Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Roy Suryo Sindir Ijazah Jokowi Komparasi Nilai Ahmad Sahroni

Roy Suryo Sindir Ijazah Jokowi Komparasi Nilai Ahmad Sahroni

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Roy juga menyinggung viralnya ijazah Ahmad Sahroni. Ia menyebut nilai-nilai dalam ijazah SMP Sahroni cukup rendah dengan rata-rata 6,8, meski Sahroni kini telah meraih gelar doktor.

 

Jakarta | Pakar telematika sekaligus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali menyampaikan kritik tajam terkait polemik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Pada sebuah tayangan di kanal Youtube Forum Keadilan TV, Sabtu, 6 September 2025, Roy menyinggung bahwa kasus ijazah Jokowi hingga kini masih belum terjawab jelas.

Ia bahkan membandingkan dengan ijazah milik Ahmad Sahroni, anggota DPR nonaktif, yang belakangan ikut viral setelah rumahnya dijarah.

Roy Suryo menjelaskan bahwa saat ini sudah terbentuk sekretariat bersama (Sekber) yang menghimpun sejumlah tokoh masyarakat dan pensiunan aparat negara, antara lain Komjen (Purn) Oegroseno, Faizal Assegaf, Rizal Fadillah, Mayjen TNI (Purn) Soenarko, dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa.

Menurutnya, Sekber tersebut fokus pada tiga tuntutan utama: mengadili Jokowi, memakzulkan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan wakil presiden, serta mendesak pencopotan Kapolri.

Roy menekankan pentingnya perjuangan itu agar tidak melenceng dari fokus awal.

Pada kesempatan tersebut, Roy juga menyinggung viralnya ijazah Ahmad Sahroni. Ia menyebut nilai-nilai dalam ijazah SMP Sahroni cukup rendah dengan rata-rata 6,8, meski Sahroni kini telah meraih gelar doktor.

Bagi Roy, hal itu tetap lebih jelas dibandingkan ijazah Jokowi yang hingga kini masih dipertanyakan.

Kasus ini mencuat setelah rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok dijarah massa pada 30 Agustus 2025, di mana selain harta benda, sejumlah dokumen pribadi termasuk ijazah ikut raib dan tersebar luas di media sosial.

Ahmad Sahroni sendiri diketahui menempuh pendidikan dasar di SDN Kebon Bawang 05 Pagi, melanjutkan ke SMP Yappenda Jakarta Utara, lalu SMA Negeri 114 Jakarta Utara.

Setelah menunda kuliah beberapa tahun, ia menempuh pendidikan tinggi di STIE Pelita Bangsa Manajemen pada 2003, kemudian S2 di STIKOM InterStudi pada 2019, hingga meraih gelar doktor hukum dari Universitas Borobudur pada 2024.

Disertasinya berfokus pada strategi pemberantasan korupsi dengan prinsip ultimum remedium. Sidang disertasi itu bahkan diuji langsung oleh sejumlah tokoh besar, termasuk Ketua MPR RI saat itu Bambang Soesatyo serta Hakim Agung Prof. Surya Jaya.

Perbandingan antara ijazah Ahmad Sahroni dan dugaan ijazah palsu Jokowi kini memicu diskusi hangat di ruang publik.

Banyak pihak menyoroti bahwa walaupun nilai ijazah Sahroni tergolong biasa, keabsahannya jelas, sementara ijazah Presiden Jokowi masih menjadi tanda tanya besar yang belum menemukan kepastian.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prioritas 5.000 Paket Bantuan Presiden RI bagi Masyarakat Kurang Mampu

    Prioritas 5.000 Paket Bantuan Presiden RI bagi Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Senin, 18 Mie 2020, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengikuti acara serah terima 5.000 paket bantuan Presiden RI dari Kepala Bulog Kantor Wilayah NTT, Taufan Akib di Gudang Bulog Kelurahan Alak. Tiap paket terdiri dari 10 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng dan 1 kotak daun […]

  • Hari Anak Nasional 2024, Srikandi PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan

    Hari Anak Nasional 2024, Srikandi PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2024, Srikandi PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengunjungi dan menyalurkan bantuan pangan dan pendidikan kepada anak-anak yang tergabung dalam Yayasan Peduli Anak di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Srikandi PLN UIP Nusra hadir bercengkerama dengan pengasuh dan anak-anak Yayasan Peduli Anak sekaligus […]

  • Bangkitkan NTT dari Desa

    Bangkitkan NTT dari Desa

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Tristy.W.Ulas.Jati, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) bangkit menuju masyarakat sejahtera merupakan visi yang sering digadang-gadang oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk memperhatikan program apa saja yang kelak akan dilakukan dalam rangka pembangunan daerah. Seperti diketahui bahwa selama ini kota merupakan tempat yang dituju […]

  • ‘Random Test’ 13.675 Pemudik Pasca-Lebaran, 72 Orang Positif Covid-19

    ‘Random Test’ 13.675 Pemudik Pasca-Lebaran, 72 Orang Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 17 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri saat mengecek random test swab antigen di pos penyekatan KM 34 tol Cikampek, menyampaikan sebanyak 13.675 orang yang memasuki wilayah Jabodetabek sudah dilakukan tes antigen, dengan 72 di antaranya reaktif Covid-19. “Random test yang dilaksanakan seluruh Indonesia sebanyak 13.675 hari ini, yang reaktif 72 orang,” […]

  • SD Kristen Rehobot Kupang Hasilkan RPP Perspektif Bencana di Era Normal Baru

    SD Kristen Rehobot Kupang Hasilkan RPP Perspektif Bencana di Era Normal Baru

    • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Undana menyelenggarakan workshop pengintegrasian literasi informasi kebencanaan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di SD Kristen Rehobot Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini diikuti 11 guru SD berlangsung 2 hari, pada setiap Sabtu (18 dan 25 Juli 2020). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/17/lp2m-undana-edukasi-budaya-sadar-bencana-di-sd-kristen-rehobot-kupang/ Menurut Ketua Tim […]

  • Pemkot Kupang Teken MoU dengan Nippon Koei Co Menuju Kupang Smart City

    Pemkot Kupang Teken MoU dengan Nippon Koei Co Menuju Kupang Smart City

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id – Sebagai Persiapan dini Kota Kupang Menuju The Smart City, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH selaku Pemerintah Kota Kupang dan Mr. Tomonori Kimura dari Perusahaan Nippon Koei Co., Ltd yang mewakili Pemerintah Jepang dalam hal pengembangan Kota Kupang baik dari sarana dan prasarana. Bertempat di Ruang Rapat […]

expand_less