Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Loading

Target jangka pendek dari SEPE Punggawa adalah menekankan angka terdeteksi 4.086 anak stunting Kota Kupang dan keluarga berisiko stunting yang memiliki satu atau lebih faktor risiko stunting yang terdiri dari keluarga yang memiliki anak remaja putri/calon pengantin/ibu hamil/anak usia 0 (nol) hingga 23 (dua puluh tiga) bulan dan anak usia 24—59 bulan berasal dari keluarga miskin, pendidikan orang tua rendah, sanitasi lingkungan buruk dan air minum tidak layak.

 

Kota Kupang | SEPE Punggawa (Sinergitas Pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas) dapat mengoptimalkan program Kampung Keluarga Berkualitas yang telah diinisiasi oleh BKKBN dan dapat mengintegrasikan program lain (bermuara sama terkait kualitas keluarga) dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Program ini merupakan inovasi dari drg. Francisca Johana H. Ikasasi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Kupang. Dipaparkan drg. Siska (sapaan akrabnya, red) kepada media ini pada Senin malam, 28 Oktober 2024, program ini dimulai dari masyarakat terkecil dari lingkungan keluarga. Kemudian dapat diintegrasikan program yang mana pada Kampung KB memiliki pokja sehingga tak perlu lagi membentuk pokja baru.

Pada Kampung Keluarga Berkualitas ini, beber drg. Siska, semua OPD dapat masuk melakukan intervensi program hingga bermuara pada keluarga sejahtera. “Selama ini beberapa OPD menganggap bahwa Kampung KB hanya milik Dinas P2KB saja, namun sebenarnya bisa keroyokan dan intervensi program seperti BPBD bisa masuk dalam program mitigasi inklusi kelompok rentan, DLHK dengan Kampung Iklim, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dengan Kelurahan Ramah Anak,” ungkapnya.

Lingkup Kampung Keluarga Berkualitas, imbuh drg. Siska, harus dimotori oleh kepala desa atau lurah sebagai “Punggawa” dan melibatkan kader pada pokja peningkatan kualitas hidup keluarga di kelurahan melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Perkembangan program ini di tingkat nasional mencakup berbagai indikator peningkatan kualitas hidup keluarga, seperti penanganan stunting yang melibatkan berbagai sektor, serta kemajuan dalam pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

drg. Francisca Johana H. Ikasasi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Kupang saat memaparkan program inovasi SEPE Punggawa

Selain itu, urai drg. Siska, pendekatan percepatan penurunan stunting diarahkan pada dengan memperluas sasaran-sasaran strategis terutama pada sektor hulu melalui sasaran remaja putri, calon pengantin, pasangan usia subur, hingga sasaran ibu dan bayi yang memiliki risiko stunting hingga usia 5 (lima) tahun. Untuk memastikan aksesibilitas layanan bagi seluruh sasaran prioritas tersebut koordinasi lintas sektor diperkuat oleh tim pendamping keluarga untuk memastikan seluruh intervensi tidak hanya diterima namun dimanfaatkan oleh sasaran prioritas.

Di samping itu, tandas drg. Siska, diperlukan sistem manajemen data intervensi penurunan stunting guna mengelola data di tingkat kabupaten atau kota sampai dengan tingkat desa/kelurahan yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi dan digunakan untuk membantu pengelolaan program dan atau kegiatan percepatan penurunan stunting.

Sistem manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan mulai dari identifikasi kebutuhan data, pengumpulan data hingga pemanfaatan data, untuk memastikan adanya informasi yang akurat dan mutakhir.

Pose bersama drg. Francisca Johana H. Ikasasi, Kadis P2KB bersama Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, dan pimpinan perangkat daerah

Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, saat membuka kegiatan aksi 5, pembinaan pelaku dan pemerintahan desa/kelurahan percepatan penurunan stunting dan sinergitas pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas serta kegiatan aksi 6, manajemen data tingkat Kota Kupang pada Kamis, 24 Oktober 2024 menekankan pentingnya peran camat, lurah dan perangkat daerah terkait dalam keberhasilan program penurunan stunting.

“Camat dan lurah harus memastikan bahwa kader yang terlibat dalam program ini berfungsi secara optimal dan menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif,” tekan Linus Lusi sambil menekankan pentingnya data yang akurat untuk merencanakan intervensi yang tepat sasaran.

Adapun peluncuran program inovasi SEPE Punggawa dihelat di Hotel Aston Kupang ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, para staf ahli Wali Kota Kupang, para asisten Sekda Kota Kupang, para kepala OPD Kota Kupang, direktur perusahaan daerah, para camat dan lurah se-Kota Kupang, narasumber yang berasal dari perwakilan BKKBN Provinsi NTT dan instansi lingkup Pemkot Kupang serta kader-kader yang akan terlibat langsung dalam program tersebut.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan GMIT & Rotary Club Olah Sampah Jadi Lebih Bernilai

    Perempuan GMIT & Rotary Club Olah Sampah Jadi Lebih Bernilai

    • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id–Perempuan GMIT Klasis Kupang Tengah menginisiasi pengolahan limbah dengan mengundang dan menghadirkan Rotary Club Bandung Siliwangi dan Rotary Bandung Kota Kembang untuk memberikan pelatihan cara mengolah sampah anorganik menjadi lebih bernilai. President Rotary Club (RC) Bandung Siliwangi, Rita Isdiantini dan Past Presiden (PP) Endang Paminto dari R.C.Bandung Kota Kembang; bertindak sebagai tutor dalam Pelatihan Pengolahan […]

  • Kasus Covid-19 Terbanyak di Kota Kupang Ada di Wilayah Interaksi Tertinggi

    Kasus Covid-19 Terbanyak di Kota Kupang Ada di Wilayah Interaksi Tertinggi

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Hermanus Man saat sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi tenaga pelayanan publik dan lansia yang dihelat pada Jumat, 19 Februari 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, mengungkapkan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kupang terdapat di wilayah dengan tingkat […]

  • Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya berbagai langkah pemberantasan korupsi termasuk dalam bentuk operasi tangkap tangan (OTT) yang secara simultan dilakukan oleh KPK. Demikian penegasan Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan, dalam rilis yang diterima media ini pada Minggu, 6 Desember 2020. “Partai menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung. Hukum adalah jalan […]

  • Gubernur NTT Sembuh Covid-19, Julie Laiskodat : 1 Februari ke Kupang

    Gubernur NTT Sembuh Covid-19, Julie Laiskodat : 1 Februari ke Kupang

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Puji Tuhan, Terima kasih Tuhan telah menyembuhkan suamiku tercinta❤️” sebuah qoutes dikirim oleh istri Gubernur NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dalam pesan whatsapp kepada Garda Indonesia pada Kamis petang, 28 Januari 2021 yang menggambarkan kondisi kesehatan terkini dari Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR […]

  • Sejarah Isra Mi’raj – Perjalanan Nabi Muhammad SAW

    Sejarah Isra Mi’raj – Perjalanan Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Isra Mikraj atau Isra Mi’raj (bahasa Arab: الإسراء والمعراج, translit. al-’Isrā’ wal-Mi‘rāj‎) adalah bagian kedua dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Beberapa penggambaran tentang kejadian ini dapat dilihat di surah ke-17 di Al-Qur’an, yaitu Surah Al-Isra. Menurut tradisi, […]

  • RUU ASN, Presiden Bahas Tiga Isu Krusial

    RUU ASN, Presiden Bahas Tiga Isu Krusial

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghelat rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas terkait Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) pada Rabu, 13 September 2023, di Istana Merdeka, Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas dalam keterangannya usai rapat menyebut bahwa terdapat sejumlah isu […]

expand_less