Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Sinergi 3 Pemimpin Perempuan dalam Refleksi Pemberdayaan Perempuan 2020

Sinergi 3 Pemimpin Perempuan dalam Refleksi Pemberdayaan Perempuan 2020

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Tahun 2020 menjadi tahun yang tidak mudah bagi kita semua, tak terkecuali pada pemberdayaan perempuan Indonesia. Diskriminasi dan tak berkeadilan masih menjadi tantangan pemberdayaan perempuan Indonesia bahkan sejak Kongres Wanita Indonesia I Tahun 1928. Padahal dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, tanpa kemajuan perempuan sulit bagi Bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa maju lainnya.

“Kemajuan perempuan adalah kemajuan bangsa. Mendiskriminasi perempuan dengan sendirinya hanya melemahkan kita sendiri sebagai sebuah bangsa. Oleh sebab itu pembangunan nasional harus mampu membuat perempuan berdaya,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam Webinar Kaukus Perempuan Politik Indonesia bertajuk “Refleksi Akhir Tahun 2020 menuju 2021, Quo Vadis Perempuan Indonesia” pada Senin, 4 Januari 2021.

Menteri Bintang menambahkan, perempuan Indonesia telah memainkan peran yang tidak sedikit dalam melawan tak berkeadilan bahkan memberikan pengaruh politik bagi pembentukan karakter bangsa, jauh sebelum Indonesia merdeka yang tampak pada hasil Kongres Perempuan I Tahun 1928 hingga Kongres Perempuan IV tahun 1947.

“Perjuangan perempuan Indonesia menyadarkan bahwa yang kita lakukan hari ini adalah untuk melanggengkan perjuangan itu. Dengan kondisi yang jauh lebih baik, sesungguhnya kita bisa berbuat lebih jauh lagi. Kongres Perempuan yang kemudian diperingati sebagai “Hari Ibu” adalah tonggak penting pencapaian perempuan dalam kebijakan politik bangsa dan meletakan dasar bagi pembentukan berbagai undang-undang yang memajukan perempuan” tutur Menteri Bintang.

Di samping itu, Menteri Bintang menyadari jika perjuangan pemberdayaan perempuan Tahun 2020 dihadapkan pada tantangan baru akibat pandemi Covid-19 yang membutuhkan solusi dan peran bersama.

“Tantangan tersebut antara lain, mengupayakan bangkitnya kembali usaha ekonomi perempuan dan memperkuat peran ekonomi perempuan dengan berbagai strategi. Mengupayakan pembagian kerja domestik. Mengupayakan ruang kehidupan yang aman dan nyaman agar potensi perempuan dapat berkembang. Selain itu, pandemi juga membuat perempuan semakin rentan terhadap Kekerasan Berbasis Gender (KBG),” jelas Menteri Bintang.

Di sisi lain Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini juga memaparkan salah satu tantangan yang dihadapi perempuan akibat pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 adalah meningkatnya angka kemiskinan yang berpengaruh terhadap kondisi perempuan dan keluarga di Indonesia.

“Tentunya (kenaikan angka kemiskinan) ini akan sangat berpengaruh dan dirasakan oleh kaum perempuan yang mempunyai peran ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga dan pengelola keuangan yang bertugas mengelola keuangan rumah tangga. Dampak pandemi juga membuat banyak perempuan pekerja yang kehilangan pekerjaannya,” tutur Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Untuk menjawab tantangan itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersinergi dengan seluruh jaringan dan pemangku kepentingan untuk melakukan pendampingan, konsultasi, dan memperkuat komunikasi bagi perempuan. Mendukung dikembangkannya sekolah-sekolah perempuan. Melakukan intervensi untuk memperkuat peran ekonomi perempuan. Terus mengupayakan terciptanya sistem pencegahan hingga penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang berperspektif korban, serta memberdayakan perempuan desa melalui program peningkatan kepemimpinan perempuan.

Menteri Bintang juga berharap bahwa kehadiran Kaukus Perempuan Parlemen RI (KPP-RI) dapat memberikan warna yang kuat dalam karakter pembangunan nasional Indonesia agar semakin berperspektif gender di seluruh sektor pembangunan serta mendorong kemajuan kepemimpinan perempuan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar juga menuturkan jika perempuan dengan perilaku, peran, dan kepemimpinannya punya kapasitas yang kuat untuk mendorong perubahan.

“Studi internasional juga menyebutkan bahwa kepemimpinan perempuan di eksekutif dan legislatif itu sama pentingnya dan akan membangkitkan secara cepat kemajuan untuk perempuan Indonesia,” terang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan ekosistem pembiayaan baru yang kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT, terus digelorakan hingga ke pelosok. Ketika mengunjungi Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, pada Jumat siang, 8 April 2022, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, banyak berbicara mengenai skema baru program […]

  • Tongkat Komando Danlanal Maumere Berpindah Tangan

    Tongkat Komando Danlanal Maumere Berpindah Tangan

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Tongkat komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi berpindah tangan, melalui serah terima jabatan dari Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP kepada Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.I.P., P.S.C, bertempat di Mako Lanal Maumere, Jalan Magepanda Km. 10 Nangahure Wuring, Alok Barak, Kabupaten […]

  • 5.000 Hektare Lumbung Pangan di Sumba Tengah untuk Kesejahteraan Masyarakat

    5.000 Hektare Lumbung Pangan di Sumba Tengah untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-NTT, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 23 Februari 2021, melakukan peninjauan terhadap pembangunan lumbung pangan (food estate) baru di Kabupaten Sumba Tengah. Kawasan lumbung pangan di Sumba Tengah mencakup lahan seluas 5.000 hektare yang 3.000 hektare di antaranya diperuntukkan bagi penanaman padi, sementara 2.000 […]

  • Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

    Bea Cukai Tindak Tegas 60 Pegawai Terlibat Fraud Periode 2024—2025

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Selain bersih-bersih internal, Bea Cukai pun menyiapkan strategi menghadapi target penerimaan Rp336 triliun pada 2026. Langkahnya meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk penelitian nilai pabean, modernisasi laboratorium.   Jakarta | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat 27 pegawai diberhentikan pada 2024 karena fraud dan pelanggaran disiplin berat. Tahun 2025, hukuman atas 33 […]

  • 48 Sampel Swab Semua Negatif, Total Pasien Sembuh Covid Capai 30 Orang

    48 Sampel Swab Semua Negatif, Total Pasien Sembuh Covid Capai 30 Orang

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 48 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada Minggu, 7 Juni 2020, terkonfirmasi semua spesimen negatif Covid-19. Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes dalam sesi jumpa media di […]

  • Kaesang—Putra Bungsu Presiden Jokowi, ‘Jualan Pisang’ di Kupang

    Kaesang—Putra Bungsu Presiden Jokowi, ‘Jualan Pisang’ di Kupang

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra dari Presiden Jokowi jualan pisang di Kupang? Kedengaran aneh ya? Ya itulah kondisi nyata yang dilakukan oleh Kaesang Pangareb, Putra bungsu dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo ini rela berjualan pisang di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, bukan buah pisang yang dijual oleh Putra Bungsu Presiden […]

expand_less