartawan Terjerat OTT

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, Garda Indonesia | Ketua DPD Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Provinsi Bengkulu, Ocha Simon  merasa sangat prihatin dengan situasi yang mendera insan pers di Bumi Raflesia belakangan ini terutama terkait tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan aparat penegak hukum yang berulang kali terjadi. Ocha yang menjadi ketua DPD PJS wanita bersama DPD NTB ini […]

  • Selain Zona Hijau, Sekolah di Zona Lain Belum Boleh Lakukan Tatap Muka

    Selain Zona Hijau, Sekolah di Zona Lain Belum Boleh Lakukan Tatap Muka

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 masih berdampak di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Lebih dari empat bulan kegiatan belajar di lingkungan sekolah dilakukan secara online atau daring. Sekolah di zona hijau atau tidak terdapat kasus Covid-19 dipertimbangkan untuk dimulai pembelajaran tatap muka secara bertahap. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/04/kiat-sukses-belajar-daring-saat-pandemi/ Pembukaan sektor Pendidikan harus terlebih dahulu […]

expand_less