Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangareb selaku owner atau pemilik Gerai Sang Pisang Kupang yang berlokasi di Food Corner Kupang Waterpark; saat Konferensi Pers bersama wartawan media cetak, elektronik dan online menyampaikan tentang kebutuhan dan penggunaan pisang lokal.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/07/06/kaesang-putra-bungsu-presiden-jokowi-jualan-pisang-di-kupang/

Bisnis kuliner yang diberi nama “Sang Pisang” ini mulai dirintis pada November 2017. Karena kegigihannya dalam mengelola bisnis ini, pria kelahiran Surakarta Jawa Tengah 25 Desember 1994 itu kerap dipanggil dengan sebutan “Kang Pisang” oleh para pengikutnya di media sosial. Sapaan ini yang memotivasi Kaesang untuk membuka gerai Sang Pisang di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah sukses membuka 71 gerai di 26 kota di Indonesia, maka pada Sabtu, 6 Juli 2019 Kaesang membuka gerai Sang Pisang di Kota Kupang dengan menggunakan brand ‘Sang Pisang Kupang’

Kaesang Pangareb atau ‘Kang Pisang’ saat menerima cendera mata Sasando Kecil

Saat Konferensi Pers yang dihelat sebelum peresmian Gerai Pisang Kupang pada Sabtu, 6 Juli 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, Garda Indonesia berkesempatan bertanya kepada Kaesang Pangareb tentang bagaimana tercetus ide membangun usaha ‘Jualan Pisang’ dengan membangun Gerai Sang Pisang dan pola pemberdayaan yang akan dilakukan terhadap petani pisang lokal di Provinsi NTT

Menanggapi 2 (dua) pertanyaan Garda Indonesia tentang tercetus ide membuka usaha Sang Pisang dan bagaimana memberdayakan petani pisang lokal. Berikut jawaban dari Kaesang :

“Kenapa saya tercetus membuat usaha ini karena cari uang”, jawab Kaesang dengan santai dan tenang dan disambut tertawa kecil para pengunjung Gerai Sang Pisang Kupang

Namun, berubah serius saat menyampaikan pola pemberdayaan terhadap para petani pisang lokal yang akan diterapkan oleh Sang Pisang Kupang

“Untuk sementara kami mengambil pisang dari petani lokal NTT namun belum dalam jumlah besar”, terang Kaesang yang bakal berusia 25 tahun pada 25 Desember 2019.

Kang Pisang tampil elegan dengan Kimono Cardigan saat menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi Konferensi Pers

Lanjut Putra Bungsu Presiden Jokowi yang tampil elegan dengan balutan Kimono Cardigan Tenun Padupadan karya desainer Erwin Yuan ini , “Kedepan kami harus ada kerja sama dengan petani supaya mereka dapat menyediakan jumlah pisang yang kita mau.”

Tambahnya, “Terkadang kami diminta orderan pisang hingga 1 (satu) ton cuma terkadang menemui kendala di pihak petani. Jadi kami akan berkerja sama dengan para petani untuk dapat memenuhi kuota yang kami mau.”

Apa jenis pisang yang bakal diambil oleh Sang Pisang Kupang? Kaesang : “Jenis pisang rahasia”, pungkasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Richard Riwoe Donor Mobil Ambulans

    Richard Riwoe Donor Mobil Ambulans

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Johanes Richard Riwoe, S.H., S.T., M.A. M.H. M.A. pengacara atau lawyer sekaligus pemilik Law Office Richard Riwoe & Partner, Advocates and Legal Consultants; menunaikan janji iman membantu pelayanan umat Kristiani dengan memberikan bantuan mobil ambulans. Pengusaha dan Pengacara yang akrab disapa Richard Riwoe, berdomisili di Cawang Baru, Jatinegara, Jakarta Timur ini […]

  • Pengungsi Jahit Bibir Mogok Makan, Rudenim Kupang Ambil Langkah

    Pengungsi Jahit Bibir Mogok Makan, Rudenim Kupang Ambil Langkah

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Upaya penanganan permasalahan pengungsi di Kota Kupang terus dilakukan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang. Sebagai instansi Kementerian Hukum dan HAM di bawah kepemimpinan Marciana Dominika Jone, maka Rudenim Kupang menghelat rapat menghadirkan Divisi Keimigrasian Kanwil NTT, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) Kota Kupang […]

  • Dampak Pandemi Covid–19 di Belu, Pemda Rasionalisasi Anggaran

    Dampak Pandemi Covid–19 di Belu, Pemda Rasionalisasi Anggaran

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Tujuan pemerintah daerah adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara transparan dan akuntabel melalui peningkatan kualitas pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan. Hal ini perlu dimaknai sebagai instrumen untuk menyejahterakan masyarakat daerah dengan menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemerataan pembangunan. Demikian diungkapkan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – […]

  • Pungut Uang Saat Pandemi, Kepala Sekolah SMAN 1 Kimbana Dikritik di Facebook

    Pungut Uang Saat Pandemi, Kepala Sekolah SMAN 1 Kimbana Dikritik di Facebook

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Salah satu pemilik akun facebook atas nama Bobi mengkritik Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kimbana, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yeremias Nana di grup facebook ‘Kotak Suara’ pada Selasa, 29 September 2020 pagi. Akun Bobi mengkritisi kebijakan sekolah memungut uang dari orang tua siswa […]

  • Menkeu Purbaya Seperti ‘Musuh’ Bagi Kepala Daerah

    Menkeu Purbaya Seperti ‘Musuh’ Bagi Kepala Daerah

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Loading

    Ingat, itu musuh tanda kutip, bukan musuh sesungguhnya. Itulah yang dirasakan Menkeu Purbaya seperti musuh bagi kepala daerah. Untuk saat ini, hampir semua kepala daerah tak senang ceplas-ceplosnya Akang asal Bogor itu. Saat Purbaya buka mulut dan bilang ada uang daerah mengendap di bank, republik ini langsung gemetar. Seperti disiram kopi panas di pagi hari, […]

  • Siku Liurai Ajak Warga Eks Timtim Hidup Mati Bersama Paket SEHATI

    Siku Liurai Ajak Warga Eks Timtim Hidup Mati Bersama Paket SEHATI

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Arnaldo Da Silva Tavares yang akrab dikenal dengan Siku Liurai mengajak warga eks Timor–Timur (Timtim) yang berdomisili di wilayah Kecamatan Raihat untuk bersatu menjatuhkan pilihan kepada paket SEHATI, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2021—2024, nomor urut 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/11/19/edmundus-tita-yakin-agus-taolin-menang-telak-di-dapil-iv-belu/ Pernyataan itu […]

expand_less