Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangareb selaku owner atau pemilik Gerai Sang Pisang Kupang yang berlokasi di Food Corner Kupang Waterpark; saat Konferensi Pers bersama wartawan media cetak, elektronik dan online menyampaikan tentang kebutuhan dan penggunaan pisang lokal.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/07/06/kaesang-putra-bungsu-presiden-jokowi-jualan-pisang-di-kupang/

Bisnis kuliner yang diberi nama “Sang Pisang” ini mulai dirintis pada November 2017. Karena kegigihannya dalam mengelola bisnis ini, pria kelahiran Surakarta Jawa Tengah 25 Desember 1994 itu kerap dipanggil dengan sebutan “Kang Pisang” oleh para pengikutnya di media sosial. Sapaan ini yang memotivasi Kaesang untuk membuka gerai Sang Pisang di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah sukses membuka 71 gerai di 26 kota di Indonesia, maka pada Sabtu, 6 Juli 2019 Kaesang membuka gerai Sang Pisang di Kota Kupang dengan menggunakan brand ‘Sang Pisang Kupang’

Kaesang Pangareb atau ‘Kang Pisang’ saat menerima cendera mata Sasando Kecil

Saat Konferensi Pers yang dihelat sebelum peresmian Gerai Pisang Kupang pada Sabtu, 6 Juli 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, Garda Indonesia berkesempatan bertanya kepada Kaesang Pangareb tentang bagaimana tercetus ide membangun usaha ‘Jualan Pisang’ dengan membangun Gerai Sang Pisang dan pola pemberdayaan yang akan dilakukan terhadap petani pisang lokal di Provinsi NTT

Menanggapi 2 (dua) pertanyaan Garda Indonesia tentang tercetus ide membuka usaha Sang Pisang dan bagaimana memberdayakan petani pisang lokal. Berikut jawaban dari Kaesang :

“Kenapa saya tercetus membuat usaha ini karena cari uang”, jawab Kaesang dengan santai dan tenang dan disambut tertawa kecil para pengunjung Gerai Sang Pisang Kupang

Namun, berubah serius saat menyampaikan pola pemberdayaan terhadap para petani pisang lokal yang akan diterapkan oleh Sang Pisang Kupang

“Untuk sementara kami mengambil pisang dari petani lokal NTT namun belum dalam jumlah besar”, terang Kaesang yang bakal berusia 25 tahun pada 25 Desember 2019.

Kang Pisang tampil elegan dengan Kimono Cardigan saat menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi Konferensi Pers

Lanjut Putra Bungsu Presiden Jokowi yang tampil elegan dengan balutan Kimono Cardigan Tenun Padupadan karya desainer Erwin Yuan ini , “Kedepan kami harus ada kerja sama dengan petani supaya mereka dapat menyediakan jumlah pisang yang kita mau.”

Tambahnya, “Terkadang kami diminta orderan pisang hingga 1 (satu) ton cuma terkadang menemui kendala di pihak petani. Jadi kami akan berkerja sama dengan para petani untuk dapat memenuhi kuota yang kami mau.”

Apa jenis pisang yang bakal diambil oleh Sang Pisang Kupang? Kaesang : “Jenis pisang rahasia”, pungkasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik dari APDAL, Rumah 161 KK di Desa Kabanda Sumba Timur Jadi Terang

    Listrik dari APDAL, Rumah 161 KK di Desa Kabanda Sumba Timur Jadi Terang

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Timur, Garda Indonesia | PLN terus melakukan inovasi demi menghadirkan listrik ke wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar). Salah satunya dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) di Desa Kabanda, Kecamatan Ngadu Ngala, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk menghadirkan listrik di rumah masyarakat, PLN melalui program PLN Peduli juga memberikan bantuan […]

  • Menteri Pendidikan Larang Pelajar SD Main Game Roblox

    Menteri Pendidikan Larang Pelajar SD Main Game Roblox

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Loading

    Pemerintah telah meluncurkan Program Tunas dan menerbitkan PP Nomor 17 Tahun 2025 untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.   Jakarta | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melarang pelajar sekolah dasar (SD) bermain Roblox karena platform tersebut dinilai mengandung unsur kekerasan dan kata-kata tidak pantas yang bisa berdampak negatif pada perkembangan anak. Menurutnya, […]

  • Wolter Sedo Dapat Motor Gratis dari Bank NTT

    Wolter Sedo Dapat Motor Gratis dari Bank NTT

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT Kantor Cabang Utama Kupang menyerahkan 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Nmax kepada nasabah atas nama Wolter Anderson Sedo, beralamat di Jalan Poco Ranaka RT 007 RW 002, Kelurahan Kuanino Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sepeda motor merupakan satu dari berbagai hadiah yang bisa […]

  • Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

    Ku sangka Izrail, Ternyata Jibril

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Amin Pratikno Meski berupaya membalut rasa percaya diri, namun wajah tegang tampak cukup jelas terlihat dari 6 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Madya, yang diselenggarakan oleh Dewan Pers melalui PWI Sumatra Barat di Hotel Novotel Kota Bukittinggi, Sabtu—Minggu, 10—11 September 2022. Bagi insan Pers, baik yang bekerja di media elektronik maupun cetak, UKW […]

  • Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melanjutkan kunjungan kerja di Kabupaten Belu pada Minggu, 23 Januari 2022, yang mana sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Baca juga : https://gardaindonesia.id/2022/01/23/kunker-di-ttu-vbl-bantu-taman-doa-sasi-serah-kredit-mikro-merdeka/ Gubernur VBL dalam kunjungan ke Kabupaten Belu kali ini, meninjau lokasi perusahaan ayam petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, kawasan […]

  • Bila Hanya Membawa Keresahan, Buat Apa Berkuasa?

    Bila Hanya Membawa Keresahan, Buat Apa Berkuasa?

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Eddy Ngganggus Tujuan berkuasa adalah untuk kesejahteraan orang yang dikuasainya. Menguasai orang lain dengan typical intimidatif adalah ciri penguasa yang kekuasaannya akan dicabik oleh orang yang dipimpinya. Karena tidak mungkin ada loyalis sejati di sekitarnya. Yang pasti ada hanyalah loyalis semu. Karena pada ihkwalnya tidak ada manusia yang suka dengan penguasa yang membawa […]

expand_less