Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Salah Tanda Tangan Kontrak Kinerja, Dua Pejabat Bank NTT Dihukum ‘Squat Jump’

Salah Tanda Tangan Kontrak Kinerja, Dua Pejabat Bank NTT Dihukum ‘Squat Jump’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberi sanksi berupa Squat Jump sebanyak 10 (sepuluh) kali kepada Sony Pellokila (Kepala Divisi Kredit Mikro Kecil dan Menengah) dan Billy Tjoanda (Kepala Divisi Kredit Komersil).

Kedua pejabat Bank NTT tersebut diberikan hukuman squat jump lantaran Billy Tjoanda salah membubuhkan tanda tangan di Kontrak Kinerja Pejabat Bank NTT pada kolom nama Sony Pellokila yang bermeterai 6.000 ribu. Begitu pun sebaliknya Sony Pellokila pun terpaksa membubuhkan tanda tangan di kolom nama Billy Tjoanda.

Pantauan media ini, entah karena gugup atau tergesa-gesa yang menyebabkan Billy Tjoanda salah membubuhkan tanda tangan di atas materai yang membuat Gubernur Viktor Laiskodat marah dan memerintahkan petugas Bank NTT untuk mencetak ulang sambil menanyakan butuh berapa lama untuk mencetak ulang.

“Butuh waktu berapa lama…Butuh waktu berapa lama?,” tanya Gubernur kesal sambil berkata bahwa melakukan tanda tangan saja salah apalagi mengelola uang.

Suasana khidmat dari Pelantikan Direktur Umum Bank NTT, Yohanes Landu Praing pada Selasa, 7 Januari 2019 pukul 14.00 WITA di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT tersebut berubah menjadi tegang dan agak sedikit gaduh saat Gubernur menanyakan kepada Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi siapa yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut. Lalu, jawab Izhak, menjadi tanggung jawabnya Kepala Divisi SDM. “Itu tanggung jawab Divisi SDM,” jawab Izhak.

Sony Pellokila (Kepala Divisi Kredit Mikro Kecil dan Menengah) saat menunaikan sanksi squat jump sebanyak sepuluh kali

Kepala Divisi SDM pun dipanggil menghadap lalu ditanyakan, siapa yang melakukan kesalahan dan dijawab bahwa kedua kepala divisi tersebut salah membubuhkan tanda tangan. Mendengar penjelasan tersebut, kemudian Gubernur Viktor memerintahkan kedua pejabat tersebut untuk maju ke depan dan melakukan squat jump sebanyak sepuluh kali.

“Ayo segera squat jump, lompat-lompat saja. Atau saya beri contoh,” tanya Gubernur Viktor sambil memberikan contoh 2 (dua) kali squat jump yang benar lalu kedua pejabat Bank NTT tersebut melakukan squat jump di hadapan Gubernur Viktor Laiskodat, Wagub Josef Nae Soi, unsur Forkompinda, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore; jajaran Komisaris dan Direksi Bank NTT; tamu undangan dan para wartawan media cetak, elektronik dan online yang memadati ruang lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT di Jalan W.J.Lalamentik.

Gubernur Viktor pun turut menghitung saat kedua pejabat Bank NTT tersebut melakukan squat jump hingga hitungan kesepuluh.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal-Tahun Baru 2026, Dua Tokoh Muda Manggarai di Bali Serukan Damai dan Ketertiban

    Natal-Tahun Baru 2026, Dua Tokoh Muda Manggarai di Bali Serukan Damai dan Ketertiban

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Loading

    Pesan ini ditujukan tidak hanya bagi mereka yang berada di kota besar seperti Denpasar, tetapi juga bagi seluruh pemuda Manggarai di Kabupaten Badung, Gianyar, dan wilayah Bali lainnya.   Denpasar | Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dua tokoh muda sekaligus pengurus Muda-Mudi Ikatan Keluarga Kabupaten Manggarai Bali (MMI Bali) asal Manggarai, […]

  • Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada awak media, Darius pun menekankan bahwa layanan aduan Meja Rakyat yang telah diluncurkan tak sekadar hotline tapi disiapkan desk ruangan pengaduan lengkap dengan pengelola pengaduannya dan prasarananya.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mengimbau Gubernur NTT, Melki Laka Lena untuk secara tatap muka langsung menerima pengaduan rakyat. Imbauan tersebut […]

  • dr Domi Mere : NTT Tambah 1 Kasus Positif Covid-19

    dr Domi Mere : NTT Tambah 1 Kasus Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bertambah lagi 1 (satu) kasus Positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara (NTT), sehingga kasus positif Covid-19 tercatat hingga Senin, 4 Mei 2020 sebanyak 11 kasus (1 kasus telah sembuh, 7 kasus dirawat di RS Bhayangkara Kupang, 2 kasus di Labuan Bajo, dan 1 kasus baru). Kepastian penambahan kasus […]

  • Kepatuhan Lapor Pajak Tahun 2024 KPP Kupang Capai 78,7 Persen

    Kepatuhan Lapor Pajak Tahun 2024 KPP Kupang Capai 78,7 Persen

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Sesuai ketentuan, batas waktu penyampaian SPT tahunan pajak penghasilan (PPh) adalah tanggal 31 Maret untuk wajib pajak orang pribadi, dan 30 April untuk wajib pajak badan.   Kupang | Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang mencatat jumlah surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2024 yang telah dilaporkan oleh wajib pajak KPP Pratama Kupang sampai dengan […]

  • Kampanye di Kupang, Jokowi Disambut Natoni & Tarian Kataga

    Kampanye di Kupang, Jokowi Disambut Natoni & Tarian Kataga

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kampanye Terbuka Capres No 01 Joko Widodo di Kota Kupang Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 8 April 2019 pukul 13.00 WITA—selesai di hadiri puluhan ribu masyarakat dan massa pendukung; Capres Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo disambut dengan Natoni (Tutur Adat Timor) dan Tarian Kataga ( Tarian untuk […]

  • Ilmuwan HITPI Apresiasi Tata Kelola Lahan Kering oleh Kelompok Tani Kaifo Ingu

    Ilmuwan HITPI Apresiasi Tata Kelola Lahan Kering oleh Kelompok Tani Kaifo Ingu

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 40 ilmuwan HITPI berkunjung ke 3 (tiga) lokasi berbeda di Kabupaten Kupang guna melihat lebih dekat sistem tata kelola lahan kering yang diterapkan oleh Kelompok Tani Setetes Madu di Camplong II, Yayasan Williams dan Laura dan Kelompok Tani Kaifo Ingu di Air Bauk Desa Babau. Tata kelola Lahan Kering oleh […]

expand_less